Sandy (www.pilar.id/) – Real Salt Lake harus mengubur harapan melaju lebih jauh di ajang Leagues Cup 2025 setelah takluk lewat adu penalti melawan Atlético de San Luis, Minggu (3/8) pagi WIB.
Pertandingan yang digelar di America First Field ini berakhir imbang 2-2 di waktu normal, sebelum akhirnya wakil Meksiko menang 4-1 dalam babak adu penalti.
Laga Berlangsung Ketat dan Dramatis
Real Salt Lake mengawali pertandingan dengan meyakinkan. Baru sembilan menit laga berjalan, Braian Ojeda mencetak gol pembuka untuk tuan rumah lewat sepakan jarak dekat hasil umpan Pablo Ruiz dari situasi sepak pojok.
Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. João Pedro menyamakan kedudukan di menit ke-24 melalui sundulan akurat memanfaatkan umpan silang José Suárez. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, kedua tim tampil terbuka dan saling menekan. San Luis sempat unggul di menit ke-82 melalui sundulan Miguel García. Tapi hanya enam menit berselang, Braian Ojeda kembali mencetak gol kedua untuk menyamakan kedudukan 2-2 lewat tembakan jarak jauh yang tak mampu dibendung kiper Andrés Sánchez.
Adu Penalti yang Dramatis
Laga yang sengit tersebut berlanjut ke babak adu penalti. Di sinilah Real Salt Lake gagal tampil maksimal. Dari tiga penendang, hanya Johnny Russell yang sukses menjalankan tugasnya. Dua penendang lainnya—Brayan Vera dan Justen Glad—gagal menyarangkan bola.
Sebaliknya, San Luis tampil lebih tenang. João Pedro, Benjamín Galdames, Miguel García, dan akhirnya Aldo Cruz sukses mencetak gol dari titik putih dan mengantar timnya ke fase berikutnya dengan kemenangan 4-1 di adu penalti.
Performa Kontras Dua Tim
Kekalahan ini terasa menyakitkan bagi Real Salt Lake yang sebelumnya tampil percaya diri usai menyingkirkan Club América melalui adu penalti di laga pembuka fase grup. Pelatih dan para pemain RSL kini harus kembali fokus ke MLS, di tengah jadwal padat mereka pada akhir Juli hingga awal Agustus.
Sementara itu, kemenangan ini menjadi pelipur lara bagi Atlético San Luis yang datang ke laga ini dengan tekanan tinggi usai dibantai 0-4 oleh Portland Timbers. Klub asal San Luis Potosí ini belakangan mengalami perubahan besar, termasuk pergantian pelatih dari Domènec Torrent ke pelatih muda asal Spanyol, Guillermo Abascal.
Meski baru menjalani beberapa laga bersama tim, Abascal mulai menunjukkan hasil positif dengan memperbaiki struktur permainan San Luis, terutama melalui skema 4-2-3-1 yang menekankan dinamika di lini tengah.
Pemain Kunci dan Wajah Lama
João Pedro tampil sebagai salah satu aktor penting di pertandingan ini. Selain mencetak gol di waktu normal, ia juga sukses sebagai eksekutor penalti pertama. Miguel García juga tampil impresif dengan mencetak satu gol dan satu penalti.
Tak kalah penting, kiper Andrés Sánchez menjadi pahlawan dengan dua penyelamatan penting—termasuk menggagalkan penalti Diego Luna di menit ke-67.
Di sisi Real Salt Lake, Braian Ojeda menjadi bintang tim dengan dua gol, namun usahanya belum cukup membawa tim melaju lebih jauh.
Pertemuan ini juga menjadi nostalgia bagi Anderson Julio, pemain yang pernah membela kedua klub meskipun tak tampil dalam laga kali ini. Selain itu, Fidel Barajas—eks pemain muda RSL—juga baru saja bergabung ke San Luis dari Chivas.
Rekor Buruk San Luis di Leagues Cup Terhenti
Kemenangan ini sekaligus memutus tren buruk Atlético San Luis di ajang Leagues Cup. Dalam dua edisi sebelumnya (2023 dan 2024), ‘Los Gladiadores’ selalu tersingkir di fase grup tanpa mencatat kemenangan. Kali ini, mereka tampil lebih solid dan siap menjadi ancaman serius di fase gugur.
Dengan kemenangan ini, Atlético San Luis memastikan satu tempat di fase selanjutnya dan memberi sinyal bahwa mereka tak bisa lagi diremehkan di pentas internasional. (wid/hdl)







