Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • UPgirls Buka Audisi Anggota Baru 2026, Kesempatan Emas bagi Talenta Muda Berkarier di Industri Musik
  • Hasil Piala Dunia 2026: Gol Penalti Mbappe ke Gawang Paraguay Bawa Prancis Lolos ke Perempat Final
  • PMI Manufaktur RI Juni 2026 Anjlok ke 46,9, Prof Didik J Rachbini: Industri Nasional Masuk Zona Merah
  • Atasi Banjir Margomulyo, Pemkot Surabaya Bangun Mini Bozem di Lahan Exit Tol Margomulyo-Tandes
  • Menaker Yassierli Gandeng Industri KEK Mandalika Masuk MagangHub, Siapkan Kuota 150 Ribu Peserta untuk Genjot Vokasi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Gaya Hidup»Travel»Ikon Megah Kabupaten Bantul, Berikut 5 Fakta Jembatan Kretek II

Ikon Megah Kabupaten Bantul, Berikut 5 Fakta Jembatan Kretek II

Travel Rizki Liasari1 Februari 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Penampakan Tugu LUKU yang jadi ikon dari Jembatan Kretek II Bantul. (Foto: Rizky Liasari, Pilar.id)

Bantul (pilar.id) – Kabupaten Bantul saat ini disebut memiliki ikon megah baru. Ikon Kabupaten Bantul tersebut adalah Jembatan Kretek II.

Dibangun sejak Januari 2021, Jembatan Kretek II membentang di atas Sungai Opak. Jembatan Kretek II merupakan jalur penghubung antara jalan Kretek-Samas dan Poncosari-Greges atau Desa Tirtohargo dengan Desa Parangtritis, Kabupaten Bantul.

Berada di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) atau Jalur Pantai Selatan Jawa (Pansela) Jembatan Kretek II memiliki panjang 600 meter. Sedangkan proyek penanganan Jembatan Kretek II sepanjang 2,6 kilometer ini memiliki empat lajur dan dua jalur.

Diatas jembatan terdapat jalur khusus bagi pejalan kaki berupa pedestrian yang dipisahkan dengan barrier. Menariknya, jalur khusus pedestrian ini bisa terhubung ke Laguna Depok yang berada tepat di bawah jembatan. Dikatakan juga, ikon Bantul ini berada di area rawan gempa. Cek fakta-faktanya!

Penampakan Jembatan Kretek II Bantul di lihat dari bawah. (Foto: Rizky Liasari, Pilar.id)

1. Membangkitkan ekonomi area Pansela

Jembatan ini menjadi bagian dari Pansela Jawa yang membentang dari Banten sampai Jawa Timur sepanjang 1.604 kilometer. Jalur Pansela sangat terkenal dengan wilayah pesisir pantai yang diharapkan bisa meningkatkan konektivitas sehingga mengurangi kesenjangan potensi ekonomi dengan wilayah Pantai Utara (Pantura).

Nantinya, jembatan ini juga bisa mengurangi kepadatan dan menjadi jalur alternatif para pemudik dari arah barat yang hendak menuju wilayah Yogyakarta, Jawa Tengah dan sekitarnya.

2. Berada di area sesar aktif Opak

Baca Juga  Polisi Dalami Kasus Aparat Desa Banyusari yang Syaratkan Biaya Urus KTP Rp 1 Juta atau Berhubungan Badan

Menelan dana hingga Rp 364 miliar dari loan Islamic Development Bank (IsDB), jembatan ini ternyata berada di wilayah likuifaksi (pergerakan tanah) dan rawan gempa atau di area sesar aktif Opak dimana 50 meter dari jembatan ini merupakan pusat gempa di DI Yogyakarta pada 2006 silam.

Sesar tersebut merupakan patahan aktif di dalam tanah yang membentang dari arah Timur Laut sampai Barat Daya pada dataran cekungan Yogyakarta di barat Pegunungan Kidul yang diperkirakan sepanjang 40 meter dan kerap bergerak aktif sehingga menyebabkan gempa.

3. Di desain tahan gempa

Kendati berada di area rawan gempa, jembatan ini telah dirancang mampu menahan guncangan gempa dengan teknologi Lead Rubber Bearing (LRB) yang berfungsi meredam gempa dan MSE Wall sebagai daerah timbunan. Di samping itu, dipasang juga soil replacement sedalam 3 meter guna menggantikan tanah yang terlikuifaksi.

Tiang pancang juga ditancapkan sampai ke lapisan tanah yang tidak terlikuifaksi. Jembatan utamanya menggunakan struktur atas PCI girder dengan bentang utama 40 meter dengan pondasi bored pile. Selain itu, pondasi tiang pancang berdiameter 80 centimeter yang menggunakan slab on pile dipasang pada jembatan pendekat.

4. Tugu LUKU, bajak raksasa di tengah-tengah jalan

Tugu LUKU yang didominasi warna merah dan keemasan pada ornamennya ini terletak ditengah-tengah lajur dan berbentuk seperti bajak. Luku ialah alat bajak sawah yang diartikan sebagai wujud agraris budaya dan masyarakat Yogyakarta.

