Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
  • Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office
  • OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Indonesia Resmi Bergabung dengan BRICS, Ini Peluang dan Tantangannya di Politik Global

Indonesia Resmi Bergabung dengan BRICS, Ini Peluang dan Tantangannya di Politik Global

Peristiwa Hendro D. Laksono22 Januari 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Diskusi Publik 'BRICS: Menakar Langkah Indonesia' yang digelar Ikatan Alumni Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran
Diskusi Publik 'BRICS: Menakar Langkah Indonesia' yang digelar Ikatan Alumni Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran

Jakarta (pilar.id) – Pada 6 Januari 2025, Indonesia resmi menjadi anggota ke-10 BRICS, kelompok ekonomi besar yang mencakup Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan. Keanggotaan ini membawa peluang besar bagi Indonesia di bidang perdagangan, diplomasi, dan ekonomi.

Namun, bergabungnya Indonesia dengan BRICS juga memunculkan tantangan yang harus diantisipasi.

BRICS, yang menguasai 35 persen GDP dunia berdasarkan purchasing power parity, dinilai memiliki potensi besar untuk memperluas pasar dan memperkuat posisi Indonesia dalam ekonomi global.

Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Jose Antonio Morato Tavares, menyebut keanggotaan ini akan meningkatkan akses Indonesia ke pasar internasional.

Sebanyak 62 persen dari total produksi kelapa sawit Indonesia saat ini diimpor oleh negara anggota BRICS. Dengan populasi gabungan mencapai 45 persen dari populasi dunia, BRICS memberikan akses pasar yang signifikan bagi Indonesia.

“Keanggotaan ini memperlancar perdagangan dan menawarkan peluang besar di bidang ekonomi,” ungkap Jose dalam diskusi publik bertajuk BRICS: Menakar Langkah Indonesia yang digelar Ikatan Alumni Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran (IKAHI Unpad) di Jakarta.

Dalam konteks geopolitik, Indonesia dapat menjadi penghubung antara BRICS dan Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).

Meskipun Indonesia telah melamar menjadi anggota OECD pada 2024, keputusan tersebut belum disetujui. Jose menegaskan bahwa keanggotaan di BRICS tidak akan mengubah kebijakan luar negeri bebas aktif Indonesia.

Baca Juga  Rencana Tarif AS terhadap BRICS Dinilai Percepat Tren De-Dolarisasi Global

Alternatif Pembiayaan Pembangunan

Siradj Parwito, Asisten Deputi Stabilisasi Harga di Kementerian Koordinator Pangan, mendukung langkah ini dengan menyoroti potensi pendanaan dari New Development Bank (NDB) milik BRICS.

Menurutnya, NDB dapat mendanai proyek-proyek berisiko tinggi seperti energi geotermal yang sulit menarik investor swasta.

“Dengan pendanaan dari NDB, proyek berisiko tinggi dapat direstrukturisasi agar lebih menarik bagi investor,” jelas Siradj.

Kritik dan Tantangan Strategis

Meskipun memiliki banyak manfaat, proses pengambilan keputusan untuk bergabung dengan BRICS mendapat kritik. Irman Gurmilang Lanti, staf pengajar Universitas Padjadjaran, menilai bahwa kebijakan ini kurang didukung diskusi publik yang memadai.

“Keputusan diumumkan sebelum analisis mendalam dilakukan. Ini seperti ‘kereta menarik kuda’,” tegas Irman.

Menurutnya, jika harus memilih antara BRICS dan OECD, Indonesia lebih cocok bergabung dengan OECD untuk meningkatkan reputasi ekonomi globalnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pengaruh Amerika Serikat terhadap negara-negara BRICS dapat menjadi risiko bagi Indonesia, terutama jika ada kebijakan tarif perdagangan.

Pentingnya Sosialisasi dan Pemahaman Strategis

Teuku Rezasyah, staf pengajar Hubungan Internasional Unpad, menekankan pentingnya sosialisasi manfaat BRICS agar seluruh elemen pemerintah dan masyarakat memiliki pemahaman yang sama.

“Indonesia harus memastikan posisi strategisnya sebagai jembatan kerja sama Selatan-Selatan, sambil menjaga hubungan baik dengan negara-negara Barat,” ujar Rezasyah.

Diskusi publik ini menjadi kegiatan awal dari rangkaian diskusi akademik yang dirancang IKAHI Unpad untuk mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan kebijakan strategis nasional.

Baca Juga  Tak Sampai 24 Jam, Polresta Bandung tangkap Pembunuh Mahasiswa Unpad

Komitmen Berkelanjutan Ketua Umum IKAHI Unpad, Raja Syamsurizal, berharap diskusi ini dapat mempererat hubungan antaralumni dan memberikan solusi inovatif bagi masyarakat.

“Kami ingin alumni dan masyarakat luas bersama-sama mendorong perkembangan ilmu pengetahuan untuk menjawab tantangan global,” pungkasnya.

Dengan tantangan dan peluang yang ada, Indonesia kini memasuki era baru dalam politik dan ekonomi global bersama BRICS. (hdl)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

BRICS IKAHI Unpad Universitas Padjadjaran

Berita Lainnya

BRICS, disebut sebagai pewaris semangat Non-Blok Konferensi Bandung

Rencana Tarif AS terhadap BRICS Dinilai Percepat Tren De-Dolarisasi Global

11 Juli 2025
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya

Keputusan RI Gabung BRICS Sejalan dengan Visi Presiden Prabowo untuk Dorong Kerja Sama Global

8 Juli 2025
Pertemuan KTT BRICS di Rio de Janeiro, Brasil

Di Forum BRICS, Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Semangat Bandung dan Tolak Standar Ganda

7 Juli 2025
BRICS, disebut sebagai pewaris semangat Non-Blok Konferensi Bandung

Hadiri KTT BRICS, Presiden Prabowo Ajak Negara Anggota Serap Produk Indonesia

7 Juli 2025
BRICS, disebut sebagai pewaris semangat Non-Blok Konferensi Bandung

Di Hadapan Prabowo, Presiden Brasil Tegaskan BRICS Pewaris Semangat Konferensi Bandung

7 Juli 2025
Radityo Dharmaputra, dosen Hubungan Internasional Universitas Airlangga

Indonesia Jadi Anggota Penuh BRICS, Pakar UNAIR: Tidak Memberikan Keuntungan Signifikan

8 Januari 2025
Penggunaan teknologi virtual reality dalam Pameran GoetheVR di Jakarta

GoetheVR Hidupkan Kembali Sastra Klasik Faust dalam Virtual Reality

6 Oktober 2024
BRICS+ Fashion Summit

Indonesia Siap Jalin Kemitraan di BRICS+ Fashion Summit Moskow

30 September 2024

Tim Universitas Airlangga Raih Juara 3 Nasional di PIMNAS ke-36

1 Desember 2023
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Dwi Wulan Ramadani

Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan

3 Juni 2026
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.