Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Hasil Piala Dunia 2026: Gol Penalti Mbappe ke Gawang Paraguay Bawa Prancis Lolos ke Perempat Final
  • PMI Manufaktur RI Juni 2026 Anjlok ke 46,9, Prof Didik J Rachbini: Industri Nasional Masuk Zona Merah
  • Atasi Banjir Margomulyo, Pemkot Surabaya Bangun Mini Bozem di Lahan Exit Tol Margomulyo-Tandes
  • Menaker Yassierli Gandeng Industri KEK Mandalika Masuk MagangHub, Siapkan Kuota 150 Ribu Peserta untuk Genjot Vokasi
  • Jakarta Kreatif Festival 2026 Dibuka, Pramono Anung Targetkan Jakarta Tembus Jajaran 50 Kota Global pada 2030
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Lingkungan»Lestarikan Biota Laut, KOMIU Sulawesi Tengah: Jangan Sampai Jadi Petaka Jika Ekosistem Rusak

Lestarikan Biota Laut, KOMIU Sulawesi Tengah: Jangan Sampai Jadi Petaka Jika Ekosistem Rusak

Lingkungan Dina Prihatini13 Maret 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilsutrasi biota laut (foto: istimewa)

Palu (pilar.id) – Guna menjaga kelestarian sumber daya laut, tentu masyarakat setempat sangat berperan penting. Lembaga Swadaya Masyarakat Yayasan Kompas Peduli Hutan (KOMIU) Sulawesi Tengah mengajak warga pesisir di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulteng bersama-sama menjaga ekosistem laut sebagai upaya untuk melestarikan biota laut yang hidup di perairan tersebut.

“Laut memberikan penghidupan bagi masyarakat. Sebaliknya bisa mendatangkan petaka jika ekosistemnya sudah terganggu dan rusak,” ungkap Direktur Yayasan KOMIU Sulteng Givents yang dihubungi di Palu, Minggu (13/3/2022).

Ia menjelaskan, dari hasil kajian dilakukan pihaknya di Pulau Bakalan salah satu Pulau di Banggai Laut mengamati berbagai spesies biota laut, terumbu karang, hingga tanaman penyanggah pantai yang masih terawat maupun rusak diakibatkan berbagai faktor.

Dari riset itu, ditemukan sejumlah spesies biota dan laut, tumbuhan lainnya mengalami kerusakan akibat perubahan iklim dan perburuan. “Intervensi warga pesisir dalam menjaga ekosistem pantai perlu dilakukan dengan sentuhan kearifan lokal, begitu pun sistem tangkap perlu memperhatikan sumber-sumber kehidupan biota lainnya,” katanya.

Pihaknya juga berharap kepada warga pesisir agar mengurangi pemanfaatan ikan Kakatua atau parrot fish dari keluarga scaridae yang berperan penting dalam rantai ekosistem laut.

Dimana, ikan tersebut secara fundamental sangat bermanfaat menjaga lingkungan, ikan herbivora itu memainkan peran penting dalam interaksi dengan karang.

“Secara sederhana, ikan tersebut memakan kotoran yang menempel pada terumbu karang sehingga karang hidup lebih awet. Ikan Kakatua dewasa mampu mengeluarkan 450 kilogram setiap tahun kotoran pada karang. Jika ikan ini terus diburu maka jumlah alga semakin banyak di laut yang dapat mempengaruhi karang menjadi tidak sehat, karena populasi Ikan Kakatua di habitat hanya sedikit,” kata Givents.

Baca Juga  Gagas Aplikasi Petani, Mahasiswa Unair ini Raih Penghargaan di Faperta Expo 2022 Riau

Dijelaskannya, dari kajian dilakukan pihaknya menghasilkan hal-hal teknis yang perlu dilakukan Pemerintah Desa hingga Pemerintah Kabupaten setempat yakni dengan menyusun dokumen pencegahan kerusakan sumber daya ikan dan lingkungan terdiri dari perlindungan bakau jenis api-api atau lumnitzer littorea voigt yang saat ini terancam punah.

