Yogyakarta (pilar.id) – Ratusan penonton yang didominasi anak-anak dibuat terkesima dengan film Siapa Takut yang diputar di Outdoor Area Jogja National Museum (JNM), Selasa (20/12/2022).
Film bergenre thriller ini, diproduksi FlipFlop TV sebuah pratform streaming yang berfokus terhadap karya anak bangsa.
“Fokus kami mewadahi ruang kreasi para kreator utamanya pada karya-karya lokal dengan menyajikan sebuah program hiburan yang mengedepankan budaya dan nilai-nilai lokal serta spirit Nusantara,” jelas Direktur FlipFlop TV, Ricardo Tobing, saat launching FlipFlop TV, Selasa (20/12/2022).
Dibuat sejak Maret 2020, kata Ricardo tayangan program anak-anak dan remaja yang edukatif serta berkualitas menjadi perhatiannya. Terlebih, mengingat riwayat perkembangan media hiburan pada 2-3 dekade lalu di Indonesia.
“Salah satunya ditayangkan hari ini, ada serial Siapa Takut disutradarai oleh Assad Amar yang sudah dapat diakses melalui aplikasi mobile FlipFlop TV,” tambahnya.

Ricardo menceritakan, serial Siapa Takut ini berkisah tentang kerja sama lima orang anak penghuni panti asuhan untuk memecahkan misteri kemunculan teror hantu di Desa Sumber Asih yang diperankan Aqila Herby, Bimasena, Fairel, Sherly, Messi, serta Kinaryosi.
“Sebagai tempat lahir dan gudangnya para seniman, Kota Yogyakarta sengaja kami pilih untuk memulai perjalanan kami. Apalagi, Yogyakarta melekat sekali dengan budaya dan kearifan lokalnya,” terangnya.
Menurutnya, kreator film di Indonesia memiliki potensi yang luar biasa. Sayangnya, dukungan platform untuk menjadi ruang berkembang masih minim, sehingga kehadiran FlipFlop TV ini diharapkan dapat menjawab keresahan tersebut.
“Kami sangat terbuka bagi para sineas muda yang memiliki ide dan gagasan kreatif. Kami bisa mendukung produksi mereka dan kerja sama untuk memutar di platform kami, tentunya sesuai ketentuan dan kurasi yang telah ditetapkan,” paparnya.
Ricardo menyebut, lebih dari 3 ribu penonton dengan koleksi 23 film dan series originial telah mengakses FlipFlop TV. Selain itu, tidak ada batasan usia pada target penonton dan terbuka untuk semua kalangan. Pihaknya pun telah menargetkan akan ada 20 karya baru pada 2023 mendatang. (riz/hdl)









