Yogyakarta (pilar.id) – Sakit kepala pada bagian belakang bisa jadi disebabkan oleh banyak faktor. Tentu saja semua tergantung dari intensitas dan gejala yang menyertai. Banyaknya orang yang kerap mengeluhkan hal ini membuat sakit kepala di bagian belakang kerap dianggap hal biasa.
Namun dalam kondisi tertentu, ini bisa jadi tanda adanya penyakit tertentu yang perlu diwaspadai. Sakit kepala bagian belakang, juga dikenal sebagai sakit kepala occipital, dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Berikut ini beberapa penyebab umum sakit kepala bagian belakang.
Tegang pada otot leher dan tengkuk
Ketegangan otot leher dan tengkuk dapat menyebabkan sakit kepala bagian belakang. Penyebabnya bisa berupa stres, kelelahan, postur tubuh yang buruk, atau cedera fisik.
Migrain
Migrain adalah jenis sakit kepala yang seringkali disertai dengan nyeri di bagian belakang kepala. Selain itu, migrain juga dapat disertai dengan gejala lain seperti mual, muntah, dan sensitivitas terhadap cahaya atau suara.
Neuralgia occipital
Neuralgia occipital terjadi ketika saraf-saraf di daerah kepala mengalami peradangan atau iritasi. Hal ini dapat menyebabkan sakit kepala yang terlokalisasi di bagian belakang kepala.
Tekanan darah tinggi
Tekanan darah tinggi (hipertensi) juga dapat menjadi penyebab sakit kepala bagian belakang. Saat tekanan darah meningkat, pembuluh darah di otak dapat mengalami tekanan yang berlebihan, menyebabkan sakit kepala.
Gangguan pada tulang belakang leher
Gangguan pada tulang belakang leher, seperti osteoarthritis atau hernia tulang belakang, dapat menyebabkan sakit kepala bagian belakang.
Infeksi
Infeksi pada daerah kepala dan leher, seperti radang tenggorokan atau infeksi telinga, juga dapat menyebabkan sakit kepala di bagian belakang.
Penting untuk diingat bahwa informasi ini hanya bersifat umum. Jika Anda mengalami sakit kepala bagian belakang yang berulang atau parah, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan pengobatan yang sesuai. (ret/hdl)



