Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Pilar Wanita»Moms Tak Perlu Panik, Lebih dari 80 persen Ibu Menyusui Pernah Alami Krisis Laktasi

Moms Tak Perlu Panik, Lebih dari 80 persen Ibu Menyusui Pernah Alami Krisis Laktasi

Pilar Wanita Putri Yuniarti7 Januari 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Jakarta (pilar.id) – Riset membuktikan, lebih dari 80 persen ibu yang menyusui bayinya, menghadapi krisis laktasi. Ini adalah periode terberat yang dialami para ibu, sebeb mereka melihat kejengkelan, tangisan dan rasa kecewa yang terlihat dari anak mereka.

Lebih parahnya ibu bisa menyalahkan dirinya sendiri atas kejadian ini yang nantinya dapat berdampak buruk bagi ibu dan anak itu sendiri.

Tapi jangan buru-buru frustasi. Berikut pengertian krisis laktasi dan tips melewati masa krisis laktasi.

Apa itu krisis laktasi?

Para ibu harus tahu krisis laktasi adalah periode waktu ketika bayi tampaknya tidak senang dengan ASI ibu. Bayi sudah makan banyak namun masih terlihat lapar. Dampaknya biasanya terlihat dari berat badannya yang tidak naik dan sering menangis. Produksi ASI yang menurun bisa karena ibu merasa banyak tekanan dan stres. Banyak pula yang merasa para ibu gagal menjadi seorang ibu.

Mengapa krisis laktasi terjadi?

Anak bayi selalu membutuhkan lebih banyak susu. Kemampuan mengisapnya juga berkembang seiring berjalannya waktu, sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mereka makan. Saat kondisi psikogis dan asupan makanan bergizi kurang akhirnya produksi susu menjadi sedikit sehingga tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan si bayi.

Kapan itu terjadi?

Krisis laktasi bisa terjadi pada jenjang umur yang berbeda-beda. Bisa terjadi sekitar 5 kali dalam tahun pertama anak. Itu karena krisis laktasi juga berpengaruh pada masa pertumbuhan anak. Perkiraan waktunya antara 1- 3 minggu masa hidup anak, 6 minggu, 3 bulan, 6 bulan dan 9 bulan.

Baca Juga  AIMI: Ukuran Payudara Tak Pengaruhi Jumlah Produksi ASI

Bagaimana cara mengatasi krisis laktasi?

Hal pertama yang terlintas dalam pikiran ibu adalah memberi makan pengganti bayi dengan susu formula. Namun, hal ini harusnya dihindari karena dapat menyebabkan penurunan produksi ASI lebih parah dari sebelumnya.

Cobalah untuk beristirahatlah lebih dari pekerjaan rumah, ceritakan masalah ibu kepada orang terdekat dan berusahalah tetap bersama anak dengan perasaan yang lebih tenang dan menyenangkan.

Pada kondisi ini jangan paksa anak untuk makan dan ikuti sesuai permintaan mereka. Lihatlah tanda-tanda ketika bayi lapar dan beri susu sebelum anak mulai menangis.

Untuk menghilangkan kebosanan pada anak, cobalah juga untuk mengubah posisi paling nyaman yang disukai oleh bayi kalian. Yakinkan hati para ibu bahwa krisis laktasi hanyalah sementara dan pasti akan hilang. Jangan sampai kehilangan kepercayaan diri sehingga membuat produksi ASI semakin memburuk.

Perasaan disayang sekitar serta perhatian lebih adalah kunci agar para ibu tidak merasa gagal menjadi seorang ibu. Jangan ragu minta bantuan ke suami atau orang terdekat moms! (put)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
ASI

Berita Lainnya

Prof. dr. Badriul Hegar, Sp.A(K), Ph.D, Pakar Gastrohepatologi

Saat Anak punya Masalah Makan, Ini yang Wajib Diperhatikan

9 Agustus 2023

SKM bukan Pengganti ASI, Ahli Gizi: Picu Risiko Diabetes dan Stunting pada Anak!

4 Agustus 2023

AIMI: Ukuran Payudara Tak Pengaruhi Jumlah Produksi ASI

29 September 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.