Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain
  • Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik
  • J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia
  • Pemerintah Ubah Strategi Berantas Judi Online, Tak Hanya Blokir Situs tetapi Putus Seluruh Ekosistemnya
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Fotografi Era Digital, Tantangan untuk Belajar dan Kemudahan Memperkuat Jaringan

Fotografi Era Digital, Tantangan untuk Belajar dan Kemudahan Memperkuat Jaringan

Selanjutnya penguatan bekal, hingga berstrategi dengan perubahan ekosistem fotografi.
Peristiwa Jelita Sondang Samosir18 Oktober 2021
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Surabaya (www.pilar.id) – Digitalisasi teknologi terus berkembang. Dalam dunia fotografi, kenyataan ini tidak hanya berdampak pada perilaku, tapi juga merambah pada produk pendukung, kamera.

“Digitalisasi menawarkan banyak peluang. Sebaliknya juga ancaman. Salah satunya datang dari diri sendiri yang tak mau belajar lebih lagi pada bidang fotografi,” kata Mamuk Ismuntoro, salah satu narasumber dalam Webinar Inspiratif ‘Jatim Pilar Indonesia – Fotografi Era Digital, Peluang dan Ancaman‘, Senin (18/10/2021) pagi.

Pendiri Komunitas Matanesia ini menjelaskan, di berbagai kesempatan, ia melihat banyak orang mencoba memainkan peran sebagai fotografer tapi sejatinya tidak terlalu memiliki keahlian fotografi. Padahal sebagai fotografer, mereka harusnya memiliki keahlian di bidang fotografi.

Ancaman dari diri sendiri, lanjut Mamuk, bisa juga berbentuk kemalasan dalam berkarya dan belajar. “Malas memotret, malas melihat karya foto orang lain yang lebih baik, malas berdiskusi,” tambahnya.

Dalam kondisi seperti itu, kata Mamuk, kita tinggal menjatuhkan pilihan. Ingin terus melangkah jadi fotografer yang siap meraup peluang, maka harus belajar. Jika tidak, kita hanya jadi penikmat.

Nara sumber lain, Beky Subechi, redaktur foto Harian Jawa pos, memberi gambaran jika digitalisasi foto memberi banyak kemudahan. Sebagai orang yang menikmati dua era, foto digital dan analog, Beky melihat jika sekarang segala sesuatunya jauh lebih mudah.

“Dulu harus nunggu berapa hari, baru bisa lihat hasil fotonya, kalau sekarang langsung bisa lihat, kalau jelek tinggal dihapus,” katanya.

Baca Juga  Pesona Hutan Jati Bojonegoro jadi Juara 1 Lomba Foto Petrogas 2022

Meski memiliki kemudahan, lanjut Beky, menjadi fotografer harusnya tetap memperhatikan hal-hal mendasar. Selain bagus secara visual, foto harusnya memiliki manfaat bagi masyarakat.

Hal tersebut, karena Beky melihat jika masyarakat sekarang sudah bisa menjadi fotografer dengan perangkat yang didukung fitur kamera yang mumpuni di dalamnya “Maka fotografi sekarang harus mempertimbangkan foto yang dibutuhkan oleh masyakarat,” tuturnya

Sementara Muchamad Ardani, Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatra Utara, mengaku jika dunia fotografi digital memberikan banyak kemudahan. Baik sebagai hobiis foto, maupun sebagai orang yang terlibat dalam proses dokumentasi dan publikasi kegiatan Bea Cukai di Sumut.

“Beda dulu dengan sekarang. Dulu pelaku kehumasan kesannya jual mahal. Sekarang tidak. Pada wartawan, pada pelaku komunikasi, kami harus terbuka, tidak bisa jual mahal,” kata Ardani.

Suplai foto yang ia berikan pada wartawan, kini, bisa dilakukan lebih cepat. Beberpa kali pula fotografi juga ‘menyelamatkan’ citra institusi karena bisa jadi media untuk klarifikasi atas sebuah isu.

“Memotret adalah kegiatan positif. Lewat fotografi ada proses belajar untuk mengasah kepekaan sosial,” tambahnya. Lewat fotografi pula, Ardani bisa menyalurkan kesenangannya, membentuk jaringan pertemanan, dan masih banyak lagi.

Di era digital yang menawarkan banyak kemudahan, Ardani memanfaatkan akun media sosialnya untuk mendukung kegiatan edukasi dan publikasi kegiatan tempat ia bekerja. (jel)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Beky Subechi Komunitas Matanesia Mamuk Ismuntoro Muchamad Ardani Webinar Inspiratif

Berita Lainnya

Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
PB Pemuda Muslimin Indonesia mendukung Program Sekolah Gratis Pemprov Banten dan menilai kebijakan itu layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain

19 Juli 2026
BTN

Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik

19 Juli 2026
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.