Surabaya (pilar.id) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menerima penghargaan prestisius PWI Jatim Award sebagai Tokoh Nasional Peduli Ekonomi Kerakyatan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur.
Penyerahan penghargaan dilakukan dalam acara Prapanca Jazz 2024, bagian dari rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2024, di Gedung Kesenian Cak Durasim Surabaya pada Kamis malam (1/2/2024).
Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim, secara langsung menyerahkan penghargaan tersebut sebagai pengakuan atas konsistensi dan kepedulian Gubernur Khofifah terhadap peningkatan ekonomi kerakyatan, khususnya dalam mendukung kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Timur.
Gubernur Khofifah menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada insan pers yang telah berkontribusi dalam menyuarakan program-program pembangunan, peningkatan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat. Ia mengakui bahwa sinergi yang luar biasa antara Pemerintah dan media lokal, terutama dalam mendukung program Reformasi Birokrasi (RB), telah memberikan dampak positif.
“Terima kasih kepada seluruh kawan-kawan PWI di Jawa Timur. Kinerja dan sinergi yang luar biasa selama ini, karena semua informasi yang terdesiminasikan oleh insan media di Jatim, khususnya berkaitan dengan program Reformasi Birokrasi (RB), berdampak,” ujar Gubernur Khofifah.
Gubernur menjelaskan bahwa program RB menjadi kunci keberhasilan pembangunan ekonomi kerakyatan di Jawa Timur. Beberapa pencapaian program tersebut melibatkan penurunan tingkat kemiskinan secara signifikan dan peningkatan investasi, terutama penanaman modal asing dan dalam negeri. Realisasi investasi Jatim pada tahun 2023 mencapai Rp145,1 triliun, menunjukkan peningkatan yang mencolok dibandingkan tahun sebelumnya.
“Dalam 5 tahun terakhir, PMA dan PMDN di Jawa Timur meningkat sangat signifikan. Capaian realisasi investasi Jatim tahun 2023 secara kumulatif sungguh luar biasa,” ungkap Gubernur Khofifah.
Selain itu, Gubernur juga menyoroti peran penting digitalisasi dalam pembangunan ekonomi Jawa Timur. Kerja sama dengan Kings College London dan program master degree untuk digital future yang akan dimulai pada September tahun ini menandai komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memajukan sektor digital dan IT.
Prestasi Jawa Timur dalam Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan sebagai pengguna terbanyak E-katalog Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) turut menjadi sorotan positif. Gubernur Khofifah menegaskan bahwa ekosistem yang baik di Jawa Timur memberikan kontribusi signifikan dalam semua capaian tersebut.
Acara Prapanca Jazz 2024, sebagai bagian dari rangkaian HPN 2024, dianggap sebagai puncak kick off yang berbeda, dengan mengusung nuansa musik jazz yang melambangkan kebebasan dan kemerdekaan, seiring dengan prinsip Pers yang ekspresif namun tetap patuh pada kaidah dan prinsip jurnalistik. (rio/hdl)










