Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Gaya Hidup»Teknologi»Menghapus Stalkerware di Ponsel, Mulai dari Identifikasi Aplikasi Mencurigakan

Menghapus Stalkerware di Ponsel, Mulai dari Identifikasi Aplikasi Mencurigakan

Teknologi Hendro D. Laksono19 Maret 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Stalkerware
Stalkerware dapat diunduh dan dipasang dengan mudah oleh siapa saja yang memiliki koneksi Internet dan akses fisik ke smartphone (foto: Franck, unsplash)

Jakarta (pilar.id) – Minggu lalu, Kaspersky merilis laporan The State of Stalkerware 2022. Ini merupakan laporan tahunan yang disusun sebagai kontribusi untuk pemahaman yang lebih baik tentang berapa banyak orang di dunia yang terpengaruh oleh penguntitan digital.

Di luar ancaman aplikasi dan malware pencuri data, kita tiba-tiba dikenalkan dengan Stalkerware, perangkat lunak yang tersedia secara komersial yang dapat diinstal secara terpisah pada perangkat smartphone. Perangkat ini memungkinkan pelaku memantau kehidupan pribadi seseorang tanpa sepengetahuan mereka.

Ironisnya, Stalkerware dapat diunduh dan dipasang dengan mudah oleh siapa saja yang memiliki koneksi Internet dan akses fisik ke smartphone.

Hasilnya, di tahun 2022, menurut Kaspersky, ada 29.312 individu di seluruh dunia terkena dampak dari Stalkerware. Data ini diperoleh dari pengguna Kaspersky. Sehingga ada asumsi, jumlah yang terpengaruh sebetulnya jauh lebih besar.

Data Kaspersky juga mengungkapkan proliferasi stalkerware yang stabil selama 12 bulan di tahun 2022. Rata-rata, 3333 pengguna baru terpengaruh oleh stalkerware.

Jaringan Keamanan Kaspersky mencatat, Stalkerware paling sering digunakan di Rusia, Brasil, dan India. Sayangnya, perkembangan ini kemudian tumbuh jadi fenomena global di Jerman, Italia, Prancis, hingga Amerika Serikat dan Federasi Rusia.

Berkenalan dengan Si Stalker

Stalkerware (juga dikenal sebagai spouseware atau spyware) adalah jenis perangkat lunak mata-mata yang biasanya dipasang secara diam-diam di perangkat seseorang tanpa izin atau pengetahuan mereka.

Tujuan utama stalkerware adalah untuk mengumpulkan informasi pribadi dari korban, seperti lokasi, pesan teks, panggilan, email, dan aktivitas online lainnya. Stalkerware biasanya digunakan oleh orang-orang yang ingin memantau aktivitas pasangan atau mantan mereka tanpa sepengetahuan mereka.

Baca Juga  Motorola Edge 40 Pro, Smartphone Pertama dengan OS Android 13

Stalkerware seringkali diinstal di perangkat seseorang melalui unduhan yang tidak sah atau dengan memanfaatkan kerentanan dalam sistem operasi perangkat tersebut. Stalkerware juga dapat diinstal melalui tautan phishing atau pesan teks yang menyesatkan. Setelah terinstal, stalkerware biasanya berjalan dalam mode tersembunyi dan sulit dideteksi oleh korban.

Penggunaan stalkerware secara ilegal dan tanpa izin dapat melanggar hukum dan hak privasi seseorang. Oleh karena itu, perangkat lunak ini sangat tidak dianjurkan untuk digunakan.

Stalkerware di Google Play Store?

Beruntung, Google Play Store memiliki kebijakan yang ketat terhadap aplikasi yang melanggar privasi dan keamanan pengguna, termasuk Stalkerware.

Oleh karena itu, Google secara aktif memantau dan menghapus aplikasi yang dapat dianggap sebagai Stalkerware dari platform mereka.

Namun, masih ada kemungkinan aplikasi Stalkerware bisa ditemukan di Google Play Store. Beberapa pelaku yang tidak bertanggung jawab mungkin mencoba memperkenalkan perangkat lunak mata-mata dengan menyamarkan fungsinya atau menyebarkan aplikasi melalui unduhan yang tidak sah.

Lantas bagaimana cara menghapus Stalkerware dari ponsel kita? Menghapus Stalkerware dari ponsel Anda dapat menjadi proses yang rumit karena Stalkerware dirancang untuk beroperasi secara tersembunyi di latar belakang, sehingga pengguna seringkali tidak menyadari keberadaannya.

