Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Kemenkes Minta Publik Tak Stigma ODHIV, Peningkatan Temuan Kasus Hasil Deteksi Dini
  • Pemerintah Berlakukan Bea Masuk 0 Persen untuk Industri MRO dan Petrokimia Lewat PMK Nomor 50 Tahun 2026
  • Bank Jatim dan Bank NTT Perkuat Sinergi BPD Lewat Kerja Sama Remitansi Internasional untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan
  • Rano Karno Resmikan Open Top Tour Jakarta Batavia dan Uji Coba Open Dining, Perkuat Wisata Kota Tua
  • Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV di Parkir Makam Keputih, Tarif Maksimal Rp5.000 Kini Diawasi Ketat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Lingkungan»Jaga Sungai Kediri, 10 Komunitas Adakan Pemantauan dengan Metode Biotilik

Jaga Sungai Kediri, 10 Komunitas Adakan Pemantauan dengan Metode Biotilik

Lingkungan Jelita Sondang Samosir15 Agustus 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Beberapa anggota saat mempelajari jenis-jenis biota yang berhasil didapat, pada kegiatan pemantauan kesehatan sungai di Desa Pohsarang, Semen, Kediri, Minggu (14/8/2022) (Foto : Iat)

Kediri (pilar.id)– Demi menjaga kelestarian sungai, sekitar 10 Komunitas yang terdiri dari Ecoton, Yayasan Hijau Daun Mandiri, Rumah Zakat, Kediri Ben Resik, Bem UNIKA, Mapala Pelita UNP, Brigade Popok, Envigreen Society, dan komunitas Ijo Royo-royo, melakukan pemantauan kesehatan sungai di wilayah Desa Pohsarang, Semen, Kediri dengan menggunakan Serangga Air sebagai indikator Kesehatan sungai, pada Minggu (14/8/2022).

Seperti yang dijelaskan Alaika Rahmatullah, selaku Staff Edukasi Ecoton. Bila kegiatan tersebut bernama Biotilik atau biomonitoring, yang merupakan metode pemantauan kesehatan sungai dengan menggunakan indikator hewan tak bertulang belakang, seperti bentos, capung, udang, siput, dan cacing.

Lalu hasil pemantauan Biotilik dapat memberikan petunjuk adanya gangguan lingkungan pada ekosistem sungai, sehingga dapat dirumuskan upaya penanggulangan.

Lebih rinci,  Alaika mengatakan bahwa Biotilik merupakan metode yang mudah dilakukan, karena hanya memerlukan pengambilan sampel biota di dasar, tepian sungai atau yang menempel di bebatuan

“Biota yang ditemukan tinggal dicocokkan dengan biota yang tertera dalam gambar panduan yang terdapat di dalam buku panduan. Untuk selanjutnya, biota yang didapat dikelompokkan menjadi biota yang tidak toleran (sensitif) terhadap pencemaran dan biota yang toleran (tidak sensitif) terhadap pencemaran,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, jika keberadaan biota yang sensitif dengan pencemaran mengindikasikan bahwa kondisi suatu sungai masih tidak tercemar, seperti larva kunang-kunang atau larva capung.

Baca Juga  Polisi Ringkus Komplotan Copet Swalayan di Kediri, Aksi Terekam CCTV dan Viral di Medsos

Sedangkan biota yang tidak sensitif terhadap pencemaran, mencirikan bahwa sungai telah sakit dan tercemar, diantara biota ini adalah cacing tanah (cacing darah) dan cuncum

Tak hanya itu, dalam metode yang menggunakan serangga air sebagai biota, dapat menunjukkan kualitas air dalam kurun singkat, yaitu 1-2 jam sudah bisa mengetahui status air yang sedang dipantau.

Adanya kegiatan ini, Ita Sulistiorini selaku anggota Komunitas Kediri Ben Resik,  mengatakan bahwa kegiatan biotilik ini berguna untuk mengetahui tingkat kesehatan sungai, serta mengetahui biota yang ada di sungai.

“Kegiatan ini cukup mudah dilakukan dan direplikasi oleh komunitas lain, sehingga kita bisa melihat kesehatan sungai dengan menghitung dan mengelompokkan serangga air yang ada di lokasi pemantauan,” ujarnya.

Pada pemantauan kualitas air sungai yang terbagi menjadi 2 kelompok tersebut, diketahui jika sungai Kediri dalam status tercemar sedang, dengan skor rata-rata yang dalam perhitungan adalah 2,2 dan 1,9.

“Dalam kegiatan pemantauan kualitas air melalui biotilik, kami dapatkan kondisi kesehatan sungai tercemar sedang, ini dijadikan sebagai pengingat, supaya terus berupaya menjaga sungai, dengan tidak membuang sampah atau limbah secara langsung ke sungai,” tutup Ita Sulistiorini. (jel/din) 

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Biotilik Desa Pohsarang Kediri menjaga kelestarian sungai Semen

Berita Lainnya

Polisi Ringkus Komplotan Copet Swalayan di Kediri, Aksi Terekam CCTV dan Viral di Medsos

16 Juni 2025
IAIN Kediri kini resmi menjadi UIN Syekh Wasil Kediri, siap menjadi pusat pendidikan Islam unggul dan berdaya saing global.

IAIN Kediri Resmi Berubah Menjadi UIN Syekh Wasil, Siap Bersaing di Kancah Global

27 Mei 2025
BPBD Jatim dan DPRD salurkan bantuan untuk korban longsor di Mojo, Kediri. Akses jalan terputus dan tiga rumah direkomendasikan untuk relokasi.

BPBD Jatim dan DPRD Salurkan Bantuan ke Korban Longsor di Mojo, Kediri

20 Mei 2025
Langkah antisipasi sebaran PMK di Kabupaten Kediri

Pemkab Kediri Tutup Pasar Hewan untuk Antisipasi Penyebaran PMK

14 Januari 2025
Jejak Bung Karno di Ndalem Pojok Kediri

Jejak Bung Karno di Ndalem Pojok Kediri, Napak Tilas Jelang HUT ke-52 PDI Perjuangan

25 Desember 2024
Bandara Dhoho di Kabupaten Kediri, Jawa Timur

Bandara Dhoho Gandeng Telkom untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

30 November 2024
Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji saat memberikan penjelasan dalam konferensi pers di Mako Polres Kediri Kota

Polres Kediri Kota Tangkap Tersangka Penganiayaan di Balowerti

3 Oktober 2024
Pj Wali Kota Kediri Zanariah

Ekesebisi di Taman Sekartaji, Hadirkan Pengalaman Baru Menikmati Koleksi Museum

17 September 2024
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kediri.

Momen Idulfitri, 634 Narapidana Peroleh Remisi dari Lapas Kediri

11 April 2024
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kemenkes mengajak masyarakat tidak memberi stigma kepada ODHIV. Peningkatan temuan kasus HIV di Sidoarjo disebut mencerminkan keberhasilan deteksi dini.

Kemenkes Minta Publik Tak Stigma ODHIV, Peningkatan Temuan Kasus Hasil Deteksi Dini

25 Juli 2026
Haryo Limanseto

Pemerintah Berlakukan Bea Masuk 0 Persen untuk Industri MRO dan Petrokimia Lewat PMK Nomor 50 Tahun 2026

25 Juli 2026
Bank Jatim dan Bank NTT menjalin kerja sama layanan remitansi internasional untuk memperluas akses keuangan, mendukung PMI, dan memperkuat sinergi BPD.

Bank Jatim dan Bank NTT Perkuat Sinergi BPD Lewat Kerja Sama Remitansi Internasional untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan

24 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.