Ponorogo (pilar.id) – Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, bersama Wakil Bupati (Wabup) Lisdyarita, melakukan peninjauan di Pasar Slahung Ponorogo pada Minggu (10/3/2024). Kegiatan ini dilaksanakan untuk memantau secara langsung ketersediaan dan harga komoditi pangan di beberapa pasar di wilayah Ponorogo.
“Berdasarkan pantauan kami, ketersediaan sembako (sembilan bahan pokok) dari Ramadan hingga Lebaran dipastikan aman,” ujar Bupati Sugiri. Selama peninjauan, Bupati Sugiri secara rinci menanyakan tentang harga dan stok beras, gula pasir, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, telur ayam, susu, bawang merah, bawang putih, gas elpiji, dan garam.
Bupati Sugiri mencatat bahwa harga beras, sebagai makanan pokok, tetap stabil di angka Rp 13.500 per kilogram dengan stok yang cukup melimpah. Meskipun demikian, terjadi kenaikan tipis pada harga telur ayam. Hal serupa juga terjadi pada harga daging ayam broiler. “Meskipun ada kenaikan awal Ramadan, harga daging dan ayam kampung tetap stabil. Masyarakat masih memiliki alternatif untuk memenuhi kebutuhan protein,” jelasnya.
Setelah meninjau Pasar Slahung, Bupati Sugiri, Wabup Lisdyarita, bersama Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkum) Ringga Dwi Heri Irawan serta satuan tugas (satgas) pangan, melanjutkan peninjauan ke Pasar Legi Serampung. Di pasar tradisional terbesar di Ponorogo tersebut, mereka menemukan kondisi yang sama, yaitu stok sembako aman dan harga stabil.
Bupati Sugiri mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying) atas bahan pokok. Beliau menjamin ketersediaan sembilan jenis bahan pokok sesuai Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 115/MPP/Kep/2/1998 selama Ramadan hingga Lebaran. Pemerintah secara ketat terus memantau ketersediaan stok pangan, distribusi, stabilitas harga, dan konsumsi. “Ketahanan pangan sudah menjadi isu nasional,” tambah Bupati Sugiri. (hdl)










