Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Danantara Tetapkan Delapan Mitra PSEL Batch II, Percepat Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi di Indonesia
  • Maxim Gelar Zumba Akbar di Surabaya, Targetkan 3.000 Peserta dengan Doorprize dan Beragam Aktivitas Seru
  • Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi Tekankan Pejabat Fungsional Harus Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat
  • Berburu Promo Tiket Murah di Travel Fair? Waspadai 3 Hal Penting Ini Agar Tidak Buntung
  • Edukasi Perimenopause Primaya Hospital: Kunci Perempuan Tetap Sehat dan Produktif di Usia 40-an
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Esai»Gaspard Fix

Gaspard Fix

Esai Oryza A. Wirawan13 November 2021
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Saat saya masih mahasiswa, ada gurauan cukup populer soal ideologi di kalangan aktivis. Manusia politik hidup dengan ideologi paripurna: laku radikalis, otak sosialis, bibir moralis, hati fundamentalis, perut kapitalis, selangkangan liberalis.

Tentu saja, saya tak pernah berpikir akan ada manusia dengan multi-ideologi ganjil seperti itu. Namun tak gurauan itu tak selamanya keliru: manusia memang makhluk berwarna. Ideologi menjadikannya dalam satu warna, menyeragamkan laku dalam satu kelompok atau kategori. Namun ideologi tak pernah bisa menjelaskan manusia dengan sempurna.

Oryza A. Wirawan
Oryza A. Wirawan
Jurnalis, pegiat literasi Jember Jawa Timur

Ideologi tentang cita-cita, gagasan-gagasan besar. Sebuah ‘perintah kanonik’ tentang masa depan lebih baik. Tapi manusia tak selamanya dibimbing oleh cita-cita. Ada hasrat, passion, yang acap kali mengambil tempat, melebihi apa yang ideal dan dianggap benar. Dan hasrat, apa boleh buat, tak selamanya bicara tentang masa depan lebih baik.

Dalam kerangka ‘hasrat’ (passion) pula, saya merasa, gurauan di masa mahasiswa itu adalah bagian dari upaya menerangkan betapa hipokritnya manusia.

Otak kita dijejali moralitas bagaimana menjadi makhluk sosial, tentang nilai-nilai, dan bibir kita mengkhotbahkan tentang apa yang seharusnya (das sollen), dan bukan apa yang senyata-nyatanya (das sein). Lalu kita meneguhkan hati, berkeras hati menjadi seorang fundamentalis dengan laku radikal: kita kutuk apa yang kita anggap sesat, sembari menghancurkan rumah-rumah bordil.

Tapi hasrat tak pernah lekang dari perut kita. Kita tumpuk harta dengan jalan apapun, seakan-akan hari ini akan mati kelaparan atau terpuruk kedinginan. Kita mencopet uang negara, dan membagikannya sedikit kepada rakyat yang memberikan suara dalam pemilu, sehingga mereka menganggap itu sesuatu yang bajik.

Hasrat juga tak lekang dari kelamin kita. Satu istri di rumah tak cukup, karena itu kita merasa perlu membawa pelayan rumah tangga ke peraduan, atau menyewa pelacur yang kita kutuk dari rumah bordil. Pengkhianatan dalam politik pertama-tama bermula dari urusan kasur.

Manusia memang tak ubahnya sebuah komedi hitam dan ironi. Syahdan, Tuan Gaspard Fix adalah seorang bekas pembuat bir dalam karya Emile Erckmann dan Alexandre Chatrian. Ia menikahi seorang gadis untuk mendapat hartanya, dan membangun sebuah pabrik bir dan penginapan. Tuan Gaspard menjadi kaya raya dari perdagangan barang selundupan dan menjadi rentenir.

Tapi hasrat tak pernah lekang dari perut kita. Kita tumpuk harta dengan jalan apapun, seakan-akan hari ini akan mati kelaparan atau terpuruk kedinginan.

