Kuala Lumpur (pilar.id) – Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, dilaporkan mengalami patah tulang pada bagian pinggul kanan setelah terjatuh di kediamannya pada Selasa pagi. Insiden tersebut terjadi saat Mahathir berada di rumah dan langsung mendapatkan penanganan medis.
Sekretaris pribadi Mahathir, Sufi Yusoff, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan medis memastikan adanya fraktur pada pinggul sebelah kanan. Kondisi tersebut mengharuskan Mahathir menjalani perawatan lanjutan di rumah sakit.
Mahathir yang dikenal dengan sapaan Tun M kemudian dilarikan ke Institut Jantung Negara (IJN) Kuala Lumpur dalam keadaan sadar. Ia mulai mendapatkan perawatan intensif sekitar pukul 09.30 waktu setempat. Meski insiden ini cukup serius, tidak dilaporkan adanya cedera lain di luar patah tulang tersebut.
Pihak keluarga dan tim medis memutuskan Mahathir akan menjalani perawatan dan observasi di IJN selama beberapa pekan ke depan. Langkah ini diambil untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal, mengingat usia Mahathir yang kini telah menginjak 100 tahun.
Mahathir Mohamad merupakan tokoh sentral dalam sejarah politik Malaysia. Ia pernah menjabat sebagai Perdana Menteri dalam dua periode berbeda dan dikenal memiliki pengaruh besar dalam kebijakan pembangunan negara tersebut. Kabar mengenai kondisi kesehatannya pun selalu menjadi perhatian publik, baik di dalam maupun luar negeri.
Hingga kini, pihak rumah sakit belum memberikan keterangan lanjutan terkait perkembangan kondisi Mahathir. Namun, tim medis memastikan bahwa ia berada dalam pengawasan ketat dan mendapatkan perawatan sesuai standar kesehatan yang berlaku. (usm/hdl)









