Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
  • Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office
  • OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Esai»Gaspard Fix

Gaspard Fix

Esai Oryza A. Wirawan13 November 2021
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Saat saya masih mahasiswa, ada gurauan cukup populer soal ideologi di kalangan aktivis. Manusia politik hidup dengan ideologi paripurna: laku radikalis, otak sosialis, bibir moralis, hati fundamentalis, perut kapitalis, selangkangan liberalis.

Tentu saja, saya tak pernah berpikir akan ada manusia dengan multi-ideologi ganjil seperti itu. Namun tak gurauan itu tak selamanya keliru: manusia memang makhluk berwarna. Ideologi menjadikannya dalam satu warna, menyeragamkan laku dalam satu kelompok atau kategori. Namun ideologi tak pernah bisa menjelaskan manusia dengan sempurna.

Oryza A. Wirawan
Jurnalis, pegiat literasi Jember Jawa Timur

Ideologi tentang cita-cita, gagasan-gagasan besar. Sebuah ‘perintah kanonik’ tentang masa depan lebih baik. Tapi manusia tak selamanya dibimbing oleh cita-cita. Ada hasrat, passion, yang acap kali mengambil tempat, melebihi apa yang ideal dan dianggap benar. Dan hasrat, apa boleh buat, tak selamanya bicara tentang masa depan lebih baik.

Dalam kerangka ‘hasrat’ (passion) pula, saya merasa, gurauan di masa mahasiswa itu adalah bagian dari upaya menerangkan betapa hipokritnya manusia.

Otak kita dijejali moralitas bagaimana menjadi makhluk sosial, tentang nilai-nilai, dan bibir kita mengkhotbahkan tentang apa yang seharusnya (das sollen), dan bukan apa yang senyata-nyatanya (das sein). Lalu kita meneguhkan hati, berkeras hati menjadi seorang fundamentalis dengan laku radikal: kita kutuk apa yang kita anggap sesat, sembari menghancurkan rumah-rumah bordil.

Tapi hasrat tak pernah lekang dari perut kita. Kita tumpuk harta dengan jalan apapun, seakan-akan hari ini akan mati kelaparan atau terpuruk kedinginan. Kita mencopet uang negara, dan membagikannya sedikit kepada rakyat yang memberikan suara dalam pemilu, sehingga mereka menganggap itu sesuatu yang bajik.

Hasrat juga tak lekang dari kelamin kita. Satu istri di rumah tak cukup, karena itu kita merasa perlu membawa pelayan rumah tangga ke peraduan, atau menyewa pelacur yang kita kutuk dari rumah bordil. Pengkhianatan dalam politik pertama-tama bermula dari urusan kasur.

Manusia memang tak ubahnya sebuah komedi hitam dan ironi. Syahdan, Tuan Gaspard Fix adalah seorang bekas pembuat bir dalam karya Emile Erckmann dan Alexandre Chatrian. Ia menikahi seorang gadis untuk mendapat hartanya, dan membangun sebuah pabrik bir dan penginapan. Tuan Gaspard menjadi kaya raya dari perdagangan barang selundupan dan menjadi rentenir.

Tapi hasrat tak pernah lekang dari perut kita. Kita tumpuk harta dengan jalan apapun, seakan-akan hari ini akan mati kelaparan atau terpuruk kedinginan.

Tuan Gaspard merasa cukup kaya, untuk kemudian memilih terjun ke dunia politik dan terpilih menjadi walikota. Ketika Revolusi Prancis meletus, ia menyatakan diri sebagai kaum Republikan. Karir politiknya naik terus, bahkan dengan jalan menyingkirkan orang yang jujur dan bijak.

Tuan Gaspard menjadi bangsawan terhormat melalui jalan kotor. Tak ada yang bisa menyentuhnya, kecuali tangan takdir: gigitan seekor lalat yang mengandung karbon mengakhiri hidupnya. Dan, dalam sakaratul maut, ia menyaksikan hartanya jatuh kepada para menantu yang rakus dan anak lelakinya yang geblek.

“Manusia bukanlah malaikat dan bukan pula binatang. Malangnya, siapa yang ingin bersikap seperti malaikat malah kelihatan seperti binatang,” tulis Blaise Pascal.

Ada baiknya kita semua merasa tersindir.

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Berita Lainnya

Dwi Wulan Ramadani

Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan

3 Juni 2026
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026

2 Juni 2026
Polres Gresik mengembalikan tiga motor korban curanmor dan begal tanpa biaya setelah berhasil mengungkap komplotan pelaku kejahatan jalanan.

Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun

1 Juni 2026
Cole Palmer (sumber foto: facebook @ChelseaFC)

Legenda Chelsea Kritik Cole Palmer, Marcel Desailly Soroti Mentalitas dan Peran Taktis Sang Bintang

1 Juni 2026
Real Madrid

Aurelien Tchouameni Akhirnya Buka Suara Soal Insiden dengan Fede Valverde di Real Madrid

1 Juni 2026
Jarrod Bowen (sumber foto: instagram @jarrodbowen)

Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi

31 Mei 2026
Telkomsel dan TVRI menghadirkan Bola Gembira MAXStream TV untuk Piala Dunia 2026 dengan akses 104 pertandingan, paket khusus, dan 100 ribu akses gratis.

Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia

31 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Dwi Wulan Ramadani

Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan

3 Juni 2026
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.