Baca Juga  Ayanaz Gedongsongo, Wisata Asyik untuk Menemani Jejak Digital Dunia Maya

Di samping itu, LUKU merupakan singkatan Laku Urip Kang Utama (LUKU) memiliki arti proses dan jalan hidup yang utama, yang diharapkan proses kehidupan berjalan lancar dan nyaman dengan fungsi jembatan yang bisa menghubungkan dua kawasan yang sebelumnya terpisah.

5. Terdapat ornamen khas Yogyakarta

Desain lampu penerangan jalan umum (PJU), desain Railing Parapet hingga art lighting menjadi daya tarik tersendiri yang mengandung filosofi.

Sepanjang jalan, desain PJU terdapat tambahan ornamen seperti padi yang diartikan semakin masak semakin merunduk. Dimana, filosofi ini menggambarkan manusia tidak pantas untuk bersikap angkuh dan sombong atas usia, pencapaian atau kemampuan yang dimiliki.

Sementara, pada Railing Parapet tampak ornamen Burung Kuntul berwarna hijau yang menghiasi. Ornamen pagar ini sebagai penggayaan bentuk dari sawah dan burung kuntul. Diketahui, pemilihan ini bagian dari pertimbangan kesatuan budaya pertanian.

Saat malam tiba, wajah jembatan akan semakin cantik dengan Art Light yang berasal dari permainan cahaya lampu LED di beberapa area sehingga ikon Kabupaten Bantul ini terlihat sangat megah. (riz/fat)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
headline Jembatan Jembatan Kretek II Kabupaten Bantul

Berita Lainnya

Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

PMI Manufaktur RI Juni 2026 Anjlok ke 46,9, Prof Didik J Rachbini: Industri Nasional Masuk Zona Merah

5 Juli 2026
Kylian Mbappe (sumber foto: facebook @equipedefrance)

Piala Dunia 2026: Prancis Siap Tempur Full Team Lawan Paraguay, Kylian Mbappe Kejar Rekor Gol Lionel Messi

4 Juli 2026
(foto: Dok BNI)

HUT Ke-80 BNI: Usung Tema Swadharma Bhakti Nagara, Tegaskan Komitmen Pengabdian dan Transformasi Digital

4 Juli 2026
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Kemenperin Investigasi Ledakan Pabrik Herbal PT Raw Botanical Nusantara di Semarang

3 Juli 2026
Danantara default

BUMN Ekosistem Danantara Indonesia Rampungkan Laporan Keuangan 2025: Kinerja Laba Melonjak Tajam

3 Juli 2026
Mohamed Salah (sumber foto: facebook @EgyptNT)

Mesir vs Australia di Piala Dunia 2026: Misi Mohamed Salah Mengukir Sejarah Baru

3 Juli 2026
Linda Komalasari, guru SDN 61 Bengkulu bersama komunitas Science Heroes terapkan metode STEM bimbingan Bakti BCA demi kikis kebosanan belajar sains.

Inovasi STEM Guru Bengkulu: Mengubah Sains Menjadi Petualangan Lewat Komunitas Science Heroes

2 Juli 2026
SalamAir, maskapai bertarif rendah asal Oman

Ekspansi ke Indonesia, SalamAir Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung Muscat-Medan PP

2 Juli 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau proyek Flyover Latumenten di Grogol. Proyek senilai Rp259 miliar ini ditargetkan urai macet pada akhir 2026.

Tinjau Flyover Latumenten, Gubernur Pramono Anung Targetkan Proyek Rampung Desember 2026

2 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

PMI Manufaktur RI Juni 2026 Anjlok ke 46,9, Prof Didik J Rachbini: Industri Nasional Masuk Zona Merah

5 Juli 2026
Kylian Mbappe (sumber foto: facebook @equipedefrance)

Piala Dunia 2026: Prancis Siap Tempur Full Team Lawan Paraguay, Kylian Mbappe Kejar Rekor Gol Lionel Messi

4 Juli 2026
(foto: Dok BNI)

HUT Ke-80 BNI: Usung Tema Swadharma Bhakti Nagara, Tegaskan Komitmen Pengabdian dan Transformasi Digital

4 Juli 2026
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Kemenperin Investigasi Ledakan Pabrik Herbal PT Raw Botanical Nusantara di Semarang

3 Juli 2026
Danantara default

BUMN Ekosistem Danantara Indonesia Rampungkan Laporan Keuangan 2025: Kinerja Laba Melonjak Tajam

3 Juli 2026
Berita Lainnya
UPgirls

UPgirls Buka Audisi Anggota Baru 2026, Kesempatan Emas bagi Talenta Muda Berkarier di Industri Musik

6 Juli 2026
Kylian Mbappe (sumber foto: facebook @equipedefrance)

Hasil Piala Dunia 2026: Gol Penalti Mbappe ke Gawang Paraguay Bawa Prancis Lolos ke Perempat Final

5 Juli 2026
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

PMI Manufaktur RI Juni 2026 Anjlok ke 46,9, Prof Didik J Rachbini: Industri Nasional Masuk Zona Merah

5 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.