Surabaya (www.pilar.id/) – Partai puncak Mandiri Kejurnas Antarklub U18 Putra 2025 akan mempertemukan dua tim kuat: Aras Gading Muda kontra Merpati Bali, dalam laga final yang digelar di GOR Basket Unesa Surabaya, Minggu (3/8) sore.
Aras Gading Muda memastikan tempat di final usai meraih kemenangan meyakinkan atas Warriors Jakarta dengan skor 77-52, Sabtu (2/8). Sejak awal laga, Aras Gading tampil dominan dengan mencatat keunggulan 23-11 di kuarter pertama, lalu memperlebar selisih menjadi 47-16 pada kuarter kedua.
Meski Warriors Jakarta memberikan perlawanan di kuarter ketiga dengan mencetak 21 poin, Aras Gading tetap unggul dengan tambahan 22 angka. Pertandingan ditutup dengan dominasi Aras Gading yang hanya memberi ruang bagi Warriors menambah 15 poin di kuarter terakhir.
Kenneth Leebron Huang menjadi pemain paling menonjol dari Aras Gading Muda dengan kontribusi 15 poin, 3 rebound, dan 3 assist. Di sisi Warriors Jakarta, Kenzi Qays Isfadjar menyumbang 10 poin dan 3 rebound.
Merpati Bali Lolos Lewat Laga Ketat
Sementara itu, Merpati Bali harus bekerja ekstra keras untuk menyingkirkan Airone Basketball Jakarta di semifinal. Dalam pertandingan yang juga digelar Sabtu (2/8), Merpati Bali menang tipis 59-54.
Airone sempat menguasai dua kuarter awal dengan keunggulan satu poin: 17-16 dan 32-31. Namun, Merpati Bali bangkit di paruh kedua pertandingan. Mereka mencetak 19 poin di kuarter ketiga dan mengakhiri kuarter keempat dengan selisih lima angka.
Revan Surya Winatha menjadi motor kemenangan Merpati Bali lewat performa impresif: 17 poin, 9 rebound, dan 3 assist. Ia menyebut bahwa kunci kemenangan adalah kepatuhan terhadap instruksi pelatih dan kepercayaan antar pemain.
“Sekarang sudah masuk final, kita gak mau setengah-setengah. Sudah sampai sini, sekalian total,” tegas Revan.
Pelatih Merpati Bali, Wayan Suwastika, mengungkapkan strategi timnya fokus pada penguasaan rebound meski kalah postur. “Pemain Airone besar-besar, jadi kami tekankan hustle di box out dan rebound,” ujarnya.
Penghargaan Putri dan Laga Perebutan Peringkat
Sebelum semifinal putra, Kejurnas juga menggelar Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) untuk kategori putri. GMC Cirebon keluar sebagai juara, disusul Sahabat Semarang di posisi kedua dan Warriors Jakarta di posisi ketiga.
Menariknya, ketiga tim mengakhiri turnamen dengan jumlah poin sama, yakni 11. Berdasarkan buku panduan teknis Kejurnas U18, penentuan klasemen akhir dilakukan lewat klasemen mini dan selisih poin (goal difference).
Sementara itu, laga penutup kategori putri mempertemukan Recis Basketball Bajawa melawan Jetz Basketball Banten, yang dimenangkan oleh Jetz dengan skor 54-40.
Pelatih Recis dan juga Ketua Perbasi Ngada (NTT), Rudy Wogo, menyatakan bahwa Kejurnas memberikan banyak pelajaran bagi timnya. “Kami sadar perlu banyak pembenahan, baik dari sisi mental, fisik, maupun keterampilan bermain,” ujarnya.
Final U18 Putra antara Aras Gading Muda dan Merpati Bali menjadi momentum penting bagi keduanya untuk membuktikan kualitas terbaik di level nasional. Pertandingan ini diharapkan berlangsung sengit dan penuh semangat sportivitas. (mad/hdl)
