Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Cegah Kejahatan Siber, Kemkomdigi Wajibkan Verifikasi Biometrik Wajah untuk Registrasi Kartu SIM Baru
  • Dekatkan Layanan Kesehatan Hewan, Pemprov DKI Operasikan 5 Unit Mobil Klinik Keliling di Lima Wilayah
  • Kasus Kredit Fiktif Rp5,8 Miliar: OJK Limpahkan Mantan Dirut BPR SAWA ke Kejari Sidoarjo
  • SGIE Report Tempatkan Indonesia di Peringkat Empat Dunia, BI Akselerasi Ekosistem Halal Lewat FESyar KTI 2026
  • Semarak Muharram 1448 H: YDSF Ajak Anak Yatim Asah Kreativitas Lewat Seni Gerabah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Gaya Hidup»Kesehatan»Tingkat Kelangsungan Hidup Pasien Kanker di Atas 95 Persen dengan Deteksi Awal

Tingkat Kelangsungan Hidup Pasien Kanker di Atas 95 Persen dengan Deteksi Awal

Kesehatan Titik Kartitiani22 Mei 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Dari kiri ke kanan, CEO MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, dr. Edy Gunawan, MARS, Principal Investigator Genome Diversity and Disease at Mochtar Riady Institute for Nanotechnology, Prof. dr. Herawati Sudoyo, MS, PhD, dan Hospital Director MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, dr. Adityawati Ganggaiswari, M.Biomed (foto: Titik Kartitani)
Dari kiri ke kanan, CEO MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, dr. Edy Gunawan, MARS, Principal Investigator Genome Diversity and Disease at Mochtar Riady Institute for Nanotechnology, Prof. dr. Herawati Sudoyo, MS, PhD, dan Hospital Director MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, dr. Adityawati Ganggaiswari, M.Biomed (foto: Titik Kartitani)

Jakarta (pilar.id) – Tingkat kelangsungan hidup (survival rate) pasien kanker bisa di atas 95 persen, artinya bisa sembuh bila terdekteksi sejak stadium nol. Hal ini disampaikan oleh Hospital Director MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, dr. Adityawati Ganggaiswari, M.Biomed, dalam rangkaian acara Siloam Oncology Summit 2025, 17-18 Mei 2025 di Jakarta.

Acara ini diselenggarakan oleh Mochtar Riady Comprehensive Cancer Centre (MRCCC) Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta.

Pernyataan tersebut memberi harapan bagi masyarakat bahwa penyakit kanker bukan akhir segalanya. Selalu ada harapan, tergantung jenis kanker, stadium saat penanganan, dan juga banyak faktor lain yang perlu diedukasi ke masyarakat.

“Breast cancer merupakan angka terbesar dari jenis kanker lain. Bila kanker payudara sudah diketahui sejak stadium nol yaitu ketika sel kanker secara histologi, belum tembus membran basal, maka survival rate bisa di atas 95 persen. Artinya tidak perlu kemoterapi,” kata dr. Aditya.

Stadium nol ini didapat dari dari mamografi (pemeriksaan payudara menggunakan sinar-X ), sedangkan dengan perabaan biasanya belum terasa ada benjolan.

Pada stadium nol, setelah sel kanker diangkat, tidak perlu kemoterapi karena sel kanker sudah tidak ada. Namun bukan berarti sembuh total. Pasien harus tetap cek rutin untuk memantau, sebab ada kemungkinan sel kanker bisa tumbuh lagi.

Pada kasus kanker payudara, survival rate ini akan menurun seiring meningkatnya stadium saat terdeteksi dan langsung pengobatan.

Lebih detail, dr. Aditya menyampaikan, jika terdeteksi saat stadium 1, maka survival rate-nya antara 90-95 persen, sehingga perlu kemoterapi. Saat terdeteksi sudah ada keterlibatan kelenjar yang diserang, artinya ada di stadium 2-3, maka survival rate antara 85 persen-87 persen.

