Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Satu Dekade Berkarya, Christabel Annora Siap Gelar Intimate Showcase Dua Sesi di Kota Batu
  • BCA Berbagi Ilmu Sambangi UMP, Siapkan Ratusan Mahasiswa Hadapi Tantangan Dunia Kerja
  • Estafet KNIU ke Kementerian Kebudayaan, Komitmen Indonesia Perkuat Diplomasi di UNESCO
  • OJK Perkuat Pertahanan Lawan Scam Digital, Lebih dari 608 Ribu Kasus Penipuan Tercatat hingga Juni 2026
  • Indonesia Torehkan Sejarah di Gardens by the Bay, Orchid Extravaganza Tampilkan 30 Instalasi Seni Nusantara
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Budaya»Galeri Nasional Indonesia Gelar Pameran Seni Hasil Kolaborasi Dengan 4 Negara dan Goethe-Institut

Galeri Nasional Indonesia Gelar Pameran Seni Hasil Kolaborasi Dengan 4 Negara dan Goethe-Institut

Budaya M. Fathur Rohman24 Januari 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Lukisan Bui Suoi Hoa - Father and Doughter 1994, merupakan salah satu lukisan yang dipamerkan di Galeri Indonesia

Jakarta (pilar.id) – Mulai 28 Januari sampai 28 Februari 2022, Galeri Nasional Indonesia akan menjadi tuan rumah pameran seni bertajuk “Para Sekutu yang Tidak Bisa Berkata Tidak”. Pameran dilaksanakan bersama dengan Goethe-Institut Indonesia dengan tagline, Memaknai Koleksi Empat Institusi Seni dengan Kacamata Kesetiakawanan.

Selain untuk menghadirkan karya koleksi Galeri Nasional Indonesia ke publik, acara seni ini juga akan mengulik perjalanan awal mula koleksi dan menyoroti hubungan interpersonal di antara para seniman. Pameran ini merupakan aktualisasi dari program yang diinisasi oleh Goethe-Institut Indoneisa bernama Collecting Entanglements and Embodied Histories.

Ini merupakan proyek dialog kuratorial jangka panjang yang melibatkan empat empat institusi dari empat negara. Mulai dari MAIIAM Contemporary Art Museum, Thailand, Singapore Art Museum, Singapura,  Hamburger Bahnhof (bagian dari Nationalgalerie – Staatliche Museen zu Berlin di Jerman), dan Galeri Nasional Indonesia.

Pameran diadakan di setiap negara dengan menampilkan koleksi karya dari keempat institusi tersebut. Setiap pameran memiliki narasi kuratorial yang berbeda dari masing-masing kurator: Anna-Catharina Gebbers (Jerman), Gridthiya Gaweewong (Thailand), June Yap (Singapura)—dan Grace Samboh (Indonesia). Keempat orang inilah yang menjadi kurator di pameran Para Sekutu yang Tidak Bisa Berkata Tidak ini.

Di luar dari koleksi empat intitusi tersebut, pameran ini juga akan menampilkan karya dari Museum Seni Rupa dan Keramik Unit Pengelola Museum Seni dan beberapa koleksi pribadi, serta arsip-arsip bersejarah.

Baca Juga  Goethe-Institut Hibahkan Bandoneon Bersejarah ke Klassikhaus dalam Konser Alur Bunyi Anvertrauen

Pameran ini dilaksanakan berangkat dari kerinduan untuk menikmati koleksi Galeri Nasional Indonesia – yang berjumlah hampir 2.000 karya – dan baru segelintir yang pernah dipamerkan kepada publik. Serta mempelajari awal mula koleksi dan institusi ini.

Penjelajahan kuratorial Grace Samboh mencermati dua pameran bersejarah di Galeri Nasional Indonesia, yaitu “Paris-Jakarta 1950-1960” pada 1992 dan “Pameran Seni Kontemporer dari Negara-Negara Non Blok” pada 1995.

Penjelajahan ini memunculkan beberapa pertanyaan seputar relasi di antara seniman dan negara yang terlibat dalam pameran. Apa yang dapat kita pelajari dari berbagai pertukaran tersebut? Apakah pertukaran-pertukaran itu semata gerak-gerik simbolik? Seperti apa hubungan para seniman? Betulkah terjadi pertukaran di antara para perorangan seniman ini? Perenungan atas pertanyaan ini mewujud dalam lima bagian pameran, yang diberi judul Guyub, Keberpihakan, Kenduri, Kekerabatan, dan Daya.

Judul Pameran “Para Sekutu yang Tidak Bisa Berkata Tidak” diambil dari salah satu karya yang akan ditampilkan, yaitu Paduan Suara yang Tidak Bisa Berkata Tidak (1997) oleh seniman S. Teddy D. Karya (dalam foto di atas) ini telah diproduksi ulang untuk ditampilkan dalam pameran.

Sebagian dari seniman yang karyanya akan ditampilkan dalam pameran adalah Agus Suwage, Araya Rasdjarmrearnsook, Basoeki Abdullah, Belkis Ayón Manso, Bruce Nauman, Danarto, Dolorosa Sinaga, Emiria Sunassa, Ary “Jimged” Sendy, Käthe Kollwitz, Marintan Sirait, Nguyễn Trinh Thi, Öyvind Fahlström, Siti Ruliyati, Tisna Sanjaya, dan Wassily Kandinsky.

