Jakarta (pilar.id) – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat pertumbuhan signifikan dalam pembiayaan produk Prohajj Plus, solusi keuangan untuk perjalanan ibadah haji plus dan umrah. Hingga Juni 2025, total outstanding pembiayaan Prohajj Plus telah menembus angka Rp166 miliar, menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap layanan unggulan dari bank syariah pertama di Indonesia ini.
Agus Andipratama Amir, Head of Retail Financing Bank Muamalat, menyampaikan bahwa Prohajj Plus menjadi salah satu produk strategis dalam penguatan bisnis konsumer retail, khususnya pada ekosistem haji dan umrah yang terus berkembang.
“Prohajj Plus kami hadirkan untuk memudahkan masyarakat merencanakan perjalanan ibadah melalui mitra penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) yang legal dan terpercaya,” jelas Agus dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (30/7/2025).
Menurutnya, langkah ini sejalan dengan refocusing bisnis Bank Muamalat yang kini lebih tajam mengarah pada segmen retail Muslim. Ekosistem haji dan umrah dinilai tidak hanya besar dari sisi potensi pasar, tetapi juga sesuai dengan misi pendirian Bank Muamalat sebagai pionir perbankan syariah di Tanah Air.
Kemitraan dengan PIHK Legal dan Amanah
Bank Muamalat menegaskan bahwa setiap mitra PIHK dan PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) yang diajak bekerja sama telah terverifikasi legalitas dan kredibilitasnya. Hal ini demi memastikan bahwa nasabah mendapatkan pelayanan profesional dan perjalanan ibadah yang nyaman dan aman.
Produk Prohajj Plus juga menjadi bagian dari Solusi Haji Terintegrasi yang ditawarkan Bank Muamalat. Solusi ini mencakup layanan dari awal hingga akhir, seperti pendaftaran haji, perencanaan pelunasan biaya, edukasi keuangan syariah, hingga dukungan transaksi keuangan selama jemaah berada di Tanah Suci.
“Kami ingin memberikan kemudahan menyeluruh bagi masyarakat yang ingin berhaji atau umrah. Solusi ini bukan hanya transaksi, tapi juga bagian dari komitmen spiritual,” tambah Agus.
Visi Bank Muamalat: Jalan Hijrah Menuju Berkah
Penguatan layanan Prohajj Plus juga mencerminkan arah baru Bank Muamalat yang tertuang dalam visinya, yakni “Menjadi Jalan Hijrah Menuju Berkah.” Visi ini menggambarkan tekad Bank Muamalat untuk menjadi solusi hijrah terdepan bagi ekosistem bisnis dan keuangan syariah melalui layanan keuangan yang berkelanjutan.
Ke depan, Bank Muamalat akan terus memperluas jangkauan dan kemitraan guna menjangkau lebih banyak masyarakat Muslim yang ingin merencanakan ibadah ke Tanah Suci secara aman, nyaman, dan sesuai prinsip syariah. (ret/hdl)










