Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain
  • Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik
  • J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia
  • Pemerintah Ubah Strategi Berantas Judi Online, Tak Hanya Blokir Situs tetapi Putus Seluruh Ekosistemnya
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Ekonom: Subsidi Energi Belum Tepat Sasaran

Ekonom: Subsidi Energi Belum Tepat Sasaran

Peristiwa Achmat D2 Juni 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Direktur Indef, Tauhid Ahmad. (Foto: Istimewa)

Jakarta (pilar.id) – Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Tauhid Ahmad mengatakan, subsidi diperlukan untuk mengurangi beban biaya yang ditanggung masyarakat agar daya beli mereka terjaga. Namun, subsidi tidak akan bermanfaat jika diberikan tidak tepat sasaran.

“Daya beli yang dibantu siapa? Masyarakat menengah ke bawah kan. Tapi dalam kerangka subsidi ini ternyata for all, buat semua. Semua dapat,” ujar Tauhid, di Jakarta, Kamis (6/2/2022).

Ia mencontohkan, subsidi energi untuk jenis pertalite. Pengguna bahan bakar minyak (BBM) jenis ini ternyata bukan hanya kalangan masyarakat menengah ke bawah.

“Masyarakat ke atas juga ada, ya nanti mobil juga bisa dapat (subsidi) tuh. Di pom bensin, beli pertalite berarti beli BBM bersubsidi,” kata Tauhid.

Padahal, pemerintah sebelumnya meminta tambahan anggaran untuk mensubsidi masyarakat bawah. Tak hanya itu, pemerintah juga berencana memangkas anggaran kementerian/ lembaga (K/L) sebesar Rp24,5 triliun.

Kebijakan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan menurunnya penerimaan karena pelemahan ekonomi. Menurut Tauhid, kebijakan tersebut kurang tepat karena dapat mengganggu kinerja K/L.

“Kasihan kementerian/ lembaga yang mempunyai program prioritas, yang sudah disiapkan,” ungkap Tauhid.

Di sisi lain, terjadi paradoks dengan adanya potensi sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) pada tahun anggaran 2022 sebesar Rp140-an triliun. Artinya, pemerintah mengalami problem di spending.

Baca Juga  Realisasi Bantuan Subsidi Upah Capai Rp7,68 Triliun

“Ada belanja yang tidak habis, apakah di subsidinya, atau di kementerian/ lembaga sendiri ataupun transfer dana daerah. Ini ada paradoks, dipotongin tapi nggak habis,” tutur Tauhid.

Menurut Tuahid ada tiga sumber yang bisa dijadikan bantalan untuk subsidi. Pertama dari windfall akibat kenaikan harga komoditas, baik BBM, sawit, maupun batubara yang masuk ke penerimaan negara.

Sumber kedua memang dari efisiensi anggaran, yaitu dengan memotong anggaran kementerian/ lembaga. “Jadi ada dua sumber itu yang ditambahkan, Selisihnya kalau di paparan Rp200-an triliun. Nah itu yang jadi sumbernya di situ,” terangnya.

Sumber ketiga adalah dengan menambah utang baru. Namun, dengan situasi Covid-19 yang mereda, serta tidak ada krisis energi dan pangan, seharusnya penambahan defisitnya tidak sampai 4,5 persen. “Tapi karena harus subsidi ditambah, ya otomatis nambah utangnya ya diambil lagi,” pungkasnya. (Ach/din)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Bantuan Subsidi Pemerintah Bantuan Subsidi Upah

Berita Lainnya

Ilustrasi uang rupiah (foto: Ekoanug, pixabay)

Cara Cek Penerima BSU 2025 Lewat Aplikasi JMO dan Website Kemnaker

11 September 2025

Realisasi Bantuan Subsidi Upah Capai Rp7,68 Triliun

24 November 2022

Pemprov Jateng Pastikan 727 Ribu Pekerja Bakal Terima Bantuan Subsidi Upah

15 September 2022

Puan Minta Pemerintah Salurkan BSU tepat Waktu dan Sasaran

6 April 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
PB Pemuda Muslimin Indonesia mendukung Program Sekolah Gratis Pemprov Banten dan menilai kebijakan itu layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain

19 Juli 2026
BTN

Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik

19 Juli 2026
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.