Baca Juga  Celcius Gelar El-Maestro, Pamerkan Karya Pelukis Legendaris Indonesia

Pengunjung pameran juga dapat menyaksikan karya instalasi yang dibuat untuk pameran ini oleh Ho Tzu Nyen dan Cinanti Astria Johansjah. Grace Samboh, peneliti dan kurator menjelaskan,

“Saya berharap pameran ini membuka kesempatan seluas-luasnya kepada pengunjung untuk dapat memaknai karya-karya di dalamnya, juga narasi sejarah yang menjadi latarnya. Saya tidak sabar untuk mendengar perspektif yang berbeda dari pengunjung yang hadir, juga bertukar cerita dalam kesempatan yang sudah kami tunggu-tunggu dan rencanakan sekian lama.”

Dr. Stefan Dreyer, Direktur Goethe-Institut Wilayah Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru menyampaikan,

“Saya sungguh senang dapat membuka pameran ‘Para Sekutu yang Tidak Bisa Berkata Tidak’ di Galeri Nasional Indonesia secara publik. Ini merupakan pameran keempat dan terakhir dalam proyek Collecting Entanglements and Embodied Histories, di mana Goethe-Institut berperan sebagai mak comblang dan fasilitator di antara keempat institusi seni yang telah bekerja sama dengan erat untuk mewujukkan program ini.”

Pustanto, Kepala Galeri Nasional Indonesia, berharap bahwa pameran ini akan bisa menjadi sumber informasi dan sarana apresiasi seni rupa bagi publik, serta semakin mempererat jejaring seni rupa internasional. Jangan ragu untuk mengunjungi pameran ini secara luring, karena kami telah menyiapkan dan menerapkan sistem kunjungan yang sesuai dengan protokol kesehatan, sehingga pengunjung dapat mengapresiasi pameran dengan aman dan nyaman. (put/fat)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Galeri Nasional Indonesia Goethe-Institut Indonesia Pameran seni

Berita Lainnya

KinoFest, gelaran Festival Film Jerman yang diadakan oleh Goethe-Institut sebagai program tahunan

KinoFest 2025 Hadir di Indonesia, Angkat Tema Keluarga-Diperluas Lewat 14 Film Jerman Terbaru

24 November 2025
Cynthia Atmadjaja, perupa asal Jakarta

Artotel Yogyakarta Gelar Pameran Seni A Soul Journey: Eternal Sky oleh Cynthia Atmadjaja

22 Juni 2024
Windy Setiadi tampil memainkan bandoneon yang dihibahkan Goethe-Institut di konser Alur Bunyi di GoetheHaus Jakarta

Goethe-Institut Hibahkan Bandoneon Bersejarah ke Klassikhaus dalam Konser Alur Bunyi Anvertrauen

1 Desember 2023
Pembukaan dan peresmian ini sekaligus jadi penanda bahwa PKN 2023 siap menyambut masyarakat di ruang tamu-ruang tamunya.

Pekan Kebudayaan Nasional 2023 Resmi Dibuka dengan Tema Merawat Bumi, Merawat Kebudayaan

21 Oktober 2023

KinoFest 2023 Sajikan Film-Film Jerman Terbaru, Catat Tanggal Mainnya!

8 September 2023

Lineup Festival Alur Bunyi 2023, Dukungan Goethe-Institut Indonesien untuk Musisi Lokal

7 Agustus 2023

Celcius Gelar El-Maestro, Pamerkan Karya Pelukis Legendaris Indonesia

13 November 2022

Berlangsung di Jakarta, 50 Seniman dari 9 Negara Ikuti Pameran Seni KOLABORAKSI

14 September 2022

Jumpa Stakeholder Galeri Nasional Indonesia dan Peluncuran Program 2022

27 Desember 2021
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Christabel Annora

Satu Dekade Berkarya, Christabel Annora Siap Gelar Intimate Showcase Dua Sesi di Kota Batu

7 Juli 2026
Indonesia mencatat sejarah di Gardens by the Bay Singapura lewat Orchid Extravaganza yang menghadirkan lebih dari 30 instalasi seni budaya Nusantara.

Indonesia Torehkan Sejarah di Gardens by the Bay, Orchid Extravaganza Tampilkan 30 Instalasi Seni Nusantara

6 Juli 2026
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

PMI Manufaktur RI Juni 2026 Anjlok ke 46,9, Prof Didik J Rachbini: Industri Nasional Masuk Zona Merah

5 Juli 2026
Kylian Mbappe (sumber foto: facebook @equipedefrance)

Piala Dunia 2026: Prancis Siap Tempur Full Team Lawan Paraguay, Kylian Mbappe Kejar Rekor Gol Lionel Messi

4 Juli 2026
(foto: Dok BNI)

HUT Ke-80 BNI: Usung Tema Swadharma Bhakti Nagara, Tegaskan Komitmen Pengabdian dan Transformasi Digital

4 Juli 2026
Berita Lainnya
Christabel Annora

Satu Dekade Berkarya, Christabel Annora Siap Gelar Intimate Showcase Dua Sesi di Kota Batu

7 Juli 2026
Direktur BCA Antonius Widodo Mulyono (kiri) menjadi pembicara dalam BCA Berbagi Ilmu di Universitas Muhammadiyah Purwokerto

BCA Berbagi Ilmu Sambangi UMP, Siapkan Ratusan Mahasiswa Hadapi Tantangan Dunia Kerja

7 Juli 2026
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti

Estafet KNIU ke Kementerian Kebudayaan, Komitmen Indonesia Perkuat Diplomasi di UNESCO

7 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.