Bila terdeteksi pada stadium 4, sudah menyebar ke hati, tulang, dan mungkin otak. Jika penyebarannya sudah lebih luas, maka survival rate bisa 30 persen kurang. “Penyebaran kanker ini dalam hitungan detik, doubling counting cepat sekali,” tambah dr. Aditya.

Baca Juga  Presiden Jokowi Jenguk Doni Monardo di RS Siloam Semanggi

Edukasi Menyeluruh

“Dari data kami, 60 persen pasien yang datang ke kami sudah stadium lanjut. Bebannya jadi lebih berat, baik biaya maupun beban psikologis,” kata CEO MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, dr. Edy Gunawan, MARS. Angka paling tinggi adalah pasien kanker payudara.

Melihat data tersebut, MRCCC memiliki program Selangkah Semangat Lawan Kanker (SELANGKAH), yaitu program dari Siloam Hospitals Group untuk memberikan layanan skrining kanker payudara gratis bagi perempuan Indonesia yang tidak memiliki akses ke skrining. Inisiatif ini terselenggara di seluru cabang RS Siloam sejak tahun 2023.

“Selain itu, kami juga mengadakan edukasi pada petugas medis yang bertugas di faskes tingkat pertama,” tambah dr. Edy.

Petugas medis ini meliputi dokter umum, apoteker, dan perawatan di area-area yang menjadi tujuan utama ketika pasien mengeluhkan suatu penyakit. Mereka juga diundangan di acara SOS ini. Harapannya, jika sudah terdeteksi di front line, maka tidak salah diagnosa sehingga jika dirujuk pun masih stadium awal.

Edy menjelaskan, karena kurangnya pengetahuan dari tenaga medis yang bertugas di front line, kanker tidak terdeteksi. Misalnya, 30 persen diagnosa pertama TBC sehingga pasien menjalani pengobatan TBC selama 6 bulan. Setelah 6 bulan tidak sembuh, barulah dirujuk ke MRCCC dan sudah stadium lanjut.

Jika mengandalkan dokter ongkologi, jumlahnya masih sangat terbatas. Di Indonesia, harusnya rasio kebutuhan dokter 1 banding 1000, sementara sementara indeks yang tersedia baru 0,17. Apalagi ketersediaan onkolog, makin sedikit lagi.

Oleh sebab itu, dari jumlah onkolog yang sedikit itu, berbagai cara dilakukan agar menjangkau semua pasien. Misalnya dengan konsultasi daring yang dibantu dokter umum dalam mengumpulkan data pasien.

Baca Juga  Kemenkes Akan Distribusikan Alat Deteksi Dini Kanker ke 514 Kabupaten/Kota di Indonesia

Dokter umum akan membantu observasi awal dan juga menjelaskan lebih lanjut untuk mempersingkat waktu onkologi. Dengan sistem ini, dalam satu jam, onkolog bisa menangani 1-4 pasien dengan lebih efektif.

Penanganan Multidisiplin

Lebih lanjut, dr. Edy menyampaikan bahwa penanganan kanker bukan hanya terkait penanganan medis, tapi juga dampak psikologi, sosial, dan ekonomi. Hal ini menjadi fokus dari SOS 2025 bahwa penanganan kanker harus multidisiplin.

Terkait soal biaya, dr. Edy menyampaikan bahwa MRCCC Siloam Hospitals Semanggi menerima pasien BPJS. “Meski rumah sakit swasta, kami menerima pasien BPJS,” kata dr. Edy.

Selain itu, dari sisi psikologi, dukungan terhadap pasien bukan hanya dari dokter dan tenaga medis tapi juga dukungan dari komunitas kanker yaitu patient navigator.

Komunitas ini beranggotakan 700 orang, terdiri dari relawan, penyintas kanker, keluarga penyintas kanker yang bertugas di poliklinik. Aktivitas berbasis grup ini memberikan support service kepada pasien, utamanya pasien baru.

“Mereka memberikan patient journey, bukan hanya rute dari lobi rumah sakit, tapi “journey” dalam menjalani pengobatan secara menyeluruh,” terang dr. Edy.

