Malang (pilar.id) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang mengirimkan 18 siswanya untuk berpartisipasi dalam Istanbul Youth Summit (IYS) 2024. Kegiatan ini akan diikuti oleh peserta didik dan mahasiswa dari 35 negara yang berbeda.
Partisipasi siswa MAN 2 Kota Malang merupakan bagian dari program unggulan MADU MANJA (MAN Dua Menjelajah Dunia). Program ini dirancang untuk memberikan fasilitas kepada peserta didik agar dapat memperoleh wawasan global dan peluang studi lanjut ke luar negeri, baik melalui pertukaran pelajar atau jalur lainnya.
“Pada Program Internasional ini, MAN 2 Kota Malang mengirimkan 18 peserta didik dan 1 pendamping,” ungkap Kepala MAN 2 Kota Malang, Samsudin, dalam acara pelepasan delegasi madrasah di Auditorium Gedung Sains Terpadu lantai IV.
Turut hadir dalam acara tersebut adalah Kaur TU, Wakamad, Wali Kelas, Ketua P2MM, Ketua Ma’had, Ketua LDC, dan seluruh peserta IYS 2024.
Pelepasan delegasi ini juga dihadiri oleh Direktur dan CEO PT. Bingkai Karya Nusantara atau Bingkai Karya, Rizal Rosyadi, yang merupakan penyelenggara bersama Youth Break The Boundaries (YBB) Foundation, Istanbul, Turki, penyelenggara acara tahunan yang telah berlangsung untuk ketujuh kalinya tahun ini.
Samsudin berharap bahwa program ini dapat memberikan pengetahuan dan wawasan dunia tambahan kepada para siswa, khususnya terkait sejarah budaya Islam. “Harapannya, Istanbul Youth Summit (IYS) 2024 di Istanbul, Turki, ini dapat menjadi sarana mencari ilmu dan mengetahui sejarah kebudayaan dan peradaban Islam. Dengan demikian, siswa dapat memahami kebudayaan Islam, baik yang tradisional maupun yang modern, yang tetap dijaga dengan baik oleh negara Turki,” tambahnya.
“Selamat menjalani masa rihlah ilmiah di Eropa yang berbatasan dengan Asia. Tetap jaga diri, disiplin, ingat ibadah, dan sempatkan untuk istirahat dengan baik,” sambungnya.
Delegasi MAN 2 Kota Malang dijadwalkan untuk terbang ke Turki pada tanggal 27 Februari 2024. Rihlah ilmiah ini akan berlangsung selama 12 hari, dengan rencana kembali ke Indonesia pada tanggal 9 Maret 2024.
“IYS ini dapat membantu mengasah kemampuan peserta didik dalam berbicara di depan umum dan membentuk karakter kepemimpinan masa depan yang ideal. Mereka akan terlibat dalam diskusi dengan pelajar dari berbagai negara, membahas isu-isu global yang terkait dengan penerapan 4 bidang SDGs, yaitu Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi, dan Lingkungan,” ungkap Ahmad Thohir Yoga, Ketua LDC dan Pendamping delegasi MAN 2 Kota Malang selama IYS.
Yoga menambahkan bahwa IYS memiliki tujuan positif untuk pengembangan minat dan bakat, sekaligus memupuk semangat para pemimpin muda berbakat dari berbagai bidang. “IYS diharapkan dapat membangun karakter kepemimpinan peserta didik kita di tingkat internasional, sekaligus melatih jiwa kepemimpinan mereka agar aktif berkontribusi dalam membangun negeri di masa depan dan siap menjadi bagian dari masyarakat global,” pungkasnya. (ret/hdl)










