Berau (pilar.id) – Setelah dua hari pencarian intensif, jenazah Zhang Xiaohan (30), warga negara asal Tiongkok yang hilang saat menyelam di perairan Pulau Kakaban, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, akhirnya ditemukan oleh tim gabungan pada Minggu, 4 Mei 2025.
Korban dilaporkan hilang pada Jumat, 2 Mei 2025, saat melakukan penyelaman di Spot Kelapa Dua, wilayah perairan Kampung Payung-Payung, Kecamatan Maratua. Pencarian dilakukan oleh tim gabungan dari Polri, TNI, BPBD Berau, masyarakat lokal, serta penyelam profesional.
Kapolres Berau AKBP Khairul Basyar mengungkapkan bahwa jenazah ditemukan di kedalaman 83,4 meter di bawah permukaan laut. “Salah satu penyelam menemukan tanda-tanda keberadaan korban pada pukul 10.45 Wita. Karena keterbatasan peralatan, proses evakuasi baru bisa dilakukan pada pukul 14.50 Wita oleh lima penyelam profesional,” ujarnya.
Jenazah Zhang kemudian dievakuasi ke dermaga Green Nirvana Resort dan langsung dibawa ke RSUD Abdul Rivai, Tanjung Redeb, menggunakan speedboat. Ia tiba di rumah sakit sekitar pukul 19.15 Wita.
Menurut keterangan saksi, korban tenggelam setelah berusaha mengambil kamera Gopro miliknya yang terjatuh ke dasar laut. Saat itu, korban tidak mengikuti instruksi dari pemandu selam dan terseret arus hingga kehabisan oksigen.
Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah. Rencananya, jenazah dipulangkan ke Jakarta melalui Bandara Kalimarau menggunakan pesawat Batik Air pada Minggu pagi.
“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semua pihak telah berusaha maksimal dalam proses pencarian dan evakuasi,” tutup AKBP Khairul Basyar. (usm/hdl)










