Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi
  • Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia
  • Pakar Linguistik UNAIR Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Daerah di Sekolah
  • Polres Probolinggo Siagakan 92 Personel Amankan Yadnya Kasada 2026 di Gunung Bromo
  • Tim Bulutangkis Polri Juara Umum SEA Police Badminton Championship 2026, Borong 4 Emas dan 2 Perak di Kamboja
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Dampak Tukin terhadap Produktivitas Dosen, Begini Penjelasan Pakar Kebijakan UNAIR

Dampak Tukin terhadap Produktivitas Dosen, Begini Penjelasan Pakar Kebijakan UNAIR

Peristiwa Hendro D. Laksono22 Januari 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Prof Dr H Jusuf Irianto Drs MCom
Prof Dr H Jusuf Irianto Drs MCom

Surabaya (pilar.id) – Tunjangan kinerja (tukin) dosen berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) kini menjadi perhatian publik. Selama lima tahun terakhir, tukin tersebut belum dicairkan untuk dosen di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek), sementara kementerian lain sudah mendapatkannya.

Prof. Dr. H. Jusuf Irianto, pakar kebijakan publik Universitas Airlangga (UNAIR), menilai permasalahan ini berkaitan dengan aspek legal formal dan proses birokrasi yang belum tuntas.

“Ini masalah legal formal yang harus ditangani secara hati-hati agar sesuai dengan peraturan yang berlaku,” jelasnya.

Upaya Kemendikti Saintek

Kemendikti Saintek tengah mengupayakan pencairan tukin bagi seluruh dosen ASN di lingkungannya.

Saat ini, rancangan Peraturan Presiden (Perpres) terkait tukin dosen ASN masih dalam tahap penyelesaian sebagai dasar hukum pencairan anggaran.

Sebagai kementerian baru hasil pemisahan dari Kemendikbud Ristek, Kemendikti Saintek telah mengalokasikan anggaran tukin sebesar Rp 2,8 triliun, yang telah diajukan kepada DPR. Berdasarkan Keputusan Mendikbud Ristek No. 447/P/2024, tukin dosen ASN diharapkan mulai cair pada awal 2025.

Dosen ASN dengan jabatan fungsional akan menerima tukin dengan nominal yang bervariasi, seperti asisten ahli sebesar Rp 5 juta per bulan, lektor Rp 8,7 juta per bulan, lektor kepala Rp 10,9 juta per bulan, dan profesor atau guru besar Rp 19,2 juta per bulan.

Kendala Birokrasi dan Regulasi

Prof. Jusuf menyoroti kerumitan regulasi akibat perubahan nomenklatur kementerian. Kebijakan yang dirilis sebelumnya tanpa didukung Perpres menjadi salah satu penyebab lambatnya pencairan tukin.

Baca Juga  Pendidikan jadi Upaya Merealisasikan Core Values ASN dan Birokrasi Berbasis Service Oriented

“Perbedaan nomenklatur inilah yang mempersulit proses pembayaran,” ungkapnya.

Tuntutan Aliansi Dosen ASN

Aliansi Dosen ASN Kemendikti Saintek Seluruh Indonesia (Adaksi) mendesak pemerintah segera mencairkan tukin yang tertunda sejak 2020. Mereka mengancam akan menggelar aksi serentak jika pemerintah tidak memberikan kepastian hingga Jumat (24/1/2024).

Sesuai UU No. 15/2014 tentang ASN, pencairan tukin membutuhkan aturan turunan seperti Permenpan RB No. 6/2022 dan Perpres yang mendukung alokasi anggaran. Hingga kini, proses penyelesaian regulasi tersebut masih berlangsung.

Ketidakpastian ini dikhawatirkan memengaruhi kinerja dosen dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi.

“Kebijakan yang tidak terencana dengan baik dapat berdampak negatif pada kinerja pegawai,” ujar Prof. Jusuf.

Ia mendesak pemerintah segera menyelesaikan peraturan terkait agar pencairan tukin berjalan lancar pada 2025. “Pemerintah harus menunjukkan wibawa sebagai regulator dengan membuat aturan yang jelas dan implementatif,” tegasnya.

Dengan langkah ini, diharapkan kendala birokrasi dan legalitas segera teratasi, sehingga harapan dosen ASN untuk menerima tukin pada 2025 dapat terealisasi. (hdl)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

ASN dosen

Berita Lainnya

Pemkot Surabaya terapkan WFH, ASN wajib absen 3 kali lewat aplikasi Kantorku dan tetap dipantau ketat untuk disiplin kerja.

Hari Pertama WFH, Pemkot Surabaya Pantau ASN via Aplikasi Kantorku dan Wajib Absen 3 Kali

11 April 2026
Muhammad Fawait, Bupati Jember

Bupati Jember Siapkan Skema WFH ASN, Strategi Efisiensi Energi di Tengah Gejolak Harga Minyak

23 Maret 2026
Gubernur Sherly Laos tekankan integritas ASN Maluku Utara di tengah efisiensi anggaran 2026 serta pastikan TPP staf tidak dipotong.

Gubernur Sherly Laos Tekankan Integritas ASN Maluku Utara di Tengah Efisiensi Anggaran 2026

11 Maret 2026
PPPK Paruh Waktu menjadi solusi penataan pegawai non-ASN dengan mekanisme seleksi terbatas dan berbasis anggaran instansi pemerintah.

PPPK Paruh Waktu: Solusi Pemerintah Atasi Keterbatasan Anggaran dan Penataan Non-ASN

29 Juli 2025

Menteri PANRB: ASN Harus Aktif Cegah Konflik Kepentingan demi Birokrasi Berintegritas

3 Juni 2025
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Gandeng ESQ Corp, Gubernur Khofifah Hadirkan Pelatihan Talent DNA Berbasis AI untuk Kepala Sekolah dan ASN

16 Mei 2025
Menteri PANRB Rini Widyantini

Hari Pertama Kerja Setelah Libur Lebaran, Kementerian PANRB Instruksikan Pengawasan Ketat ASN

7 April 2025
Prof. Zudan Arif

BKN Apresiasi ASN Tetap Produktif Selama Libur Lebaran, Layanan Digital Tetap Berjalan

6 April 2025
Layanan ASN Karier

BKD Kaltim Kenalkan Aplikasi I-Mut dan Layanan ASN Karier untuk Efisiensi Data Kepegawaian

25 November 2024
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Jarrod Bowen (sumber foto: instagram @jarrodbowen)

Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi

31 Mei 2026
Telkomsel dan TVRI menghadirkan Bola Gembira MAXStream TV untuk Piala Dunia 2026 dengan akses 104 pertandingan, paket khusus, dan 100 ribu akses gratis.

Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia

31 Mei 2026
Guru Besar Linguistik Universitas Airlangga, Prof. Dr. Dra. Ni Wayan Sartini, M.Hum.

Pakar Linguistik UNAIR Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Daerah di Sekolah

31 Mei 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.