Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Politik»Koalisi Gerindra-PKB Baik-baik Saja, Mengusung Prabowo-Muhaimin itu Bukan Pilihan Bijak

Koalisi Gerindra-PKB Baik-baik Saja, Mengusung Prabowo-Muhaimin itu Bukan Pilihan Bijak

Politik Herry Supriyatna20 Juni 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Foto: Muhaimin Iskandar bersama Prabowo Subianto. (Foto: twitter, @CakIminNow)
Foto: Muhaimin Iskandar bersama Prabowo Subianto. (Foto: twitter, @CakIminNow)

Jakarta (pilar.id) – Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKS) dikabarkan membuat koalisi bersama. Koalisi Gerindra dan PKB bakal mengusung Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar jadi calon wakil presidennya (cawapres).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai, koalisi Gerindra dan PKB sangat mungkin serius dalam tatanan politik. Tetapi kalau Prabowo dengan Muhaimin dipasangkan dalam skema capres-cawapres, menurut dia, belum bisa dianggap serius.

Dedi berpandangan, Muhaimin sebagai cawapres belum bisa meningkatkan elektabilitas Prabowo, sebagaimana Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 yang mampu mengangkat elektabilitas Jokowi dari kelompok Nahdlatul Ulama (NU). Menurutnya, Muhaimin tidak seperti itu, bahkan elektabilitasnya tetap rendah dan terpaut jauh dengan PKB, partai yang dipimpinnya.

“Intinya koalisi parpol Gerindra dan PKB cukup baik, tetapi jika koalisi ini mengusung Prabowo dan Muhaimin, itu bukan pilihan bijak,” kata Dedi kepada Pilar.id, Senin (20/6/2022).

Adapun jika nantinya PKS akan masuk ke dalam koalisi Gerindra dan PKB, maka daya tawar Muhaimin bisa saja turun atau bahkan luntur sama sekali. Dengan kondisi itu. Maka Prabowo potensial untuk merekrut cawapres bukan dari PKB dan PKS.

Dari sisi PKS, lanjutnya, tidak ada masalah karena selama ini PKS sudah memiliki catatan pengalaman. Cukup sebagai pengusung tanpa harus mengadirkan kader sebagai cawapres. Misalkan saja nantinya PKS membawa Anies Baswedan dan muncul Prabowo-Anies, pilihan ini justru lebih baik.

Baca Juga  Bicara di Depan Kader PKB, Prabowo: Elit Politik Harus Bersatu Bangun Negara

Tapi persoalannya, kata Dedi, kalau terjadi koalisi antara Gerindra PKB dan PKS, maka PDIP berpeluang menggeser koalisinya atau bergabung bersama Golkar, PAN, dan PPP dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Kalau sampai ini terjadi, maka KIB akan menjadi poros yang sangat kuat.

Dedi berandai misalnya Puan Maharani sebagai cawapres dipasangkan dengan tokoh capres yang juga potensinya lebih kuat daripada Prabowo, maka PDIP dan KIB bisa keluar sebagai pemenang di Pilpres 2024.

“Kecuali kalau PDIP tetap solid dengan Gerindra dan memunculkan Prabowo-Puan dengan dukungan PKB dan PKS, ini mungkin akan membawa warna baru,” kata dia.

Dengan begitu, parpol yang tersisa atau tidak memiliki koalisi hanya Demokrat dan Nasdem. Namun apabila Nasdem juga berhasil dibawa ke gerbong Gerindra, maka besar kemungkinan PDIP, PKB PKB, PKS, dan Nasdem, berpeluang besar untuk menang.

“Pilihannya berarti Demokrat, mau tidak mau harus bergeser ke KIB. Golkar, PAN, PPP, Demokrat. Maka bisa saja memunculkan Airlangga dan AHY sebagai capres-cawapres.

Sementara itu, jika berbicara konflik Muhaimin dengan PBNU, Dedi menilai, itu tidak signifikan pengaruhnya kepada tingkat pemilih. Artinya, pemilih di tingkatan bawah tidak punya kesadaran kolektif untuk tunduk kepada PBNU.

Alhasil, konflik Muhaimin dan PBNU tidak akan berdampak pada elektabilitas Muhaimin. Hanya saja secara natural, pemilih Muhaimin memang sangat minim, sehingga tidak bisa membawa dampak elektoral dengan berharap kepada pemilih Nahdliyin.

Baca Juga  Ketua PBNU Gus Alex Kecewa PKB Gunakan Mars 1 Abad NU Tanpa Izin

“Sementara hari ini, PBNU menginstruksikan bahwa tidak perlu ada relasi kuat dengan PKB. Di sisi lain, PBNU dekat dengan PDIP. Maka mau tidak mau bisa saja berbagi pengaruh. Artinya sebagian pemilih NU yang sadar politik bergeser ke PDIP, sebagian lain yang loyak pada PKB tetap memilih Muhaimin,” tutupnya. (her/din)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Capres 2024 Capres dan Cawapres 2024 Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah koalisi bersama Partai Gerindra Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKS) PKB

Berita Lainnya

Prabowo Subianto

Prabowo Ingatkan Situasi Global yang Rawan Gara-gara Ada Pemimpin Dunia Kurang Arif

10 Oktober 2024

Gus Imin Dianugerahi Gelar Bapak Toleransi Penjaga Pancasila oleh Tokoh Lintas Iman

24 Agustus 2024
Anies Baswedan

Langkah Anies Baswedan di Pilkada Jakarta, Bakal Kantongi Dukungan PDI Perjuangan dan PKB?

8 Juni 2024

Prabowo Tanggapi Potensi Gabungnya Partai Lain Setelah PKB dan NasDem

26 April 2024
Prabowo Subianto saat bertemu dengan Muhaimin Iskandar

Kontestasi Pilpres 2024 Berakhir, Prabowo Sambangi DPP PKB dan Bertemu Gus Imin

24 April 2024
Saifullah Yusuf, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)

Sekjen PBNU Saifullah Yusuf Sampaikan Pesan Khusus untuk PKB Agar Hormati Hasil Pemilu 2024

31 Maret 2024
Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB Syaiful Huda (foto: Dok DPP PKB)

PKB: Pilkada 2024 Momentum Strategis untuk Lakukan Perubahan dari Tingkat Daerah

4 Maret 2024
Saifullah Yusuf

Ajakan Gus Ipul, PKB Kembali Bersatu di Bawah Bendera NU

18 Februari 2024
Pasangan Capres dan Cawapres Koalisi Perubahan, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) di Jember, Jawa Timur (foto: Facebook @dpp.pkb)

Cak Imin Targetkan Pasangan AMIN Menang di Seluruh Kabupaten dan Kota di Jawa Timur

29 Oktober 2023
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.