Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Come See Mie Fest Bandung Diserbu Ribuan Pengunjung, Ahn Hyo Seop Jadi Magnet
  • Universitas Paramadina Dorong Reformasi Pendidikan Tinggi Terintegrasi Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045
  • Promo Summertime Madness 1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Tawarkan Diskon Menginap hingga 18 Persen
  • Delon Thamrin Jadi Hantu Gengsian di Fajar’s Last Project, Bukan Seram Malah Bikin Ngakak!
  • Khofifah Tegaskan Kepemimpinan Perempuan Harus Berdampak Nyata Lewat Kebijakan Inklusif dan Berkeadilan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Universitas Paramadina Dorong Reformasi Pendidikan Tinggi Terintegrasi Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045

Universitas Paramadina Dorong Reformasi Pendidikan Tinggi Terintegrasi Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045

Peristiwa Hendro D. Laksono28 Juli 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Handi Risza, Wakil Rektor Universitas Paramadina
Handi Risza, Wakil Rektor Universitas Paramadina

Jakarta (pilar.id) – Reformasi pendidikan tinggi yang bermutu, berkeadilan, dan terintegrasi dinilai menjadi fondasi penting untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Transformasi tersebut dinilai tidak cukup hanya berfokus pada peningkatan kualitas akademik, tetapi juga harus mencakup pembenahan tata kelola, sistem pembiayaan, hingga penguatan ekosistem inovasi yang mampu meningkatkan daya saing seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

Pandangan tersebut disampaikan Wakil Rektor Universitas Paramadina, Handi Risza, sebagai tanggapan atas artikel Direktur Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Mukhamad Najib, berjudul Indonesia Emas dan Pendidikan Tinggi Bermutu yang dimuat di harian Media Indonesia pada 27 Juli 2026.

Menurut Handi, gagasan yang disampaikan Prof. Najib mempertegas bahwa pendidikan tinggi merupakan investasi strategis bagi masa depan bangsa. Ia menilai pandangan tersebut sejalan dengan teori human capital yang diperkenalkan Gary Becker pada 1964 serta teori endogenous growth Paul Romer pada 1994, yang menempatkan investasi pendidikan sebagai faktor utama dalam meningkatkan produktivitas, inovasi, dan daya saing nasional.

Selain itu, ia menilai arah kebijakan tersebut juga selaras dengan rekomendasi berbagai lembaga internasional, seperti OECD dan UNESCO, yang memandang pendidikan tinggi sebagai investasi produktif untuk mendukung pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan.

Meski demikian, Handi menilai reformasi pendidikan tinggi tidak cukup berhenti pada penguatan narasi mengenai pentingnya investasi di sektor pendidikan. Pemerintah, menurutnya, juga perlu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan struktural yang masih membayangi sistem pendidikan tinggi nasional.

Salah satu tantangan terbesar yang disoroti adalah kondisi perguruan tinggi swasta (PTS). Berdasarkan data nasional, sekitar 91,7 persen perguruan tinggi di Indonesia merupakan PTS, sementara hampir separuh mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan di institusi tersebut. Kondisi ini menunjukkan bahwa PTS memiliki peran strategis dalam pemerataan akses pendidikan tinggi.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, banyak PTS menghadapi tekanan akibat menurunnya jumlah mahasiswa baru, keterbatasan sumber pembiayaan, hingga ancaman penutupan sejumlah program studi. Handi menilai situasi tersebut dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi masyarakat hingga belum adanya regulasi yang mengatur kuota dan pola penerimaan mahasiswa di luar jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

Karena itu, ia menilai masa depan pendidikan tinggi Indonesia sangat bergantung pada kemampuan pemerintah memperkuat kualitas ribuan PTS yang selama ini menjadi tulang punggung pemerataan akses pendidikan tinggi di berbagai daerah.

Sebagai solusi, Handi mengusulkan reformasi sistem pembiayaan pendidikan tinggi, khususnya bagi PTS. Menurutnya, pola pendanaan yang selama ini bertumpu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), uang kuliah mahasiswa, serta hibah kompetitif belum cukup mampu menciptakan keberlanjutan pengembangan institusi.

Ia mengusulkan pembentukan Dana Abadi Perguruan Tinggi Swasta (Endowment Fund for Private Higher Education) sebagai instrumen investasi jangka panjang berbasis kinerja. Dana tersebut diharapkan dapat diberikan kepada PTS yang memiliki tata kelola yang baik, mutu akademik tinggi, produktivitas riset yang kuat, kemitraan luas dengan dunia industri, serta kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

Selain aspek pembiayaan, Handi menilai paradigma penilaian terhadap perguruan tinggi juga perlu berubah. Keberhasilan institusi pendidikan tinggi, menurutnya, tidak lagi cukup diukur dari jumlah lulusan, publikasi ilmiah, maupun status akreditasi semata, tetapi juga dari kontribusi nyata terhadap peningkatan produktivitas nasional.

