Banyuwangi (pilar.id) – Puluhan ibu muda antusias mengikuti penyuluhan gizi seimbang yang digelar PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di halaman Yayasan Rumah Qur’an As-Salam, Desa Karangharjo.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang berfokus pada pencegahan stunting di kalangan ibu hamil dan balita.
Acara tersebut dihadiri oleh Komisaris Utama ASDP Achmad Baidowi, General Manager ASDP Cabang Ketapang, Kepala Puskesmas Sepanjang, Kepala Desa Karangharjo yang juga pengurus yayasan, serta perwakilan Komisi III DPRD Banyuwangi.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa persoalan stunting merupakan isu strategis yang perlu ditangani secara kolaboratif karena berpengaruh langsung terhadap kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Generasi muda adalah aset berharga. Mereka harus tumbuh sehat, kuat, dan cerdas agar mampu meneruskan estafet kemajuan bangsa,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan edukasi tentang cara menyusun menu bergizi seimbang dengan bahan sederhana dan terjangkau. Selain penyuluhan, ASDP juga menyalurkan bantuan peralatan kesehatan, seperti timbangan bayi, perlengkapan posyandu, serta makanan tambahan bergizi bagi ibu hamil dan balita.
Anak-anak di yayasan pun menerima peralatan olahraga sebagai upaya menumbuhkan kebiasaan hidup sehat sejak dini.
Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menyampaikan bahwa edukasi gizi adalah langkah kecil dengan dampak besar bagi masa depan bangsa. “Gizi seimbang tidak harus mahal. Yang penting adalah pengetahuan dan kepedulian agar anak tumbuh sehat dan bahagia,” kata Shelvy.
Ia menambahkan, ASDP meyakini bahwa kesehatan dan pendidikan merupakan dua hal yang saling melengkapi. Anak yang sehat memiliki kemampuan belajar lebih baik dan dapat tumbuh menjadi generasi unggul.
Program penyuluhan ini melanjutkan berbagai inisiatif sosial ASDP sebelumnya, seperti “Senyum Sehat ASDP – Sejuta Asa Anak Bahari” di Ketapang dan Gilimanuk, serta “Kampung Sadar Gizi” di Desa Bantarsari. Seluruh kegiatan tersebut mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera.
“Kami akan terus berkontribusi menjaga kesehatan masyarakat, terutama generasi muda. Dengan tubuh dan pikiran yang sehat, kesejahteraan bangsa dapat terwujud,” tutur Shelvy menandaskan.
Melalui berbagai langkah nyata, ASDP membuktikan bahwa misinya tidak hanya menyeberangkan orang dan kendaraan, tetapi juga menyeberangkan harapan dan pengetahuan menuju Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera. (ret/hdl)








