Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Berburu Promo Tiket Murah di Travel Fair? Waspadai 3 Hal Penting Ini Agar Tidak Buntung
  • Edukasi Perimenopause Primaya Hospital: Kunci Perempuan Tetap Sehat dan Produktif di Usia 40-an
  • Hari Anak Nasional 2026: Baby Happy Perluas Gerakan Anti Ruam Sasar 50 Ribu Ibu dan Bayi
  • Universitas Paramadina dan Komisi X DPR RI Bahas Transformasi Pendidikan Nasional di Era AI
  • Gubernur Khofifah Lesehan Bareng Ribuan Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 di Grahadi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Gaya Hidup»Kesehatan»Perempuan Lebih Berisiko Alami Autoimun, Kasus di Indonesia Tembus 2,5 Juta Penderita

Perempuan Lebih Berisiko Alami Autoimun, Kasus di Indonesia Tembus 2,5 Juta Penderita

Kesehatan Retno Wulandari11 Desember 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
dr. Syahrizal, Sp.PD, Subsp.A.I (K), D, Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Alergi Imunologi (Autoimmune) Primaya Hospital Bekasi Barat.
dr. Syahrizal, Sp.PD, Subsp.A.I (K), D, Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Alergi Imunologi (Autoimmune) Primaya Hospital Bekasi Barat.

Jakarta (pilar.id) — Penyakit autoimun kembali menjadi perhatian karena jumlah kasusnya terus meningkat secara global. Di Indonesia, data Kementerian Kesehatan RI mencatat estimasi lebih dari 2,5 juta penduduk hidup dengan kondisi tersebut. Penyakit ini muncul ketika sistem kekebalan tubuh justru menyerang sel dan jaringan sehat.

Hingga kini, lebih dari 100 jenis penyakit autoimun telah teridentifikasi. Sebagian menyerang organ tertentu, sementara lainnya bersifat sistemik dan memengaruhi banyak bagian tubuh seperti kulit, paru-paru, sendi, usus, saraf, hingga kelenjar tiroid.

Faktor Risiko dan Penyebab

Penyakit autoimun dipengaruhi berbagai faktor yang saling berkaitan, mulai dari genetik, lingkungan, hingga kondisi biologis seseorang. Risiko yang lebih tinggi ditemukan pada perempuan usia produktif, terutama mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit serupa.

Selain faktor keturunan, kondisi seperti infeksi berkepanjangan, stres kronis, ketidakseimbangan hormon, paparan polusi atau bahan kimia termasuk asap rokok, serta pola hidup tidak sehat dapat meningkatkan peluang terjadinya peradangan dan gangguan sistem imun.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Manifestasi penyakit autoimun bervariasi tergantung organ yang terdampak. Namun beberapa gejala umum yang sering muncul meliputi kelelahan berat, nyeri dan bengkak sendi, ruam kulit atau sensitivitas cahaya, gangguan pencernaan berulang, serta demam tanpa penyebab jelas.

dr. Syahrizal menekankan pentingnya mengenali gejala sejak dini karena banyak pasien datang dalam kondisi kronis. Ia menyebutkan bahwa proses diagnosis memerlukan serangkaian evaluasi mulai dari riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik, hingga tes laboratorium.

Baca Juga  Bola-balik ke RS, Isyana Sarasvati Dikabarkan Menderita Autoimun!

Perempuan Tercatat sebagai Kelompok Paling Rentan

Menurut penjelasan dr. Syahrizal, perempuan usia 15–44 tahun merupakan kelompok yang paling sering didiagnosis autoimun. Data Global Autoimmune Institute tahun 2024 menunjukkan bahwa sekitar 78 persen penderita autoimun adalah perempuan. Faktor seperti perbedaan biologis, keberadaan kromosom X tambahan, serta fluktuasi hormon—khususnya estrogen—diyakini berkontribusi pada meningkatnya kerentanan.

Jika tidak dikendalikan, autoimun dapat memicu komplikasi serius, termasuk kerusakan organ permanen, peningkatan risiko penyakit jantung, hingga gangguan kehamilan seperti keguguran. Dampak psikologis seperti kecemasan dan depresi juga kerap dialami pasien.

Penanganan dan Pendekatan Terapi

Setelah diagnosis ditegakkan, penanganan diberikan berdasarkan jenis penyakit, tingkat keparahan, dan kondisi kesehatan secara keseluruhan. Terapi dapat mencakup pengaturan pola makan, pemberian obat antiinflamasi, imunoterapi, hingga prosedur plasma exchange untuk kasus tertentu.

Pendekatan pengelolaan autoimun juga menekankan perubahan gaya hidup seperti tidur cukup, olahraga teratur, manajemen stres, serta kepatuhan terhadap terapi. Dukungan psikologis dan edukasi keluarga berperan besar mengingat sifat penyakit yang kronis.

Layanan Khusus Autoimun

Primaya Hospital Bekasi Barat kini menyediakan Klinik Autoimun yang menawarkan layanan skrining, diagnosis, hingga terapi komprehensif. Berbagai jenis penyakit autoimun seperti Rheumatoid Arthritis, Lupus (SLE), Multiple Sclerosis, Psoriasis, Sjogren’s Syndrome, Graves, Hashimoto, hingga Spondilitis Ankilosa ditangani melalui fasilitas imunoterapi, tes alergi, plasma exchange, pemeriksaan laboratorium, serta konseling untuk pasien dan keluarga.

Baca Juga  Selain Isyana Sarasvati, Berikut Artis Indonesia yang Menderita Autoimun

Autoimun dapat mengenai siapa saja, namun risiko tertinggi berada pada perempuan di usia produktif. Masyarakat diimbau segera berkonsultasi bila mengalami gejala berkepanjangan agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif. (ret/hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Autoimun

Berita Lainnya

Qory Sandioriva (foto: instagram @qorysandioriva)

Selain Isyana Sarasvati, Berikut Artis Indonesia yang Menderita Autoimun

25 April 2023
Unggahan di Isyana Sarasvati instagram (foto: instagram @isyanasarasvati)

Bola-balik ke RS, Isyana Sarasvati Dikabarkan Menderita Autoimun!

22 April 2023
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Head of Travel Management & Direct Retail PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Indonesia), Maria Susana

Berburu Promo Tiket Murah di Travel Fair? Waspadai 3 Hal Penting Ini Agar Tidak Buntung

20 Juli 2026
Primaya Hospital gelar seminar edukasi perimenopause. Pahami perubahan hormon, gejala fisik, hingga perawatan medis bagi perempuan usia 40 tahun ke atas.

Edukasi Perimenopause Primaya Hospital: Kunci Perempuan Tetap Sehat dan Produktif di Usia 40-an

20 Juli 2026
Menyambut Hari Anak Nasional 2026, Baby Happy gelar Gerakan Anti Ruam di 10 kota untuk lindungi skin barrier bayi demi tumbuh kembang optimal.

Hari Anak Nasional 2026: Baby Happy Perluas Gerakan Anti Ruam Sasar 50 Ribu Ibu dan Bayi

20 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.