Jakarta (pilar.id) – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) baru-baru ini menggelar serangkaian kegiatan bakti sosial kesehatan, termasuk pemeriksaan kesehatan, donor darah, dan operasi katarak gratis sebagai bagian dari peringatan hari ulang tahun ke-67 perusahaan. Acara ini merupakan bentuk pengabdian BCA dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Menurut Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, kesehatan merupakan hal penting bagi masyarakat karena berpengaruh pada produktivitas. BCA tidak hanya ingin merayakan ulang tahunnya dengan promo atau diskon kepada nasabah, tetapi juga memberikan kontribusi langsung di bidang kesehatan kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.
Pemeriksaan kesehatan gratis dilakukan bersama Klinik Binaan Bakti BCA, yakni Praktek Dokter Duri Utara dan Klinik Bakti Medika, pada 20-21 Februari 2024, dengan melibatkan 304 peserta. BCA memberikan pemeriksaan laboratorium sederhana gratis untuk mendeteksi hipertensi, diabetes, tekanan darah tinggi, dan asam urat. Pasien yang teridentifikasi memiliki kelainan langsung diberikan obat sebagai langkah awal penanganan.
Selain itu, BCA juga memberikan pemeriksaan mata dan kacamata baca gratis kepada 100 orang berusia 40 tahun lebih di baksos bersama Praktik Dokter Duri Utara, Jakarta Barat. Hal ini dilakukan untuk membantu masyarakat sekitar klinik binaan yang mengalami gangguan penglihatan jarak dekat agar lebih mudah beraktivitas sehari-hari.
Sejak 2012, BCA telah memberikan layanan medis kepada lebih dari 154.157 pasien melalui klinik binaan BCA serta memberikan intervensi gizi kepada 1.725 balita melalui program PASTI dan “Ayo Cegah Stunting.”
Dalam kegiatan donor darah, BCA bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan telah mengumpulkan 12.470 kantong darah serta 18 plasma konvalesen sejak 2016 hingga saat ini.
Selanjutnya, BCA akan melaksanakan baksos operasi katarak gratis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Salim Alkatiri Namrole, Buru Selatan, Maluku, pada awal Maret mendatang. Operasi katarak ini dilakukan untuk menurunkan angka kebutaan akibat penyakit tersebut di Indonesia.
Sejak 2001, BCA bersama Seksi Penanggulangan Buta Katarak Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (SPBK PERDAMI) dan Kick Andy Foundation (pada 2017-2019) telah menyelenggarakan kegiatan operasi katarak secara rutin dan diikuti total 8.131 pasien. Sepanjang 2023, baksos operasi katarak yang digelar BCA diikuti lebih dari 1.000 pasien di berbagai daerah di Indonesia.
BCA berkomitmen untuk melanjutkan dan memperluas program Bakti Sosial Operasi Katarak hingga ke seluruh penjuru Indonesia. Tidak hanya menggelar operasi katarak gratis, BCA juga proaktif memberikan dukungan alat-alat operasi untuk PERDAMI demi menurunkan angka penderita penyakit tersebut. Sampai dengan tahun 2023, BCA telah menyumbangkan 30 alat operasi katarak senilai lebih dari Rp3,7 miliar kepada PERDAMI.
“Melalui rangkaian kegiatan Bakti Sosial Kesehatan, BCA berharap bahwa setiap usaha yang kami berikan dapat membawa dampak positif di masyarakat. Ke depannya, BCA akan senantiasa berkomitmen memberikan dukungan dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat,” tutup Jahja. (usm/hdl)










