Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Drama 5 Gol di Atlanta: Comeback Epik Argentina Tekuk Mesir, Segel Tiket Perempat Final Piala Dunia
  • Chandra Asri ASPIRE 2026 Dibuka, Graduate Development Program Siapkan Talenta Muda Jadi Pemimpin Masa Depan
  • Danamon Perkuat Ekosistem Startup Indonesia-Jepang Lewat Business Matching Fair 2026 dan MUIP Garuda Fund
  • Satu Dekade Berkarya, Christabel Annora Siap Gelar Intimate Showcase Dua Sesi di Kota Batu
  • BCA Berbagi Ilmu Sambangi UMP, Siapkan Ratusan Mahasiswa Hadapi Tantangan Dunia Kerja
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Budaya»Menapak Jejak Pabrik Gamelan Berusia 200 Tahun di Bogor

Menapak Jejak Pabrik Gamelan Berusia 200 Tahun di Bogor

Budaya Achmat D23 Mei 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Salah satu set gamelan yang diproduksi oleh Gong Factory, pabrik gamelan berusia 200 tahun yang ada di Bogor. (Foto: Achmad/ist)

Jakarta (pilar.id) – Dahulu kala, gamelan tidak hanya sekadar alat musik. Bahkan, gamelan dianggap sebagai pusaka. Maka tak heran, proses pembuatannya pun tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang.

Namun, seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, hal-hal yang berbau mistis tersebut mulai tidak terdengar lagi. Semua proses pembuatan alat-alat berbahan besi atau perunggu dilakukan dengan menggunakan mesin yang canggih.

“Mungkin kalau dulu, apa yang dikatakan itu benar. Jadi banyak gamelan itu dianggap sebagai benda-benda pusaka,” ujar pemilik pabrik gamelan Gong Factory Krisna Hidayat kepada Pilar.id, di Bogor, Jawa Barat, Senin (23/5/2022).

Nah, bila Anda mengunjungi Kota Bogor, Jawa Barat, sempatkanlah untuk mengunjungi Gong Factory. Pabrik pembuat alat musik berbahan perunggu ini masih menggunakan cara-cara tradisional.

Gamelan buatan Gong Factory (Foto: Achmad/ist)

“Sekarang ini, karena sudah modern, jadi sedikit bergeser. Di mana, unsur magisnya itu sudah berkurang, ada yang tidak dipakai lagi,” kata Krisna.

Lokasi Gong Factory tidak jauh dari Istana Bogor, yang merupakan kediaman Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini. Pabrik gamelan ini diperkirakan sudah berusia 2 abad.

“Mulanya berdirinya pabrik gong ini cukup lama ya, diperkirakan sudah berumur sekitar 200 tahun,” kata Krisna.

Krisna sendiri merupakan generasi ketujuh. Ia harus berjuang keras mempertahankan pabrik gamelan berbahan perunggu yang hanya ada satu-satunya di Jawa Barat ini.

“Dari awal hingga sekarang pabrik ini turun temurun,” kata Krisna.

Di tengah pandemi Covid-19, Krisna mengaku mengalami kendala yang sangat besar. Bisa dibilang, selama pandemi berlangsung pabrik gamelan yang diberi nama Gong Factory ini mati suri.

Baca Juga  The Laras of Gamelan, Gambarkan Sejarah dan Filosofi Gamelan di Indonesia. 

“Bisa dibilang mati suri, karena harga baku naiknya sangat tinggi, sekitar 50 persen,” kata dia.

Deretan gamelan yang dibuat oleh Gong Factory dan terbuat dari perunggu. (Foto: Achmad/ist)

Sebelum pandemi, Gong Factory mampu membuat 2 set gamelan. Sementara, pada saat pandemi diakui Krisna sangat menurun drastis.

“Lalu kita juga sempat terbatas dalam beraktivitas, itu menjadi kendala pada saat pandemi,” kata dia.

Krisna bersyukur, kegiatan pabrik mulai berangsur membaik mulai 2022. Meskipun, belum pulih 100 persen normal seperti sebelum pandemi. “Tapi kita punya harapan besar di 2023 kembali normal,” harap Krisna.

Gong Factory memproduksi gamelan dan gong. Untuk gamelan biasanya pembeli membelinya satu set, sedangkan untuk gong dijual satuan. “Jadi kita memproduksi semua alat-alat tradisional yang terbuat dari bahan perunggu,” sambung Krisna.

Krisna menceritakan, proses pembuatan gamelan, biasanya menggunakan timah putih dengan kadar 99,9 persen. Lalu ada tembaga merah dengan kualitas super.

Kedua bahan tersebut dicampurkan dengan perbandingan 3:1. Tiga kilogram tembaga merah, dicampur dengan 1 kilogram timah putih hingga menjadi bahan perunggu. “Itu dasarnya,” tutur Krisna.

Gamelan karya Gong Factory terbuat dari perunggu dan siap untuk digunakan. (Foto: Achmad/ist)

Untuk metode pembuatannya, Gong Factory masih mempertahankan cara tradisional. Semua alat musik tersebut hanya ditempa atau tidak menggunakan mesin las dan cetak. “Kita full tempa, mempertahankan keasliannya,” sambung dia.

