Yogyakarta (pilar.id) – Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, ARTOTEL Yogyakarta menggelar rangkaian kegiatan bertajuk “Kartini Reborn: Merawat Diri, Peduli Masa Depan” yang menggabungkan edukasi kesehatan perempuan dan aktivitas kreatif. Kegiatan ini berlangsung pada 20 April 2026 dan berkolaborasi dengan Siloam Hospital Yogyakarta.
Acara dibuka dengan talkshow bertema bahaya dan deteksi dini kanker serviks yang menghadirkan dokter spesialis kandungan, dr. Danny Wiguna. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya kesadaran perempuan terhadap pemeriksaan rutin sebagai langkah pencegahan penyakit yang masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai komunitas perempuan, mulai dari Persit KCK Cabang XXIV Kodim 0732/Sleman, Bhayangkari Polsek Bulaksumur, karyawan perempuan ARTOTEL Yogyakarta, hingga kelompok PKK setempat. Partisipasi lintas komunitas ini mencerminkan upaya memperluas edukasi kesehatan hingga ke tingkat masyarakat.
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa kanker serviks termasuk dalam tiga besar kanker terbanyak di Indonesia. Rendahnya tingkat skrining menjadi salah satu faktor utama tingginya kasus yang terdeteksi pada stadium lanjut. Melalui kegiatan ini, ARTOTEL Yogyakarta berupaya mendorong deteksi dini sebagai langkah preventif yang krusial.
Selain edukasi medis, rangkaian acara juga dilanjutkan dengan workshop kreatif bertajuk “Junk Journaling” yang digelar pada 25 April 2026 di ROCA Restaurant. Workshop ini berkolaborasi dengan Deluluu Studio dan mengajak peserta mengolah kertas daur ulang menjadi jurnal artistik.
Kegiatan ini terbuka untuk umum dengan biaya partisipasi Rp80.000 per orang, termasuk perlengkapan workshop, makanan ringan, serta pendampingan kreatif. Peserta juga dianjurkan mengenakan kebaya atau busana bertema Kartini sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai budaya.
General Manager ARTOTEL Yogyakarta, Timur Trapsilo, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan, baik dari sisi kesehatan fisik maupun mental. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan institusi kesehatan dan komunitas kreatif diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan ARTOTEL Yogyakarta dalam mendukung kampanye sosial dan pemberdayaan komunitas lokal. Pendekatan yang menggabungkan edukasi dan kreativitas dinilai efektif untuk menjangkau perempuan dari berbagai latar belakang.
Melalui “Kartini Reborn”, ARTOTEL Yogyakarta tidak hanya memperingati semangat emansipasi, tetapi juga mendorong kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan keseimbangan hidup di era modern. (ret/hdl)










