Jakarta (pilar.id) – Drama Back from the Brink berhasil menarik perhatian pecinta drama, khususnya Drama China, meski tidak diproduksi dengan biaya sebesar drama populer Till the End of the Moon.
Drama ini mampu menaklukkan hati penonton dengan alur cerita yang mengharukan. Kisahnya berpusat pada Tian Yao (Hou Ming Hao), seekor Naga Roh yang dikhianati oleh calon pengantinnya pada hari pernikahan mereka.
Tubuhnya dipotong-potong dan bagian-bagian itu disebar ke seluruh dunia seperti Osiris. Dengan susah payah ia pun berhasil melarikan diri dan menghabiskan 20 tahun lamanya untuk mengumpulkan kekuatannya sebelum bertemu dengan Yan Hui (Zhou Ye), yang baru saja diusir dari sekte dan bersumpah untuk melindunginya.
Pertemuan Antara Api dan Es
Terkadang, pasangan utama dalam sebuah drama bisa terlupakan oleh pasangan lainnya, tetapi hal itu tidak terjadi di sini. Masa lalu Tian Yao mungkin membuatnya menjadi dingin dan waspada untuk tidak pernah lagi mempercayai orang lain, namun ia tetap menjadi Naga Roh yang pada dasarnya melindungi rakyatnya.
Di sisi lain, Yan Hui tidak pernah membiarkan orang lain memberitahunya apa yang harus dilakukannya. Ia selalu mengikuti apa yang dia anggap benar, meski harus melawan segala yang diajarkan sebelumnya.
Bersama-sama, mereka membentuk pasangan yang tidak mungkin namun tangguh, terutama ketika mereka belajar saling percaya dan berkomunikasi.
Komunikasi yang Mengikat
Ya, mereka berkomunikasi. Terlihat tidak mungkin dalam drama xianxia, tetapi hal itu terjadi dalam drama ini! Meskipun masih kasar dan cenderung menjelaskan sesuatu setelah tindakan dilakukan, Tian Yao secara mengejutkan terbuka tentang apa yang terjadi saat berkaitan dengan Yan Hui.
Upayanya untuk lebih komunikatif menciptakan kepercayaan yang kuat antara mereka berdua, menjadikan ikatan mereka sangat menyenangkan untuk disaksikan saat berkembang menjadi sesuatu yang lebih.
Pesan Moral
Namun, yang membuat Back from the Brink begitu istimewa adalah kebermaknaannya. Drama ini benar-benar terasa seperti petualangan fantasi zaman dulu, dengan rintangan yang terasa orisinal daripada diulang-ulang sebanyak 100 kali.
Drama ini memiliki karakter yang memikat, pemeran pendukung yang menarik, dan momen-momen klimaks yang membuat hati berdesir kepuasan.
Tentu saja ada cinta di dalamnya, tetapi juga persahabatan, rasa saling menghormati, petualangan, dan yang terpenting, harapan. Judulnya sendiri menjadi bukti: ini adalah kisah tentang penyembuhan terlebih dahulu, dan Back from the Brink melakukannya dengan sempurna.
Terakhir, pembukaan drama ini sudah terlihat istimewa. Ia memiliki visual yang memukau, dan suara Zhou Shen yang tumbuh secara bertahap hingga mencapai klimaks yang menggetarkan. Soundtrack lainnya juga menampilkan nama-nama seperti penyanyi pop Liu Yu Ning atau bahkan Hou Ming Hao sendiri. Anda dapat mengharapkan lagu-lagu yang hebat! (ret/hdl)