Patient journey ini meliputi hal terkait administratif misalnya cara mengurus asuransi dan BPJS. Juga pada saat indikasi kanker, tindakan apa yang harus dilakukan.

Pengalaman di MRCC, pasien yang didiagnosa kanker akan mendapatkan banyak informasi dari berbagai sumber sehingga mencoba berbagai cara pengobatan. Pada saat kembali lagi, stadiumnya meningkat.

Melalui komunitas maka akan ada berbagi pengalaman mulai dari diagnonis, terapi pertama hingga follow up ketika sel kanker sudah dinyatakan tidak ada. Meski sudah sembuh, memang harus terus dipantau sebab bisa muncul lagi bahkan 5 tahun kemudian. (tik)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
deteksi dini kanker RS Siloam Semanggi

Berita Lainnya

Kemenkes Akan Distribusikan Alat Deteksi Dini Kanker ke 514 Kabupaten/Kota di Indonesia

19 Februari 2023

Sudah Ditanggung BPJS Kesehatan, Menkes Ajak Masyarakat Lakukan Deteksi Dini Kanker

19 Februari 2023

Peringati Hari Kanker Sedunia, YKI Ajak Warga Jakarta Deteksi Dini Gejala Kanker

5 Februari 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast meluncurkan program sewa kendaraan listrik Herio Green dan Limo Green di Jabodetabek untuk menekan biaya operasional pengemudi online.

Solusi Hemat Pengemudi: VinFast Hadirkan Program Sewa Mobil Listrik Murah untuk Genjot Pendapatan

10 Juli 2026
Ditres PPA & PPO Polda Metro Jaya membongkar praktik TPPO di Tamansari dan Cibitung. Lima korban diselamatkan dan puluhan orang menjalani pemeriksaan.

Polda Metro Jaya Ungkap Jaringan Kasus TPPO Lokasari dan Bekasi, Puluhan Korban Eksploitasi Diamankan

10 Juli 2026
Lionel Messi usai laga Argentina lawan Mesir. Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir 3-2 berkat gol penentu Enzo Fernández

Drama 5 Gol di Atlanta: Comeback Epik Argentina Tekuk Mesir, Segel Tiket Perempat Final Piala Dunia

8 Juli 2026
Christabel Annora

Satu Dekade Berkarya, Christabel Annora Siap Gelar Intimate Showcase Dua Sesi di Kota Batu

7 Juli 2026
Indonesia mencatat sejarah di Gardens by the Bay Singapura lewat Orchid Extravaganza yang menghadirkan lebih dari 30 instalasi seni budaya Nusantara.

Indonesia Torehkan Sejarah di Gardens by the Bay, Orchid Extravaganza Tampilkan 30 Instalasi Seni Nusantara

6 Juli 2026
Berita Lainnya
Kemkomdigi berlakukan wajib verifikasi biometrik wajah untuk registrasi kartu SIM baru per 1 Juli 2026. Indosat mulai terapkan secara nasional.

Cegah Kejahatan Siber, Kemkomdigi Wajibkan Verifikasi Biometrik Wajah untuk Registrasi Kartu SIM Baru

11 Juli 2026
Pemprov DKI operasikan 5 unit Mobil Klinik Hewan Keliling. Gubernur Pramono Anung tinjau layanan kesehatan hewan terjangkau di RPTRA Mustika Jaktim.

Dekatkan Layanan Kesehatan Hewan, Pemprov DKI Operasikan 5 Unit Mobil Klinik Keliling di Lima Wilayah

11 Juli 2026
OJK serahkan mantan Dirut BPR SAWA Sidoarjo berinisial KI beserta barang bukti ke Kejari Sidoarjo terkait dugaan pencatatan palsu kredit Rp5,8 miliar.

Kasus Kredit Fiktif Rp5,8 Miliar: OJK Limpahkan Mantan Dirut BPR SAWA ke Kejari Sidoarjo

11 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.