Oleh karena itu, jika Anda merasa bahwa ponsel Anda telah terinfeksi Stalkerware, sebaiknya segera mengambil tindakan yang tepat.

Identifikasi aplikasi yang mencurigakan. Periksa daftar aplikasi yang terpasang di ponsel Anda dan cari aplikasi yang tidak dikenal atau mencurigakan. Beberapa Stalkerware mungkin disembunyikan dengan nama aplikasi yang berbeda atau dengan menggunakan ikon aplikasi yang tersembunyi.

Baca Juga  Pakar Keamanan Siber Minta Pemerintah Lebih Transparan dalam Penanganan Kebocoran Data

Nonaktifkan perangkat administrator. Beberapa Stalkerware dapat mengambil kendali atas perangkat Anda dengan cara membuat dirinya sendiri sebagai administrator perangkat. Untuk menghapus Stalkerware, Anda perlu mencabut hak administrator dari aplikasi tersebut. Anda dapat melakukannya dengan pergi ke Pengaturan > Keamanan > Administrator perangkat, dan kemudian menonaktifkan hak administrator untuk aplikasi yang mencurigakan.

Hapus aplikasi yang mencurigakan. Setelah Anda menemukan aplikasi yang mencurigakan, hapus aplikasi tersebut dari ponsel Anda. Jika aplikasi itu tidak bisa dihapus, cobalah untuk menonaktifkannya atau mematikan perangkat sejenak untuk kemudian mencoba kembali menghapus aplikasi.

Perbarui perangkat lunak. Stalkerware dapat memanfaatkan kerentanan dalam sistem operasi ponsel Anda untuk memasang dirinya sendiri atau untuk mengambil alih kontrol ponsel Anda. Oleh karena itu, selalu perbarui perangkat lunak ponsel Anda dengan versi terbaru untuk mengurangi risiko terkena serangan.

Gunakan aplikasi keamanan atau antivirus terpercaya untuk memindai ponsel Anda dan memeriksa adanya Stalkerware atau perangkat lunak berbahaya lainnya.

Jika Anda masih kesulitan dalam menghapus Stalkerware dari ponsel Anda, sebaiknya Anda meminta bantuan dari ahli keamanan cyber yang terlatih. (hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Android aplikasi spyware (aplikasi pengintai) Cyber Security Google Play Store Kaspersky

Berita Lainnya

Ilustrasi Google. (Foto: unsplahs)

Google Umumkan Serangan Zero-Day di Android, Samsung Didesak Percepat Pembaruan Keamanan

8 Desember 2025
cyber security

Saat Cloudflare, Azure, hingga AWS Terganggu: Ancaman Baru bagi Infrastruktur Internet Global

19 November 2025
Logo Microsoft di gedung perkantoran (foto: Salvatore De Lellis, pexels)

Azure Diserang DDoS 15,7 Tbps: Botnet Aisuru Gunakan 500 Ribu Alamat IP dalam Serangan Raksasa

18 November 2025
Founder & Group CEO VIDA, Niki Luhur (kanan) saat menjelaskan solusi yang dapat diberikan VIDA untuk mencegah penipuan fraud generated AI

VIDA Perkuat Keamanan Digital Indonesia dengan Autentikasi Wajah Berbasis AI di FEKDI–IFSE 2025

7 November 2025
Galaxy XR, jalan membuka dimensi baru (foto: Dok Samsung)

Samsung Perkenalkan Galaxy XR: Headset Android XR Pertama dengan Teknologi AI dan Layar Tak Terbatas

30 Oktober 2025
Ilustrasi wanita sedang berinternet dengan laptop (foto: Pavel D, pexels)

Riset Kaspersky: 73 Persen Wisatawan Gunakan AI untuk Hemat Waktu, Isu Keamanan Data Masih Tinggi

10 Oktober 2025
Logo Microsoft di gedung perkantoran (foto: Salvatore De Lellis, pexels)

Tiongkok Bantah Terlibat Serangan Siber terhadap Server SharePoint Microsoft

23 Juli 2025
Agentic AI membawa era baru keamanan siber dengan kemampuan deteksi ancaman real-time dan perlindungan data melalui inovasi dari NVIDIA dan mitranya.

Agentic AI Membawa Lompatan Besar dalam Dunia Keamanan Siber

29 April 2025
Dr Maryamah S Kom, dosen Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin UNAIR

Indonesia Rentan Jadi Target Serangan Siber, Pakar: Kesadaran Digital Masih Rendah

20 Maret 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.