Pekanbaru (pilar.id) – Airport Council International (ACI) organisasi yang mewadahi bandara-bandara di seluruh dunia, baru saja memberikan sertifikat kepada Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru. Dengan pemberian sertifikat ini, Bandara SSK II menjadi bagian dari 8 bandara lain yang juga sudah mendapatkan sertifikat serupa.
Sertifikat ini diberikan supaya bandara-bandara yang telah diberikan sertifikat, meningkatkan pelayanan mereka pada customer. Terutama dengan mendengarkan masukan dan kritikan dari konsumen agar pelayanan bandara bisa menjadi lebih baik.
“Total ada delapan bandara Angkasa Pura II yang mendapat sertifikat ACI,” kata Director General ACI World, Luis Felipe de Oliveira dalam surat resminya kepada President Director AP II Muhammad Awaluddin yang diterima di Pekanbaru, Riau, Sabtu (13/2/2022).
Dalam surat tersebut, diumumkan sebanyak delapan bandara di lingkup AP II meraih sertifikat ACI. Dengan pencapaian ini maka pengelola bandara harus berupaya keras memberikan pelayanan terbaik di tengah pandemi COVID-19 dengan menjalankan inisiatif “ACI World’s Voice of the Customer”.
Sejumlah bandara-bandara AP II yang mendapat apresiasi dari ACI adalah Husein Sastranegara (Bandung), Soekarno-Hatta (Tangerang), Sultan Thaha (Jambi), Kualanamu (Deli Serdang), Depati Amir (Pangkalpinang), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang) dan Supadio (Pontianak).
Inisiatif “ACI World’s Voice of the Customer” merupakan bagian dari program “Airport Service Quality” guna memastikan kepuasan pelanggan (traveler).
Melalui inisiatif ini, bandara-bandara di lingkup AP II mendengarkan suara pelanggan terkait layanan di keberangkatan, kedatangan dan aspek komersial dengan metode survei sesuai standar ACI yang dilakukan pada 2021.
ACI menyatakan, bandara-bandara AP II yang menjalankan inisiatif ini telah mampu secara berkelanjutan memprioritaskan para pelanggan (traveler) dan memastikan suara mereka didengar di tengah pandemi ini.
President Director AP II, Muhammad Awaluddin Sabtu (12/2) mengatakan, suara pelanggan, dalam hal ini adalah traveler, di bandara-bandara AP II harus selalu didengar sebagai dasar perbaikan pelayanan dan melahirkan berbagai inovasi di setiap kondisi termasuk di tengah pandemi COVID-19.
“Sangat penting memahami pelanggan khususnya di tengah pandemi COVID-19 yang penuh tantangan ini. AP II berkomitmen mendengar suara dan masukan traveler agar ‘customer experience’ tetap terjaga di segala situasi,” katanya.
Dia berterima kasih kepada ACI yang telah memberikan apresiasi “ACI World’s Voice of the Customer” sejalan dengan survei yang digelar AP II pada 2021 untuk mendengar suara traveler untuk layanan di titik keberangkatan, kedatangan dan komersial. (fat/antara)









