Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Sudah Berjuang Dunia Akhirat, Profesi Bidan Masih kena Stigma Negatif

Sudah Berjuang Dunia Akhirat, Profesi Bidan Masih kena Stigma Negatif

Peristiwa Retno Wulandari21 September 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Bandung (pilar.id) – Stigma negatif terhadap profesi bidan tetap menjadi masalah serius yang memengaruhi sistem perawatan kesehatan di Indonesia, terutama dalam konteks perawatan kesehatan ibu dan bayi.

Salah satu persepsi yang keliru adalah anggapan bahwa bidan memiliki kualifikasi yang lebih rendah daripada dokter, padahal kenyataannya, bidan memiliki pengetahuan dan keterampilan khusus dalam merawat ibu hamil, persalinan, dan pasca persalinan.

Mitos-mitos seperti ‘bidan tidak kompeten’ atau ‘praktik bidan tidak aman’ sering menghambat masyarakat untuk mencari perawatan kesehatan dari bidan, padahal bidan adalah profesional yang mendapatkan pelatihan ketat untuk memberikan pelayanan yang aman dan berkualitas.

Selain dampaknya pada masyarakat, stigma negatif terhadap bidan juga berdampak negatif pada kesejahteraan mental dan profesionalisme para bidan. Mereka mungkin merasa kurang dihargai atau diabaikan dalam pekerjaan mereka, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi pelayanan kesehatan yang mereka berikan.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2022, terdapat 336.984 bidan di Indonesia, meningkat sebesar 16,73 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 288.686 bidan. Di Jawa Barat sendiri, ada sekitar 33.046 bidan, dengan sekitar 1.500 bidan aktif di wilayah Bandung Raya. Meskipun jumlah ini cukup besar, masih diperlukan upaya lebih lanjut untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus berkembang.

Salah satu bidan di wilayah Kabupaten Bandung Barat, Bidan Neng Ira, berbicara tentang tantangan dan tanggung jawab yang dihadapi oleh seorang bidan. “Amanah seorang bidan sangat berat, karena kita tidak hanya bertanggung jawab terhadap dunia ini tetapi juga akhirat. Bidan berhadapan dengan situasi yang penuh risiko, seperti kasus aborsi atau kematian ibu hamil dan bayi,” kata Ira.

Bagi Neng Ira, penting bagi seorang bidan untuk memiliki keimanan dan karakter yang kuat. Selain kesiapan mental dan fisik untuk menangani persalinan, nilai-nilai keagamaan yang kuat juga harus menjadi bagian dari identitas seorang bidan, untuk menjauhkannya dari tindakan yang melanggar etika dan nilai-nilai keagamaan.

Baca Juga  Hati-hati! Kenaikan Harga BBM Bisa Picu Meroketnya Biaya Transportasi dan Logisitik

Ira juga berbagi kebahagiannya dalam pekerjaannya sebagai bidan. “Mendengar tangisan bayi saat lahir adalah kebahagiaan saya. Tangisan bayi itu adalah tanda kehidupan baru. Saya merasa sangat berguna,” lanjutnya. Ira menjelaskan bahwa memberikan pelayanan dengan penuh kasih sayang adalah tujuan utama setiap bidan.

Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di wilayah Jawa Barat memainkan peran penting dalam mendukung ribuan bidan di Bandung Raya. Organisasi ini memberikan dukungan, pelatihan, dan panduan kepada anggotanya untuk menjaga kualitas perawatan yang tinggi. Ini sangat penting karena bidan sering kali bekerja di daerah-daerah terpencil, di mana akses ke layanan kesehatan mungkin terbatas.

Ketua Ikatan Bidan Provinsi Jawa Barat, Eva Riantini, menjelaskan upaya organisasinya untuk mengakui peran penting bidan dalam sistem perawatan kesehatan dan memastikan bahwa bidan mendapatkan pengakuan yang pantas atas kontribusi mereka. Upaya ini termasuk dalam meningkatkan regulasi, standar, dan peluang karier bagi bidan.

“IBI Jabar menjadi tempat bagi para bidan untuk berbagi pengalaman, belajar satu sama lain, dan mendukung satu sama lain dalam situasi yang mungkin sulit. Ini tidak hanya memperkuat persaudaraan antar bidan, tetapi juga meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap profesi mereka,” jelas Eva.

Eva menekankan bahwa IBI Jabar adalah sumber daya, penghubung, dan advokat bagi para profesional yang berkomitmen untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi di Indonesia. “Melalui kerja keras IBI, perawatan ibu dan bayi di Indonesia, terutama di wilayah Bandung Barat, dapat terus meningkat dan menuju masa depan yang lebih cerah,” harapnya.