Pelanggan Gong Factory tentu saja para seniman yang berkecimpung dalam seni pertunjukan musik dan wayang hingga pejabat negara. Mereka antara lain, Mpok Nory, Diki Chandra, Asep Sunandar, Haji Bokir, Malih. Termasuk Menteri Tenaga Kerja periode 1983–1988 Sudomo, dan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto.

Baca Juga  Buah Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat, Unesco Tetapkan Gamelan Sebagai WBTb

Sebelum pandemi, Gong Factory juga kerap mengekspor gamelan ke berbagai negara, seperti Amerika Serikat, hingga Eropa. Namun, permintaan dari luar negeri juga mengalami penurunan seiring merebaknya pandemi di berbagai belahan dunia.

“Tapi sejak pandemi off untuk luar negeri,” kata dia.

Untuk harga gamelan sangat bervariasi tergantung pada permintaan pelanggan yang berasal dari berbagai daerah. Masing-masing daerah mempunyai pakem tersendiri dalam menentukan spesifikasi gamelan yang mereka butuhkan.

Sebagai contoh, 1 set gamelan Sunda, biasanya harganya sekira Rp80 juta, sedangkan untuk 1 set gamelan gambang kromong harganya bisa sampai Rp100 juta.

“Yang paling mahal itu gamelan Jawa bisa sampai Rp250 juta per set-nya,” kata dia.

Untuk gong, harganya juga sangat bervariatif tergangung pada ukuran kecil atau besar. Ukuran gong menentukan bahan baku yang dibutuhkan. Harganya biasanya berkisar dari Rp1,5 juta hingga Rp19 juta.

“Rp19 juta itu yang paling besar, untuk ukuran sekitar 80cm,” kata Krisna.

Krisna berharap, pemerintah ikut membantu mempertahankan warisan budaya ini. Terutama, pemerintah diharapkan dapat mengendalikan bahan baku yang bisa dibilang tertinggi dalam sejarah pergamelan.

“Sekarang mengingak Rp730 ribu per kilo, itu sangat-sangat memberatkan,” kata Krisna.

Selain itu, dari sisi penjualan pemerintah diharapkan bisa membantu promosi atau memberikan kemudahan dalam pengiriman gamelan. (ach/fat)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
gamelan Gong Factory Pabrik Gamelan

Berita Lainnya

Komunitas Bodro Sewu berdiri sebagai wadah untuk mempertahankan seni budaya Jawa, baik gamelan, menari, hingga perawatan batik kuno

Bodro Sewu Gelar Festival Gamelan untuk Peringati Penetapan Warisan Budaya Dunia UNESCO

10 Desember 2023

Jaga Seni Tradisional, Ganjar Sumbang Gamelan untuk Warga Desa Pagergunung

30 Juni 2022

The Laras of Gamelan, Gambarkan Sejarah dan Filosofi Gamelan di Indonesia. 

5 Februari 2022

Buah Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat, Unesco Tetapkan Gamelan Sebagai WBTb

16 Desember 2021
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Lionel Messi usai laga Argentina lawan Mesir. Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir 3-2 berkat gol penentu Enzo Fernández

Drama 5 Gol di Atlanta: Comeback Epik Argentina Tekuk Mesir, Segel Tiket Perempat Final Piala Dunia

8 Juli 2026
Christabel Annora

Satu Dekade Berkarya, Christabel Annora Siap Gelar Intimate Showcase Dua Sesi di Kota Batu

7 Juli 2026
Indonesia mencatat sejarah di Gardens by the Bay Singapura lewat Orchid Extravaganza yang menghadirkan lebih dari 30 instalasi seni budaya Nusantara.

Indonesia Torehkan Sejarah di Gardens by the Bay, Orchid Extravaganza Tampilkan 30 Instalasi Seni Nusantara

6 Juli 2026
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

PMI Manufaktur RI Juni 2026 Anjlok ke 46,9, Prof Didik J Rachbini: Industri Nasional Masuk Zona Merah

5 Juli 2026
Kylian Mbappe (sumber foto: facebook @equipedefrance)

Piala Dunia 2026: Prancis Siap Tempur Full Team Lawan Paraguay, Kylian Mbappe Kejar Rekor Gol Lionel Messi

4 Juli 2026
Berita Lainnya
Lionel Messi usai laga Argentina lawan Mesir. Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir 3-2 berkat gol penentu Enzo Fernández

Drama 5 Gol di Atlanta: Comeback Epik Argentina Tekuk Mesir, Segel Tiket Perempat Final Piala Dunia

8 Juli 2026
Chandra Asri membuka pendaftaran ASPIRE 2026 Graduate Development Program bagi fresh graduate dan profesional muda hingga 3 Agustus 2026.

Chandra Asri ASPIRE 2026 Dibuka, Graduate Development Program Siapkan Talenta Muda Jadi Pemimpin Masa Depan

7 Juli 2026
Danamon memperkuat kolaborasi startup Indonesia-Jepang melalui Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026 dan dukungan investasi MUIP Garuda Fund.

Danamon Perkuat Ekosistem Startup Indonesia-Jepang Lewat Business Matching Fair 2026 dan MUIP Garuda Fund

7 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.