Ringkasan Berita
- Kapolri tinjau langsung arus balik di Pelabuhan Bakauheni
- Volume kendaraan keluar Jakarta naik 20,49 persen
- Puncak arus balik gelombang kedua terjadi 27–28 Maret 2026
- Sistem pengaturan seperti buffer zone dan delaying system dinilai efektif
- Masih ada 13 persen kendaraan belum kembali ke Jakarta
Jakarta (pilar.id) – Kapolri Listyo Sigit Prabowo memastikan arus balik Lebaran 1447 Hijriah berjalan aman dan terkendali saat meninjau langsung aktivitas pemudik di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (28/3/2026). Peninjauan dilakukan bersama jajaran pemerintah guna memantau puncak arus balik gelombang kedua yang terjadi sejak Jumat malam hingga Sabtu.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolri meninjau berbagai fasilitas pengamanan, mulai dari pos terpadu, pos siaga bencana, hingga pos pengamanan. Ia juga menyempatkan diri menyapa pemudik serta memastikan pelayanan berjalan optimal demi kenyamanan perjalanan masyarakat.
Berdasarkan data dari Jasa Marga, jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta mencapai 2.946.891 unit, meningkat 20,49 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya. Sementara itu, kendaraan yang telah kembali ke Jakarta tercatat sebanyak 2.561.629 unit, sehingga masih terdapat sekitar 385.262 kendaraan atau 13,07 persen yang belum kembali.
Data tersebut menunjukkan bahwa puncak arus balik secara umum telah terlewati. Meski demikian, aparat kepolisian bersama pemangku kepentingan lainnya tetap menjaga kesiapsiagaan untuk mengantisipasi lonjakan lanjutan hingga beberapa hari ke depan.
Kapolri menilai pengelolaan arus balik di Bakauheni berjalan efektif berkat penerapan berbagai skema rekayasa lalu lintas. Sistem delaying, buffer zone, serta pengaturan tiket dinilai mampu menjaga situasi tetap terkendali dan berada dalam kategori aman.
Selain itu, koordinasi lintas sektor antara kepolisian, kementerian terkait, serta operator transportasi menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus balik. Upaya ini juga didukung dengan kesiapan personel di lapangan yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Di sisi lain, perhatian khusus juga diarahkan pada wilayah lain yang berpotensi mengalami lonjakan arus balik, seperti jalur penyeberangan Pelabuhan Ketapang. Berdasarkan laporan, masih terdapat sekitar 51 persen pemudik yang belum kembali dari wilayah tersebut, sehingga berpotensi menimbulkan peningkatan arus dalam waktu dekat.
Kapolri menegaskan bahwa pengamanan, pelayanan, dan pengaturan lalu lintas akan terus dioptimalkan hingga seluruh pemudik tiba di tujuan dengan selamat. Dengan dukungan strategi yang terukur dan kolaborasi lintas sektor, arus balik Lebaran 2026 diharapkan tetap berjalan lancar hingga akhir periode libur. (usm)










