Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Kemenkes Minta Publik Tak Stigma ODHIV, Peningkatan Temuan Kasus Hasil Deteksi Dini
  • Pemerintah Berlakukan Bea Masuk 0 Persen untuk Industri MRO dan Petrokimia Lewat PMK Nomor 50 Tahun 2026
  • Bank Jatim dan Bank NTT Perkuat Sinergi BPD Lewat Kerja Sama Remitansi Internasional untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan
  • Rano Karno Resmikan Open Top Tour Jakarta Batavia dan Uji Coba Open Dining, Perkuat Wisata Kota Tua
  • Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV di Parkir Makam Keputih, Tarif Maksimal Rp5.000 Kini Diawasi Ketat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Gaya Hidup»I Hate Monday, Frasa Kebencian pada Hari Senin yang Lahir dari Tragedi

I Hate Monday, Frasa Kebencian pada Hari Senin yang Lahir dari Tragedi

Gaya Hidup Hendro D. Laksono1 Mei 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi Hari Senin (foto: pexels)
Ilustrasi Hari Senin (foto: pexels)

Bandung (pilar.id) – I Hate Monday merupakan sebuah frasa yang pertama kali dikenal pada tahun 1979, ketika Bob Geldof, musisi dan penyanyi dunia, menulis lagu berjudul I Don’t Like Mondays.

Lagu ini dirilis pada tahun 1979 oleh band yang dibentuk oleh Geldof, yaitu The Boomtown Rats. Lagu ini terinspirasi dari sebuah kejadian tragis ketika seorang siswi SMA di San Diego, California, menembak beberapa orang dari jendela apartemennya pada tanggal 29 Januari 1979.

Ketika ditanya tentang motifnya, ia menjawab, I Don’t Like Mondays. Popularitas berita ini kemudian menjadi alasan hits dan frasa I Hate Monday lagu Bob Geldof.

Lagu ini kemudian menjadi hit di Inggris dan di seluruh dunia. Frase I Hate Monday menjadi sangat terkenal karena lagu ini dan dipakai oleh banyak orang untuk menyatakan rasa tidak suka atau kesal terhadap hari Senin.

Frase tersebut juga sering dipakai dalam meme, bahan-bahan promosi, dan bahkan produk-produk konsumen, sehingga menjadi sangat populer di seluruh dunia.

Frase I Hate Monday atau saya benci hari Senin memang sering dikaitkan dengan perasaan tidak suka atau kesal terhadap hari Senin, terutama bagi mereka yang kembali beraktivitas setelah masa libur di hari Minggu.

Namun, tidak dapat dikatakan bahwa frase ini secara khusus mewakili kelompok pekerja atau pelajar. Perasaan tidak suka terhadap hari Senin mungkin dirasakan oleh siapa saja yang memiliki jadwal aktivitas teratur yang dimulai pada hari Senin.

Selain itu, perasaan tersebut juga dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, seperti tugas atau pekerjaan yang menumpuk, tekanan atau stres dalam kehidupan pribadi atau pekerjaan, atau bahkan faktor-faktor lingkungan seperti kondisi lalu lintas atau cuaca yang buruk.

Oleh karena itu, frase I Hate Monday tidak secara khusus mewakili kelompok pekerja atau pelajar, melainkan lebih merupakan ungkapan dari perasaan umum terhadap hari Senin yang sering dianggap sebagai hari yang kurang disukai oleh banyak orang.

Bob Geldof sendiri, selama ini dikenal sebagai penyanyi dan aktivis asal Irlandia yang terkenal karena keterlibatannya dalam musik rock dan gerakan kemanusiaan.

Ia lahir di Dún Laoghaire, County Dublin, Irlandia pada 5 Oktober 1951. Ia dikenal sebagai vokalis dari band rock asal Irlandia, The Boomtown Rats, yang meraih kesuksesan pada tahun 1970-an dan 1980-an.

Selain itu, Geldof juga dikenal karena keterlibatannya dalam konser amal Live Aid pada tahun 1985, yang diadakan untuk mengumpulkan dana bagi korban kelaparan di Ethiopia.

Konser ini diikuti oleh lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia dan dianggap sebagai salah satu acara musik terbesar dalam sejarah.

Geldof juga terus aktif dalam berbagai kampanye kemanusiaan dan politik di seluruh dunia. Ia menerima penghargaan knighthood dari Ratu Elizabeth II pada tahun 1986 atas jasanya dalam bidang musik dan amal. (hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Bob Geldof
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kemenkes mengajak masyarakat tidak memberi stigma kepada ODHIV. Peningkatan temuan kasus HIV di Sidoarjo disebut mencerminkan keberhasilan deteksi dini.

Kemenkes Minta Publik Tak Stigma ODHIV, Peningkatan Temuan Kasus Hasil Deteksi Dini

25 Juli 2026
Haryo Limanseto

Pemerintah Berlakukan Bea Masuk 0 Persen untuk Industri MRO dan Petrokimia Lewat PMK Nomor 50 Tahun 2026

25 Juli 2026
Bank Jatim dan Bank NTT menjalin kerja sama layanan remitansi internasional untuk memperluas akses keuangan, mendukung PMI, dan memperkuat sinergi BPD.

Bank Jatim dan Bank NTT Perkuat Sinergi BPD Lewat Kerja Sama Remitansi Internasional untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan

24 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.