Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain
  • Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik
  • J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia
  • Pemerintah Ubah Strategi Berantas Judi Online, Tak Hanya Blokir Situs tetapi Putus Seluruh Ekosistemnya
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Ekonomi»Finance»Survei Manulife: Meningkatnya Biaya Kesehatan Tekan Keuangan Masyarakat Indonesia

Survei Manulife: Meningkatnya Biaya Kesehatan Tekan Keuangan Masyarakat Indonesia

Finance Hendro D. Laksono23 Agustus 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi sebuah keluarga mengenakan masker untuk melindungi diri dari gangguan kesehatan
Ilustrasi sebuah keluarga mengenakan masker untuk melindungi diri dari gangguan kesehatan

Jakarta (pilar.id) – Masyarakat Indonesia menghadapi tekanan finansial yang meningkat akibat lonjakan biaya perawatan kesehatan dan biaya hidup. Menurut survei Manulife Asia Care 2024, kondisi ini menurunkan kepercayaan diri mereka dalam mencapai kesejahteraan dan tujuan keuangan, terutama terkait persiapan masa pensiun dan kebutuhan medis mendesak.

Survei ini melibatkan 1.054 responden di Indonesia dan mengukur kesejahteraan fisik, mental, serta finansial melalui MyFuture Readiness Index. Hasilnya menunjukkan bahwa meski masyarakat Indonesia memiliki skor kesejahteraan yang diinginkan sebesar 89, hanya 81 persen yang merasa mampu mencapainya, mencerminkan rendahnya kepercayaan diri terhadap masa depan.

Kekhawatiran terbesar masyarakat adalah memburuknya kondisi kesehatan di usia tua dan meningkatnya biaya medis, dengan 67 persen responden menganggap kenaikan biaya kesehatan sebagai tantangan utama. Ini berdampak pada kesejahteraan fisik (37 persen), finansial (33 persen), dan mental (31 persen) saat mereka memproyeksikan kondisi 10 tahun mendatang.

Untuk mempersiapkan masa depan, 46 persen responden menyatakan bahwa memiliki tabungan yang cukup untuk hari tua adalah prioritas utama, diikuti oleh kebebasan finansial di masa pensiun (43 persen), pendapatan pasif (38 persen), dan tabungan khusus untuk perawatan kesehatan (28 persen). Dengan usia harapan hidup di Indonesia yang terus meningkat, perencanaan jangka panjang menjadi semakin penting.

Secara keseluruhan, Indonesia mencatat skor kesejahteraan finansial sebesar 73 dari skala 1-100, di atas rata-rata Asia. Namun, pasangan menikah memiliki rasa kesejahteraan finansial yang lebih tinggi (75 persen) dibandingkan mereka yang lajang (64 persen). Sementara itu, hanya 42 persen dari mereka yang lajang memiliki perencana keuangan, dibandingkan 63 persen pada mereka yang sudah menikah.

Baca Juga  Manulife Indonesia dan Bank DBS Indonesia luncurkan MIWealthLink Optimax

Ryan Charland, Presiden Direktur & CEO Manulife Indonesia, menegaskan bahwa masyarakat harus memahami pentingnya asuransi dan investasi untuk melindungi serta mengembangkan tabungan mereka di masa depan. “Dengan inflasi yang terus meningkat, masyarakat Indonesia perlu mengurangi ketergantungan pada tabungan tunai dan lebih fokus pada perlindungan aset,” ujarnya.

Survei juga menunjukkan bahwa 80 persen responden di Indonesia memiliki asuransi, dengan 40 persen memiliki asuransi kesehatan. Namun, perlindungan terhadap penyakit kritis masih rendah, hanya 15 persen yang memiliki asuransi untuk kondisi tersebut.

Menunda pensiun menjadi pilihan bagi sebagian besar responden, terutama karena tanggung jawab finansial terhadap keluarga. Sebanyak 60 persen responden yang sudah menikah memilih untuk menunda pensiun, sementara 44 persen tidak mengharapkan anak-anak mereka menafkahi di masa pensiun. (hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Manulife Indonesia

Berita Lainnya

Manulife Indonesia dan Bank DBS Indonesia luncurkan MIWealthLink Optimax

28 Desember 2021

Bank DBS Indonesia dan Manulife Indonesia Luncurkan Layanan Perlindungan Penyakit Kritis

4 November 2021
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
PB Pemuda Muslimin Indonesia mendukung Program Sekolah Gratis Pemprov Banten dan menilai kebijakan itu layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain

19 Juli 2026
BTN

Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik

19 Juli 2026
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.