Jakarta (pilar.id) – Meredakan stres bisa dilakukan dengan banyak cara. Selain healing dengan jalan-jalan ke tempat asyik, menikmati kuliner, nonton film di bioskop, bisa juga dengan mengakrabi selembar kertas kosong dan spidol atau alat tulis lainnya. Tak percaya?
“Siapkan spidol dan kertas kosong, kalau sedang emosi kita bisa tutup mata dan bikin garis apa pun,” kata Tita dalam pembukaan ‘Wardah Color Fit Beauty Moves You Art Journey’ di Ganara Art, Jakarta, Rabu (28/12/2022).
Saat membuat garis-garis di kertas kosong, entah itu dengan spidol, pulpen, pensil, atau bahkan krayon, kata Tita, cobalah untuk mengatur napas.
Usai membuat garis, tarik napas secara teratur. “Lakukan berulang-ulang. Anda juga bisa menorehkan garis secara acak sehingga nantinya membentuk motif abstrak,” katanya.
Trik ini, lanjut dia, sering diterapkan oleh Tita di sela rapat daring yang kadang memicu stres. Karena seni, lanjutnya, selain jalan untuk berekspresi juga bisa jadi sarana melepas penat atau healing.
Bahkan di tempat yang ia dirikan, setiap individu bisa menepis stres dengan mengikuti kelas-kelas seni. Seperti melukis, membuat kreasi tanah liat, dan lain sebagainya.
Melukis untuk Lawan Stres
Sejumlah pakar menyebut, berkesenian adalah sebuah terapi yang baik untuk melawan stres. Bahkan ada istilah terapi seni, yakni bentuk perawatan kesehatan mental dengan menggunakan media dan kreativitas untuk memproses dan memahami emosi secara terapeutik sambil menciptakan seni.
Bentuk terapi ini digunakan untuk membantu mengatasi banyak masalah, mulai dari rehabilitasi hingga memproses trauma masa lalu, dan biasanya melibatkan terapis berlisensi.
Lantas bagaimana meredakan stres dengan terapi seni?
- Aspek terpenting dari terapi seni adalah kemampuan untuk membantu agar kita merasa rileks. Dan percayalah, Anda tidak perlu menjadi seniman untuk melakukan ini. Asal merasa terhibur, tidak ada tekanan pada aliran kreatif. Jadi, untuk memulai terapi seni, ini hal-hal yang perlu dilakukan.
- Tumbuhkan kesadaran diri. Saat melukis misalnya, coba untuk menyelaraskan emosi, pikiran, dan tubuh. Tahap ini jadi bagian penting dalam menciptakan karya seni.
- Bagian penting lain dari terapi dan menghilangkan stres adalah untuk dapat memproses dan memahami emosi yang mungkin menyebabkan masalah bagi Anda. Mengidentifikasi akar masalah adalah satu-satunya cara untuk mulai menanganinya secara akurat. Terapi seni membantu kita berhubungan dengan perasaan sehingga dapat menemukan akar masalah mereka dan memulai perjalanan untuk memahami dan memprosesnya.
- Melukis atau membuat karya seni lainnya adalah upaya untuk melepas emosi. Dan ini jelas memberi manfaat besar dalam terapi seni. Yakni memproses perasaan pada situasi masa lalu dan sekarang, lalu bergerak maju. Melepas trauma masa lalu, saat Anda terluka, dan emosi yang stagnan dapat sangat mengubah hidup Anda.
- Berkesenian juga upaya untuk membangun kepercayaan diri. Kekuasaan kreatif yang bebas, tidak ada tekanan dari seniman lain, dan tidak ada tekanan untuk menjadi ahli dalam apa yang mereka ciptakan, banyak orang menemukan bahwa proses menciptakan sesuatu dengan sendirinya membangun kepercayaan diri mereka.
Nah, tunggu apa lagi. Mau healing tapi malas jalan-jalan atau pingin hemat, coba cara ini. Lawan stres, dengan berkesenian. (ret/hdl)

