Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Kemenkes Minta Publik Tak Stigma ODHIV, Peningkatan Temuan Kasus Hasil Deteksi Dini
  • Pemerintah Berlakukan Bea Masuk 0 Persen untuk Industri MRO dan Petrokimia Lewat PMK Nomor 50 Tahun 2026
  • Bank Jatim dan Bank NTT Perkuat Sinergi BPD Lewat Kerja Sama Remitansi Internasional untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan
  • Rano Karno Resmikan Open Top Tour Jakarta Batavia dan Uji Coba Open Dining, Perkuat Wisata Kota Tua
  • Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV di Parkir Makam Keputih, Tarif Maksimal Rp5.000 Kini Diawasi Ketat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Semangat dan Kearifan Lokal dalam Ubud Writers and Readers Festival Kembali Digelar

Semangat dan Kearifan Lokal dalam Ubud Writers and Readers Festival Kembali Digelar

Peristiwa Hendro D. Laksono26 Mei 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Goenawan Mohammad
Goenawan Mohammad

Denpasar (pilar.id) – Ubud Writers & Readers Festival (UWRF), festival sastra terkemuka di Asia Tenggara, kembali akan digelar oleh Yayasan Mudra Swari Saraswati.

Festival yang diadakan sekaligus untuk memperingati 20 tahun berlangsungnya UWRF ini akan berlangsung dari tanggal 18 hingga 22 Oktober 2023 mendatang.

Sejak pertama diselenggarakan, UWRF telah menjadi forum penting bagi penulis dan pembaca untuk berbagi kisah dan terlibat dalam percakapan yang bermakna.

Untuk memperingati prestasi ini, tema festival tahun ini adalah Atita, Wartamana, Anagata: Masa Lalu, Masa Kini, dan Masa Depan.

Tema ini terinspirasi oleh konsep kearifan lokal Bali Tri Semaya, yang menggambarkan pandangan filosofis orang Bali tentang waktu sebagai sesuatu yang bersifat non-linear, sirkular, dan kolektif.

Konsep ini mencerminkan pandangan bahwa masa lalu, masa kini, dan masa depan tidak terpisah satu sama lain, melainkan berlangsung secara bersamaan. Konsep ini menggugah representasi metafisik yang melampaui kehidupan individu.

Konsep ini menekankan pentingnya keseimbangan dan keselarasan, serta mengikat takdir manusia melintasi batasan waktu dan ruang.

Pandangan ini mendorong kita untuk melampaui individualisme dan memikirkan cara untuk saling peduli sebagai umat manusia dari generasi ke generasi.

Tema ini akan diwujudkan melalui serangkaian program menarik yang menjadi wadah bagi dialog dan pertukaran kreatif dan intelektual. Program-program ini akan mencakup sejarah pribadi dan kolektif, pembaruan spiritual, serta konteks sosial, lingkungan, ekonomi, dan politik global saat ini.

UWRF akan kembali menghadirkan penulis, seniman, intelektual, cendekiawan, dan pembicara yang akan berbagi pandangan mereka tentang sejarah, isu-isu terkini, dan masa depan dunia.

Festival ini juga akan menghormati mereka yang telah berkontribusi dalam membangun dan memelihara dunia sastra, mendukung pengembangan sastra Indonesia dan global, serta meningkatkan minat baca dan literasi.

Pendiri dan direktur UWRF, Janet DeNeefe, mengatakan, “Penting bagi kami untuk memastikan bahwa program tahun 2023 mencerminkan perjalanan kami selama 20 tahun terakhir sebagai perayaan seni dan komunitas kreatif yang terus berkembang. Ini juga saat yang tepat bagi festival ini untuk merenungkan pencapaian kami dan arah yang akan kami tuju dalam 20 tahun mendatang.”

UWRF pertama kali diselenggarakan pada tahun 2002 sebagai respons terhadap serangan bom Bali pertama, dengan moto pena lebih tajam daripada pedang.

Festival ini telah menghadapi berbagai tantangan sejak pendiriannya. Pada tahun 2020, sebagai respons terhadap pandemi COVID-19, UWRF mengadakan acara daring yang disebut Kembali 2020: A Rebuild Bali Festival, dan pada tahun 2021, festival ini menggabungkan acara daring dan luring di Ubud.

Melalui lensa kesusastraan, seni, aktivisme, dan wacana intelektual, UWRF mencatat dampak pandemi terhadap kehidupan manusia.

Program emerging writers UWRF yang diluncurkan pada tahun 2008 telah memberikan kontribusi penting bagi perkembangan sastra lokal. Banyak alumni program ini telah mencapai kesuksesan dalam dunia sastra setelah tampil di festival, dan beberapa karya mereka telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya.

Salah satu contoh suksesnya program ini adalah Norman Erikson Pasaribu, yang kumpulan puisi dan cerita pendeknya telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan mendapatkan pujian dari pembaca berbahasa Inggris.

Goenawan Mohammad

Memasuki pekan pertama Agustus 2023, festival ini membuka pendaftaran untuk seleksi emerging writers Festival tahun 2024. Penulis terpilih akan diumumkan pada Februari 2024, dan mereka semua akan mendapatkan kesempatan istimewa untuk mengikuti sebuah lokakarya penulisan sebelum tampil di Festival 2024.

Karya seni rupa pendamping tema festival 2023 digambar oleh Goenawan Mohamad. Seperti diketahui, GM, sebuatn akrab Goenawan Mohammad, adalah wartawan senior, penyair, dan esais terkemuka Indonesia.

Namanya tercatat sebagai pendiri Majalah Tempo, penulis tetap Catatan Pinggir, dan dikenal konsisten memperjuangkan kebebasan pers khususnya di masa pemerintahan Soeharto.

Di usianya yang ke-70, GM menemukan cara baru untuk berkarya. Yakni sebagai perupa yang mengkhususkan diri pada seni grafis.

Koleksi karya terbarunya menampilkan rangkaian intaglio dan litograf yang diilhami oleh dunia binatang. Untuk karya seni UWRF 2023, ia bekerjasama dengan Devto Printmaking Institute dan dibantu oleh cucunya, Adinda Hapsari, desainer grafis muda.

“Karya seni pesanan ini merupakan bentuk penghargaan terhadap karya saya,” ujar GM. “Selain itu, saya juga telah senantiasa mendukung UWRF sejak awal,” katanya.

GM pun menambahkan, dia memiliki proses kreatif yang intuitif. “Saya biasanya membiarkan diri saya terhubung dengan aspek besar dan kecil dunia, sebagaimana digambarkan dalam puisi kesayangan William Blake: ‘To see a World in a Grain of Sand / And a Heaven in a Wild Flower / Hold Infinity in the palm of your hand / And Eternity in an hour,” terangnya. (hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Goenawan Mohammad UWRF
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kemenkes mengajak masyarakat tidak memberi stigma kepada ODHIV. Peningkatan temuan kasus HIV di Sidoarjo disebut mencerminkan keberhasilan deteksi dini.

Kemenkes Minta Publik Tak Stigma ODHIV, Peningkatan Temuan Kasus Hasil Deteksi Dini

25 Juli 2026
Haryo Limanseto

Pemerintah Berlakukan Bea Masuk 0 Persen untuk Industri MRO dan Petrokimia Lewat PMK Nomor 50 Tahun 2026

25 Juli 2026
Bank Jatim dan Bank NTT menjalin kerja sama layanan remitansi internasional untuk memperluas akses keuangan, mendukung PMI, dan memperkuat sinergi BPD.

Bank Jatim dan Bank NTT Perkuat Sinergi BPD Lewat Kerja Sama Remitansi Internasional untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan

24 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.