Tuan Gaspard merasa cukup kaya, untuk kemudian memilih terjun ke dunia politik dan terpilih menjadi walikota. Ketika Revolusi Prancis meletus, ia menyatakan diri sebagai kaum Republikan. Karir politiknya naik terus, bahkan dengan jalan menyingkirkan orang yang jujur dan bijak.

Tuan Gaspard menjadi bangsawan terhormat melalui jalan kotor. Tak ada yang bisa menyentuhnya, kecuali tangan takdir: gigitan seekor lalat yang mengandung karbon mengakhiri hidupnya. Dan, dalam sakaratul maut, ia menyaksikan hartanya jatuh kepada para menantu yang rakus dan anak lelakinya yang geblek.

“Manusia bukanlah malaikat dan bukan pula binatang. Malangnya, siapa yang ingin bersikap seperti malaikat malah kelihatan seperti binatang,” tulis Blaise Pascal.

Ada baiknya kita semua merasa tersindir.

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

Berita Lainnya

Danantara Tetapkan Delapan Mitra PSEL Batch II, Percepat Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi di Indonesia

21 Juli 2026
Maxim menggelar Zumba Akbar di Taman Bungkul Surabaya pada 26 Juli 2026 dengan target 3.000 peserta, doorprize menarik, dan berbagai aktivitas seru.

Maxim Gelar Zumba Akbar di Surabaya, Targetkan 3.000 Peserta dengan Doorprize dan Beragam Aktivitas Seru

21 Juli 2026
Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi meminta pejabat fungsional bekerja berintegritas dan berorientasi pada manfaat nyata agar masyarakat memperoleh pekerjaan layak.

Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi Tekankan Pejabat Fungsional Harus Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat

21 Juli 2026
Head of Travel Management & Direct Retail PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Indonesia), Maria Susana

Berburu Promo Tiket Murah di Travel Fair? Waspadai 3 Hal Penting Ini Agar Tidak Buntung

20 Juli 2026
Primaya Hospital gelar seminar edukasi perimenopause. Pahami perubahan hormon, gejala fisik, hingga perawatan medis bagi perempuan usia 40 tahun ke atas.

Edukasi Perimenopause Primaya Hospital: Kunci Perempuan Tetap Sehat dan Produktif di Usia 40-an

20 Juli 2026
Menyambut Hari Anak Nasional 2026, Baby Happy gelar Gerakan Anti Ruam di 10 kota untuk lindungi skin barrier bayi demi tumbuh kembang optimal.

Hari Anak Nasional 2026: Baby Happy Perluas Gerakan Anti Ruam Sasar 50 Ribu Ibu dan Bayi

20 Juli 2026

Universitas Paramadina dan Komisi X DPR RI Bahas Transformasi Pendidikan Nasional di Era AI

20 Juli 2026
Gubernur Khofifah lesehan bareng 4.500 warga di Grahadi saat nobar Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina. Simak kemeriahan dan dampaknya bagi UMKM.

Gubernur Khofifah Lesehan Bareng Ribuan Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 di Grahadi

20 Juli 2026
PB Pemuda Muslimin Indonesia mendukung Program Sekolah Gratis Pemprov Banten dan menilai kebijakan itu layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain

19 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya

Danantara Tetapkan Delapan Mitra PSEL Batch II, Percepat Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi di Indonesia

21 Juli 2026
Maxim menggelar Zumba Akbar di Taman Bungkul Surabaya pada 26 Juli 2026 dengan target 3.000 peserta, doorprize menarik, dan berbagai aktivitas seru.

Maxim Gelar Zumba Akbar di Surabaya, Targetkan 3.000 Peserta dengan Doorprize dan Beragam Aktivitas Seru

21 Juli 2026
Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi meminta pejabat fungsional bekerja berintegritas dan berorientasi pada manfaat nyata agar masyarakat memperoleh pekerjaan layak.

Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi Tekankan Pejabat Fungsional Harus Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat

21 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.