Ia mencontohkan kontribusi tersebut dapat diwujudkan melalui pengembangan inovasi, hilirisasi hasil riset, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), percepatan transformasi digital, dukungan terhadap transisi energi, hingga keterlibatan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan.

Dalam kesempatan yang sama, Handi juga mendorong transformasi peran Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI). Menurutnya, lembaga tersebut perlu berkembang dari fungsi administratif menjadi institusi yang berperan sebagai pendamping peningkatan mutu perguruan tinggi, fasilitator kolaborasi riset, penghubung dengan dunia usaha dan industri, inkubator inovasi, sekaligus akselerator internasionalisasi perguruan tinggi.

Ia juga mengusulkan penyusunan peta jalan pembangunan pendidikan tinggi menuju Indonesia Emas 2045 yang dilengkapi indikator kinerja terukur. Beberapa indikator yang dinilai penting antara lain peningkatan jumlah doktor, komersialisasi paten, pertumbuhan perusahaan rintisan berbasis kampus, peningkatan investasi industri dalam riset, hingga kontribusi inovasi perguruan tinggi terhadap produktivitas nasional.

Menurut Handi, reformasi pendidikan tinggi harus dilakukan secara menyeluruh agar seluruh ekosistem pendidikan tinggi, baik perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berdaya saing.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 membutuhkan kemauan politik yang kuat dalam merancang kebijakan pendidikan tinggi yang proporsional dan berkeadilan. Reformasi tata kelola, pembiayaan, serta penguatan ekosistem inovasi dinilai menjadi tiga pilar utama agar pendidikan tinggi mampu menghasilkan sumber daya manusia unggul, memperkuat produktivitas nasional, dan menciptakan nilai tambah bagi pembangunan Indonesia di masa depan. (hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

Berita Lainnya

Ahn Hyo Seop

Come See Mie Fest Bandung Diserbu Ribuan Pengunjung, Ahn Hyo Seop Jadi Magnet

28 Juli 2026
Promo Summertime Madness 1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro

Promo Summertime Madness 1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Tawarkan Diskon Menginap hingga 18 Persen

28 Juli 2026

Delon Thamrin Jadi Hantu Gengsian di Fajar’s Last Project, Bukan Seram Malah Bikin Ngakak!

28 Juli 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Tegaskan Kepemimpinan Perempuan Harus Berdampak Nyata Lewat Kebijakan Inklusif dan Berkeadilan

28 Juli 2026
ZTE dan XLSMART memperluas kolaborasi AI, 5G, dan FWA untuk mempercepat transformasi digital, efisiensi jaringan, dan layanan broadband di Indonesia.

ZTE dan XLSMART Perkuat Kolaborasi AI, 5G, dan FWA untuk Percepat Transformasi Digital Indonesia

27 Juli 2026
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

Rektor Paramadina Minta Gubernur BI Baru Pimpin Koordinasi Lintas Kementerian Demi Rupiah

27 Juli 2026
Goethe-Institut Bandung umumkan 7 pemenang Seriale Indonesia 2026. Karya lokal Mystery Club Adventures & Kala Lima bersiap tampil di Jerman.

Tujuh Serial Raih Penghargaan Seriale Indonesia, Karya Lokal Siap Tampil di Jerman

27 Juli 2026
Kemenkes mengajak masyarakat tidak memberi stigma kepada ODHIV. Peningkatan temuan kasus HIV di Sidoarjo disebut mencerminkan keberhasilan deteksi dini.

Kemenkes Minta Publik Tak Stigma ODHIV, Peningkatan Temuan Kasus Hasil Deteksi Dini

25 Juli 2026
Haryo Limanseto

Pemerintah Berlakukan Bea Masuk 0 Persen untuk Industri MRO dan Petrokimia Lewat PMK Nomor 50 Tahun 2026

25 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Ahn Hyo Seop

Come See Mie Fest Bandung Diserbu Ribuan Pengunjung, Ahn Hyo Seop Jadi Magnet

28 Juli 2026
Handi Risza, Wakil Rektor Universitas Paramadina

Universitas Paramadina Dorong Reformasi Pendidikan Tinggi Terintegrasi Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045

28 Juli 2026
Promo Summertime Madness 1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro

Promo Summertime Madness 1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Tawarkan Diskon Menginap hingga 18 Persen

28 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.