Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Indonesia Resmi Bergabung dengan BRICS, Ini Peluang dan Tantangannya di Politik Global

Indonesia Resmi Bergabung dengan BRICS, Ini Peluang dan Tantangannya di Politik Global

Peristiwa Hendro D. Laksono22 Januari 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Diskusi Publik 'BRICS: Menakar Langkah Indonesia' yang digelar Ikatan Alumni Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran
Diskusi Publik 'BRICS: Menakar Langkah Indonesia' yang digelar Ikatan Alumni Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran

Jakarta (pilar.id) – Pada 6 Januari 2025, Indonesia resmi menjadi anggota ke-10 BRICS, kelompok ekonomi besar yang mencakup Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan. Keanggotaan ini membawa peluang besar bagi Indonesia di bidang perdagangan, diplomasi, dan ekonomi.

Namun, bergabungnya Indonesia dengan BRICS juga memunculkan tantangan yang harus diantisipasi.

BRICS, yang menguasai 35 persen GDP dunia berdasarkan purchasing power parity, dinilai memiliki potensi besar untuk memperluas pasar dan memperkuat posisi Indonesia dalam ekonomi global.

Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Jose Antonio Morato Tavares, menyebut keanggotaan ini akan meningkatkan akses Indonesia ke pasar internasional.

Sebanyak 62 persen dari total produksi kelapa sawit Indonesia saat ini diimpor oleh negara anggota BRICS. Dengan populasi gabungan mencapai 45 persen dari populasi dunia, BRICS memberikan akses pasar yang signifikan bagi Indonesia.

“Keanggotaan ini memperlancar perdagangan dan menawarkan peluang besar di bidang ekonomi,” ungkap Jose dalam diskusi publik bertajuk BRICS: Menakar Langkah Indonesia yang digelar Ikatan Alumni Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran (IKAHI Unpad) di Jakarta.

Dalam konteks geopolitik, Indonesia dapat menjadi penghubung antara BRICS dan Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).

Meskipun Indonesia telah melamar menjadi anggota OECD pada 2024, keputusan tersebut belum disetujui. Jose menegaskan bahwa keanggotaan di BRICS tidak akan mengubah kebijakan luar negeri bebas aktif Indonesia.

Baca Juga  Tanggapi Langkah Anies dan Cak Imin, Pengamat Unpad: Gelombang Perubahan tak Dapat Dicegah

Alternatif Pembiayaan Pembangunan

Siradj Parwito, Asisten Deputi Stabilisasi Harga di Kementerian Koordinator Pangan, mendukung langkah ini dengan menyoroti potensi pendanaan dari New Development Bank (NDB) milik BRICS.

Menurutnya, NDB dapat mendanai proyek-proyek berisiko tinggi seperti energi geotermal yang sulit menarik investor swasta.

“Dengan pendanaan dari NDB, proyek berisiko tinggi dapat direstrukturisasi agar lebih menarik bagi investor,” jelas Siradj.

Kritik dan Tantangan Strategis

Meskipun memiliki banyak manfaat, proses pengambilan keputusan untuk bergabung dengan BRICS mendapat kritik. Irman Gurmilang Lanti, staf pengajar Universitas Padjadjaran, menilai bahwa kebijakan ini kurang didukung diskusi publik yang memadai.

“Keputusan diumumkan sebelum analisis mendalam dilakukan. Ini seperti ‘kereta menarik kuda’,” tegas Irman.

Menurutnya, jika harus memilih antara BRICS dan OECD, Indonesia lebih cocok bergabung dengan OECD untuk meningkatkan reputasi ekonomi globalnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pengaruh Amerika Serikat terhadap negara-negara BRICS dapat menjadi risiko bagi Indonesia, terutama jika ada kebijakan tarif perdagangan.

Pentingnya Sosialisasi dan Pemahaman Strategis

Teuku Rezasyah, staf pengajar Hubungan Internasional Unpad, menekankan pentingnya sosialisasi manfaat BRICS agar seluruh elemen pemerintah dan masyarakat memiliki pemahaman yang sama.

“Indonesia harus memastikan posisi strategisnya sebagai jembatan kerja sama Selatan-Selatan, sambil menjaga hubungan baik dengan negara-negara Barat,” ujar Rezasyah.

Diskusi publik ini menjadi kegiatan awal dari rangkaian diskusi akademik yang dirancang IKAHI Unpad untuk mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan kebijakan strategis nasional.

Baca Juga  Gandeng Kampus, Bio Farma Pastikan Vaksin IndoVac Aman dan Efektif

Komitmen Berkelanjutan Ketua Umum IKAHI Unpad, Raja Syamsurizal, berharap diskusi ini dapat mempererat hubungan antaralumni dan memberikan solusi inovatif bagi masyarakat.

“Kami ingin alumni dan masyarakat luas bersama-sama mendorong perkembangan ilmu pengetahuan untuk menjawab tantangan global,” pungkasnya.

Dengan tantangan dan peluang yang ada, Indonesia kini memasuki era baru dalam politik dan ekonomi global bersama BRICS. (hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
BRICS IKAHI Unpad Universitas Padjadjaran

Berita Lainnya

BRICS, disebut sebagai pewaris semangat Non-Blok Konferensi Bandung

Rencana Tarif AS terhadap BRICS Dinilai Percepat Tren De-Dolarisasi Global

11 Juli 2025
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya

Keputusan RI Gabung BRICS Sejalan dengan Visi Presiden Prabowo untuk Dorong Kerja Sama Global

8 Juli 2025
Pertemuan KTT BRICS di Rio de Janeiro, Brasil

Di Forum BRICS, Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Semangat Bandung dan Tolak Standar Ganda

7 Juli 2025
BRICS, disebut sebagai pewaris semangat Non-Blok Konferensi Bandung

Hadiri KTT BRICS, Presiden Prabowo Ajak Negara Anggota Serap Produk Indonesia

7 Juli 2025
BRICS, disebut sebagai pewaris semangat Non-Blok Konferensi Bandung

Di Hadapan Prabowo, Presiden Brasil Tegaskan BRICS Pewaris Semangat Konferensi Bandung

7 Juli 2025
Radityo Dharmaputra, dosen Hubungan Internasional Universitas Airlangga

Indonesia Jadi Anggota Penuh BRICS, Pakar UNAIR: Tidak Memberikan Keuntungan Signifikan

8 Januari 2025
Penggunaan teknologi virtual reality dalam Pameran GoetheVR di Jakarta

GoetheVR Hidupkan Kembali Sastra Klasik Faust dalam Virtual Reality

6 Oktober 2024
BRICS+ Fashion Summit

Indonesia Siap Jalin Kemitraan di BRICS+ Fashion Summit Moskow

30 September 2024

Tim Universitas Airlangga Raih Juara 3 Nasional di PIMNAS ke-36

1 Desember 2023
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.