Lalu, perlindungan terumbu karang jenis Acropora SP yang juga terancam punah. Selain itu, perlindungan wilayah tangkap tradisional warga, mengurangi perburuan terhadap penyu dan melindungi daerah pendaratan tempat bertelur, mengurangi pemanfaatan Ikan Kakatua, serta menjamin ketersediaan populasi gurita menggunakan sistem buka tutup pada salah satu wilayah tangkap.

“Dalam memberikan perlindungan terhadap habitat biota laut, kami juga telah bekerja sama dengan Pemerintah Sulteng melalui Dinas Kelautan dan Perikanan, sekaligus mengedukasi kepada warga serta turut serta membantu dalam merumuskan zona tangkap tradisional,” tutup Givents. (din/Antara)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
biota laut headline Menjaga Laut Pemprov Sulawesi Tengah

Berita Lainnya

Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

PMI Manufaktur RI Juni 2026 Anjlok ke 46,9, Prof Didik J Rachbini: Industri Nasional Masuk Zona Merah

5 Juli 2026
Kylian Mbappe (sumber foto: facebook @equipedefrance)

Piala Dunia 2026: Prancis Siap Tempur Full Team Lawan Paraguay, Kylian Mbappe Kejar Rekor Gol Lionel Messi

4 Juli 2026
(foto: Dok BNI)

HUT Ke-80 BNI: Usung Tema Swadharma Bhakti Nagara, Tegaskan Komitmen Pengabdian dan Transformasi Digital

4 Juli 2026
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Kemenperin Investigasi Ledakan Pabrik Herbal PT Raw Botanical Nusantara di Semarang

3 Juli 2026
Danantara default

BUMN Ekosistem Danantara Indonesia Rampungkan Laporan Keuangan 2025: Kinerja Laba Melonjak Tajam

3 Juli 2026
Mohamed Salah (sumber foto: facebook @EgyptNT)

Mesir vs Australia di Piala Dunia 2026: Misi Mohamed Salah Mengukir Sejarah Baru

3 Juli 2026
Linda Komalasari, guru SDN 61 Bengkulu bersama komunitas Science Heroes terapkan metode STEM bimbingan Bakti BCA demi kikis kebosanan belajar sains.

Inovasi STEM Guru Bengkulu: Mengubah Sains Menjadi Petualangan Lewat Komunitas Science Heroes

2 Juli 2026
SalamAir, maskapai bertarif rendah asal Oman

Ekspansi ke Indonesia, SalamAir Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung Muscat-Medan PP

2 Juli 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau proyek Flyover Latumenten di Grogol. Proyek senilai Rp259 miliar ini ditargetkan urai macet pada akhir 2026.

Tinjau Flyover Latumenten, Gubernur Pramono Anung Targetkan Proyek Rampung Desember 2026

2 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

PMI Manufaktur RI Juni 2026 Anjlok ke 46,9, Prof Didik J Rachbini: Industri Nasional Masuk Zona Merah

5 Juli 2026
Kylian Mbappe (sumber foto: facebook @equipedefrance)

Piala Dunia 2026: Prancis Siap Tempur Full Team Lawan Paraguay, Kylian Mbappe Kejar Rekor Gol Lionel Messi

4 Juli 2026
(foto: Dok BNI)

HUT Ke-80 BNI: Usung Tema Swadharma Bhakti Nagara, Tegaskan Komitmen Pengabdian dan Transformasi Digital

4 Juli 2026
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Kemenperin Investigasi Ledakan Pabrik Herbal PT Raw Botanical Nusantara di Semarang

3 Juli 2026
Danantara default

BUMN Ekosistem Danantara Indonesia Rampungkan Laporan Keuangan 2025: Kinerja Laba Melonjak Tajam

3 Juli 2026
Berita Lainnya
Kylian Mbappe (sumber foto: facebook @equipedefrance)

Hasil Piala Dunia 2026: Gol Penalti Mbappe ke Gawang Paraguay Bawa Prancis Lolos ke Perempat Final

5 Juli 2026
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

PMI Manufaktur RI Juni 2026 Anjlok ke 46,9, Prof Didik J Rachbini: Industri Nasional Masuk Zona Merah

5 Juli 2026
Proses pembangunan bozem di Tanjungsari, Surabaya

Atasi Banjir Margomulyo, Pemkot Surabaya Bangun Mini Bozem di Lahan Exit Tol Margomulyo-Tandes

4 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.