Jakarta (pilar.id) – Gigi adalah bagian tubuh yang juga perlu dijaga kesehatannya. Menyikat gigi, baiknya sehari dua kali, yaitu setelah makan pagi dan sebelum tidur.
Namun, ada beberapa kesalahan dalam menyikat gigi, yang justru membuat bakteri atau kuman kian hidup dan berkembang di dalam mulut kita. Berikut beberapa kesalahan dalam menyikat yang perlu kita sadari dan ubah dalam membersihkan gigi.
1. Menyikat gigi secara cepat
Terkadang kita meremehkan kegiatan menyikat gigi, melakukannya dengan waktu yang singkat dan cepat. Nyatanya, baiknya waktu dalam menyikat gigi membutuhkan 2 menit, agar rongga-rongga gigi benar-benar bersih.
Dalam menerapkan kebiasaan tersebut, bisa memanfaatkan stop watch dengan mengatur waktu 2 menit untuk menyikat gigi.
2. Menggosok terlalu keras
Dalam menyikat gigi, sebaiknya dilakukan secara halus dan jangan asal-asalan. Jika kekuatan menyikat kita sama dengan menyikat noda di pakaian, maka hal tersebut mengakibatkan kerusakan pada gusi. Dikarenakan, plak memiliki tekstur lengket namun lembut, sehingga tak perlu mengerahkan tenaga berlebihan setiap kali menyikat gigi.
Selain itu, tak perlu menyikat gigi lebih dari tiga kali sehari. Terlalu sering menyikat gigi dapat membuat enamel atau lapisan terluar gigi lebih cepat aus dan merusak gusi.
3. Jangan terlalu banyak berkumur
Usai menyikat gigi, biasanya segera berkumur. Namun cara ini, ternyata dapat menghilangkan Fluorida yang terkandung dalam pasta gigi yang berguna menguatkan gigi.
Maka baiknya, usai menyikat gigi. Tunggu beberapa saat, dan ludahkan deterjen pasta gigi hingga berkurang banyak, setelah itu berkumurlah maksimal dua kali. Agar Flouride tak seluruhnya terbuang karena terlalu banyak berkumur.
4. Salah memilih sikat gigi
Memilih sikat gigi sesuai dengan ukuran mulut, juga sama pentingnya, karena salah memilih ukuran sikat gigi, dapat mengakibatkan gusi kita tergores dan terluka, karena bentuknya tak sesuai dengan mulut kita.
Baiknya memilih sikat gigi yang memiliki kepala sikat yang kecil, agar dapat menjangkau ke bagian terdalam, serta gagang sikat dari karet, agar tak licin saat digenggam.
5. Rutin mengganti sikat gigi
Saat bulu sikat gigi sudah mulai mekar atau telah dipakai selama 3 bulan. Baiknya segera ganti sikat gigi. Karena bulu sikat yang telah mekar akan menggores dan membuat gusi terluka.
Tak hanya itu, sikat gigi yang tak kunjung diganti akan menjadi sarang bakteri dan kuman di sikat gigi tersebut. Hal tersebut, semakin membuat bakteri di dalam rongga mulut hidup dan berkembang. (jel/fat)

