Jakarta (pilar.id) – Sebut nama Prof Józef Zwierzycki. Geolog yang berkarya di Nusantara dalam dekade pertama abad 20. Nama yang diam-diam menginspirasi dan memotivasi anak muda, agar bekerja lebih giat dalam pendidikan mereka.
“Biografi Professor Zwierzycki membuktikan bagaimana pentingnya keingintahuan, keterbukaan dan juga keberanian. Cerita Professor Zwierzycki dapat juga dipandang bagaimana kekuatan kebijaksanaan, ilmu pengetahuan, dan kepercayaan serta patriotisme,” jelas ujar Duta Besar Polandia untuk Indonesia, Beata Stoczynska, di tengah peluncuran buku komik ‘Józef Zwierzcyki, Ahli Geologi Kepulauan Indonesia dan Negeri Polandia’, di Jakarta, Rabu (19/1/2022).
Bagi Stoczynska, dewasa ini, nilai-nilai tersebut sangatlah penting. “Saya dengan bangga mempersembahkan kisah hidup beliau kepada masyarakat Indonesia,” tukasnya.
Stoczynska kemudian bicara panjang tentang pentingnya sejarah bagi masyarakat Polandia dan Indonesia. Selama empat tahun menjadi Duta Besar Polandia di Indonesia, ia melihat beberapa kesamaan antara semangat, dinamika, dan kemandirian dari masyarakat Polandia dan Indonesia.
“Saya sangat percaya bahwa para generasi muda kita membutuhkan inspirasi dan motiviasi, sebagaimana yang dibutuhkan oleh para generasi sebelumnya,” ujar Stoczynska.
Tahun 2021, lanjutnya, jadi perayaan 60 tahun wafatnya Profesor Józef Zwierzycki. Meski demikian, biografi Professor Zwierzycki masih belum banyak dikenal di Indonesia.
Maka dari itu, Kedutaan Besar Republik Polandia di Jakarta memutuskan untuk menerbitkan sebuah buku komik dalam Bahasa Indonesia yang menceritakan kisah hidup yang luar biasa seorang ilmuwan.
Prof. Zwierzycki berkontribusi dalam membuat peta geologi pertama Kepulauan Indonesia dan secara signifikan pula membantu penemuan sumber daya alam penting seperti, minyak, gas dan deposit tambang lainnya.
Lebih lanjut, beliau juga mengajar calon geolog Indonesia yang menimba ilmu di Institut Teknologi Bandung.
“Saya percaya bahwa biografi Professor Zwierzycki menjadi satu alasan untuk peningkatan kerja sama universitas dan politeknik Polandia dengan Institut Teknologi Bandung di mana Prof. Zwierzycki dulu pernah mengajar,” ujar tutup Stoczynska. (usm/hdl/antara)

