Kupang (pilar.id) – KM Sirimau milik PT PELNI kandas di perairan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kapal penumpang ini semula hendak berangkat menuju Pelabuhan Maumere di Kabupaten Sikka.
Dalam keterangannya, Manajer Humas PT PELNI Idayu Adi Rahajeng mengatakan, KM Gandha Nusantara 14 dikerahkan untuk membantu menarik KM Sirimau yang kandas di perairan Ile Ape. “Proses gerak lepas KM Sirimau yang kandas akan dibantu oleh KM Gandha Nusantara 14,” katanya, Selasa (17/5/2022) malam.
Ia menambahkan, Management Response Team (MRT) PT PELNI juga sudah berkoordinasi dengan kantor cabang dan otoritas terkait untuk menangani kapal penumpang yang kandas tersebut.
“Seluruh penumpang di atas kapal yang berjumlah 784 penumpang dan kru KM Sirimau ini dalam keadaan sehat dan selamat,” katanya.
Sementara Kepala Syahbandar Lewoleba di Kabupaten Lembata Abdul Syukur Muklis mengatakan, Kantor Syahbandar menerima informasi mengenai kandasnya KM Sirimau sekitar pukul 14.30 WITA.
“Kami dapat info dari awak kapal. Setelah berkoordinasi kami sepakat kerahkan KM Gandha Nusantara 14 untuk membantu menarik KM Sirimau,” katanya.
Dikatakan, proses penggeseran KM Sirimau dilakukan saat kondisi air laut sudah baik agar lebih mudah. Pada pukul 22.30 WITA diperkirakan air laut akan naik sehingga akan memudahkan proses penarikan kapal penumpang itu. (ret/hdl/ant)





