Jakarta (pilar.id) – Telkomsat dan Starlink baru-baru ini menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk layanan segmen enterprise di berbagai wilayah Indonesia. Kerja sama ini ditandatangani oleh Direktur Utama Telkomsat, Lukman Hakim Abd. Rauf, dan VP Starlink Commercial Sales.
Melalui kerja sama ini, Telkomsat akan dapat menyediakan layanan bisnis berbasis Starlink yang kompetitif, setara dengan penawaran paket bisnis yang tersedia melalui website Starlink.
Direktur Utama Telkomsat, Lukman Hakim Abd. Rauf, pada Sabtu (18/5/2024) menyatakan bahwa kerja sama ini semakin mengukuhkan posisi Telkomsat sebagai mitra strategis utama Starlink di Indonesia.
“Telkomsat telah menjalin kerja sama dengan Starlink sejak tahun 2021 dan telah menggelar layanan backhaul Starlink sejak tahun 2022 dengan memanfaatkan hak labuh yang diberikan oleh pemerintah. Infrastruktur backhaul yang digelar oleh Telkomsat ini mampu memberikan layanan konektivitas satelit yang berkualitas dengan tetap menjamin kedaulatan dan keamanan data nasional,” ujar Lukman.
SVP Corporate dan Communication Telkom, Ahmad Reza, menjelaskan bahwa kerja sama ini menunjukkan komitmen TelkomGroup, khususnya Telkomsat, untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan pemerataan konektivitas di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Selain layanan Starlink, Telkomsat yang baru saja meluncurkan dan mengoperasikan Satelit Merah Putih 2 pada awal tahun ini, juga terus berupaya meningkatkan kapasitas dan menggelar konektivitas di wilayah yang belum terlayani (unserved) dan wilayah yang konektivitas terestrial dan selulernya belum memadai (underserved). (hdl)