Selain memberikan perawatan kesehatan ibu dan bayi, bidan juga memiliki peran penting dalam membantu masyarakat memahami masalah gizi dan kesehatan di wilayahnya. Mereka dapat menentukan prioritas intervensi gizi dan kesehatan, mendampingi masyarakat dalam mengenali potensi pendukung gizi dan kesehatan di wilayah mereka, sehingga menciptakan inovasi yang memanfaatkan kearifan lokal.

Baca Juga  Data BPS: Kelompok Pekerja Meningkat, Jumlah Pengangguran Menurun

“Selain memberikan pelayanan kebidanan, para bidan juga berperan dalam mengelola pelayanan, menjadi penyuluh dan konselor, pendidik, pembimbing, dan fasilitator klinik, serta menjadi penggerak dalam usaha pemberdayaan masyarakat,” kata Eva.

Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh bidan adalah menyampaikan edukasi tentang kesehatan dan gizi dengan cara yang mudah dipahami oleh masyarakat. Menurut Eva, di wilayah Bandung Raya, masyarakat masih belum sepenuhnya menyadari dampak buruk dari konsumsi gula berlebihan terhadap kesehatan.

“Gula tambahan dalam makanan dan minuman, seperti kental manis yang diseduh, minuman boba, donat gula, dan lainnya seringkali tidak terlihat oleh mata telanjang, yang membuatnya sulit untuk disadari oleh individu,” jelas Eva.

Salah satu masalah utama dalam edukasi tentang konsumsi gula berlebihan adalah kurangnya pemahaman tentang label nutrisi pada produk makanan dan minuman. Masyarakat seringkali kesulitan membaca dan memahami label ini, yang dapat mengaburkan fakta bahwa banyak produk yang mereka konsumsi mengandung gula tambahan yang tidak sehat.

Yuli Supriati, Ketua Bidang Advokasi Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia, menjelaskan bahwa penanganan masalah konsumsi gula berlebihan memerlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan pemerintah, produsen, dan masyarakat umum.

“Pemerintah perlu mengimplementasikan regulasi yang lebih ketat terkait pelabelan nutrisi dan iklan yang berhubungan dengan kental manis yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh anak-anak sebagai pengganti susu. Produsen juga harus berperan aktif dalam mengurangi gula tambahan dalam produk mereka dan mengedukasi konsumen tentang pentingnya mengurangi konsumsi gula,” tegasnya.

Dengan kerja sama dari berbagai pihak, Yuli berharap kesulitan dalam edukasi tentang konsumsi gula berlebihan di masyarakat dapat diatasi. Ini akan menjadi langkah penting menuju masyarakat yang lebih sehat dan sadar akan pentingnya mengendalikan konsumsi gula dalam rangka menjaga kesehatan mereka. (ret/ted)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Bidan BPS IBI Jawa Barat Ikatan Bidan Indonesia kesehatan ibu dan bayi

Berita Lainnya

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Kemiskinan Ekstrem Jawa Timur Turun Jadi 0,29 Persen, Khofifah Sebut Bukti Program Tepat Sasaran

26 Mei 2026
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya, M. Fikser

Surabaya Siap Satu Data, Pendataan Door-to-Door Dimulai 1 Oktober 2025

28 September 2025
Ilustrasi sawah yang menghampar di desa (foto: Choukyin, pixabay)

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan II Capai 5,12 Persen, Sektor Pertanian Jadi Penopang Utama

5 Agustus 2025
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 5 Persen, Ungguli Pertumbuhan Nasional dan Turunkan Tingkat Pengangguran

8 Mei 2025
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa

Inflasi April 2025 Terendah di Pulau Jawa, Khofifah: Bukti Jatim Sukses Jaga Stabilitas Harga

5 Mei 2025
Prof Dr Sri Herianingrum SE Msi

Pakar Sebut Deflasi Tahunan 2025 Bisa Perlambat Perekonomian Indonesia

16 Maret 2025
Ilustrasi Kota Bandung (foto: Kartika Paramita, unsplash)

Inflasi Kota Bandung Oktober 2024 Naik 0,04 Persen, Beras Jadi Penyumbang Terbesar

6 November 2024
Bupati Ikfina saat menghadiri acara Gebyar HUT ke-73 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang berlangsung di De Resort Hotel Mojokerto

Bupati Ikfina Apresiasi Peran Bidan dalam Gebyar HUT ke-73 IBI Kabupaten Mojokerto

15 September 2024
Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan pers di Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi (BBPPT), Kota Depok, Provinsi Jawa Barat (foto: Dok BPMI Setpres)

Presiden Jokowi Sebut Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I 2024 Tumbuhkan Optimisme

7 Mei 2024
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.