Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain
  • Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik
  • J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia
  • Pemerintah Ubah Strategi Berantas Judi Online, Tak Hanya Blokir Situs tetapi Putus Seluruh Ekosistemnya
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Budaya»Musik dan Film»War of the Worlds (2025) Gagal Total, Film Ice Cube Dicap Salah Satu yang Terburuk Tahun Ini

War of the Worlds (2025) Gagal Total, Film Ice Cube Dicap Salah Satu yang Terburuk Tahun Ini

Musik dan Film Retno Wulandari27 Oktober 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
War of the Worlds (2025)
War of the Worlds (2025)

Medan (pilar.id) – War of the Worlds (2025), adaptasi terbaru dari novel legendaris karya H. G. Wells, justru berakhir sebagai salah satu film paling mengecewakan tahun ini.

Disutradarai Rich Lee dan dibintangi Ice Cube serta Eva Longoria, film bergenre science fiction screenlife ini diluncurkan di Amazon Prime Video pada 30 Juli 2025.

Alih-alih menghadirkan ketegangan invasi alien yang memukau, film ini justru menuai kritik keras dari penonton dan kritikus karena sinematografi yang buruk, naskah lemah, hingga promosi produk berlebihan.

Kisah Invasi Alien dalam Format Screenlife

Film ini mengisahkan Will Radford (Ice Cube), seorang petugas Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) yang bekerja dalam program pengawasan global.

Saat meteor-meteor misterius menghantam bumi dan menimbulkan kekacauan, Radford menyadari bahwa manusia tengah menghadapi invasi alien yang memanfaatkan data digital untuk bertahan hidup.

Bersama rekannya di NASA, Sandra Salas (Eva Longoria), Radford berusaha menyelamatkan keluarganya dan menghentikan sistem pengawasan “Goliath” yang justru menjadi magnet bagi para makhluk luar angkasa tersebut.

Film ini mengadopsi gaya “screenlife”, di mana seluruh cerita disajikan melalui tampilan layar perangkat digital—mulai dari komputer, ponsel, hingga kamera keamanan. Gaya sinematik ini sebelumnya sukses digunakan dalam film seperti Searching (2018) dan Unfriended (2014).

Namun, penerapan teknik ini di War of the Worlds justru dianggap membingungkan dan tidak efektif dalam membangun ketegangan.

Produksi Cepat, Pasca-produksi Panjang

Proyek ini mulai dikembangkan sejak tahun 2020 oleh produser Timur Bekmambetov, yang dikenal sebagai pelopor genre screenlife.

Baca Juga  Sinopsis Role Play (2024), Kisah Ibu Rumah Tangga yang Jadi Pembunuh Bayaran

Proses pengambilan gambar hanya memakan waktu 15 hari, sedangkan pasca-produksi berlangsung selama dua tahun penuh.

Awalnya film ini direncanakan untuk tayang di bioskop oleh Universal Pictures, namun akhirnya dibeli oleh Amazon Studios dan dirilis eksklusif di Prime Video.

Keputusan ini sempat menuai kontroversi karena pihak Amazon menambahkan karakter pengantar paket Prime, yang dinilai tidak relevan dan terlalu mempromosikan platform mereka.

Dibanjiri Kritik Negatif

Setelah dirilis, War of the Worlds langsung mendapat sambutan negatif dari berbagai media internasional.

Di situs agregator Rotten Tomatoes, film ini hanya meraih 4 persen ulasan positif dari 48 kritikus, sementara Metacritic memberi skor 6/100, yang berarti “penolakan besar-besaran”.

Kritikus Brian Tallerico dari RogerEbert.com memberi nilai nol dari empat bintang, menyebut promosi produk Amazon dalam film ini sebagai hal yang “benar-benar menjijikkan secara moral”.

Sementara itu, Peter Debruge dari Variety menilai film ini “gagal total sebagai adaptasi The War of the Worlds” dan menyebut akting Ice Cube “tidak meyakinkan”.

NBC bahkan menyebutnya sebagai “salah satu film terburuk tahun 2025”, sementara Entertainment Weekly memberi komentar unik bahwa film ini “begitu buruk hingga menjadi lucu”.

Hingga Oktober 2025, film ini masuk daftar “100 Film Terburuk Sepanjang Masa” versi Rotten Tomatoes, menempati peringkat ke-76.

Kritik untuk Ice Cube dan Unsur Komersial

Sebagai bintang utama, Ice Cube dianggap gagal membawa karisma dan kedalaman emosi pada karakternya.

Sejumlah pengulas juga menilai film ini terlalu fokus pada teknologi dan promosi produk ketimbang pada kekuatan narasi.

Baca Juga  Gelar Konser Virtual Bitmoji, Snap dan Universal Hadirkan Avatar Jennifer Lopez

Adegan klimaks yang menampilkan drone Amazon Prime Air mengantarkan flash drive untuk menyelamatkan dunia menjadi simbol betapa film ini lebih seperti iklan panjang daripada film fiksi ilmiah serius.

Upaya Modernisasi yang Gagal

Produser Timur Bekmambetov menyebut film ini sebagai “versi modern Orson Welles”, merujuk pada siaran radio legendaris tahun 1938 yang membuat publik Amerika panik karena mengira invasi alien benar-benar terjadi.

Namun, para kritikus berpendapat bahwa War of the Worlds (2025) gagal menangkap esensi kepanikan dan realisme yang membuat versi klasiknya begitu ikonik.

Dengan bujet di bawah 10 juta dolar AS, film ini sejatinya berpotensi menjadi thriller menegangkan dengan konsep inovatif. Sayangnya, hasil akhir menunjukkan minimnya fokus, arahan lemah, dan dominasi iklan yang mengganggu.

Gagal Jadi Perang Dunia Baru

War of the Worlds (2025) menjadi contoh nyata bagaimana konsep kreatif dan teknologi modern tidak menjamin kualitas film.

Meski memiliki nama besar seperti Ice Cube dan Eva Longoria, film ini justru terjebak dalam format visual yang membosankan dan penulisan naskah yang lemah.

Alih-alih menjadi tontonan penuh ketegangan, film ini lebih dikenal sebagai eksperimen sinematik gagal yang terlalu komersial.

Dengan reaksi keras dari publik dan kritikus, War of the Worlds versi 2025 tampaknya akan dikenang bukan sebagai revolusi sinema digital, melainkan sebagai salah satu kegagalan besar Hollywood di era streaming. (ret/hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Amazon Prime Video film sci-fi Universal Pictures

Berita Lainnya

Duh, American Pie 5 Mulai Digarap Sutradara Sujata Day

2 Oktober 2022

Gelar Konser Virtual Bitmoji, Snap dan Universal Hadirkan Avatar Jennifer Lopez

3 Februari 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
PB Pemuda Muslimin Indonesia mendukung Program Sekolah Gratis Pemprov Banten dan menilai kebijakan itu layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain

19 Juli 2026
BTN

Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik

19 Juli 2026
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.