Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
  • Legenda Chelsea Kritik Cole Palmer, Marcel Desailly Soroti Mentalitas dan Peran Taktis Sang Bintang
  • Aurelien Tchouameni Akhirnya Buka Suara Soal Insiden dengan Fede Valverde di Real Madrid
  • Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi
  • Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Visual»Foto Pilihan»Berbelok ke Pupuk Organik, Petani Bawang Brebes Menuai Rezeki yang Terus Naik

Berbelok ke Pupuk Organik, Petani Bawang Brebes Menuai Rezeki yang Terus Naik

Foto Pilihan Hendro D. Laksono22 Juni 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Petani bawang Brebes (foto: istimewa)
Petani bawang Brebes (foto: istimewa)
Petani bawang Brebes (foto: istimewa)
Petani bawang Brebes (foto: istimewa)
Petani bawang Brebes (foto: istimewa)
Petani bawang Brebes (foto: istimewa)
Petani bawang Brebes (foto: istimewa)
Petani bawang Brebes (foto: istimewa)

Brebes (pilar.id) – Imbauan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, kepada petani bawang di Brebes untuk beralih menggunakan pupuk organik telah memberikan hasil yang menggembirakan.

Petani bawang yang telah menerapkan pupuk organik mengalami peningkatan keuntungan. Lahan pertanian mereka menjadi lebih subur, sehingga produktivitasnya meningkat sebesar 30 persen.

Hery Priyono, seorang Penyuluh Pertanian di Kecamatan Brebes, menyatakan bahwa imbauan dari Ganjar untuk beralih ke pertanian organik telah disambut dengan antusias oleh petani.

Sebagai tindak lanjut dari imbauan tersebut, mereka secara swadaya mengadakan sekolah lapang yang diikuti oleh delapan kelompok tani dari delapan desa.

“Pak Ganjar Pranowo beberapa waktu lalu datang dalam rangka pemulihan dan penyehatan lahan, karena sebagian besar lahan pertanian di Brebes mengalami kerusakan akibat penggunaan pestisida yang berlebihan. Oleh karena itu, kami membentuk sekolah lapang bersama beberapa kelompok untuk mempelajari tentang bio remediasi atau penyehatan lahan pertanian,” ujar Hery Priyono pada Rabu (21/6/2023).

Hasilnya, dalam beberapa waktu terakhir petani mulai melihat perubahan kondisi tanah. Setelah mendapatkan perlakuan semi organik dengan pupuk dan pestisida alami, serta mengurangi penggunaan produk kimia, tanah pertanian menjadi lebih sehat.

“Selama setahun ini, mereka menyadari bahwa dari dua hingga tiga kali panen, mereka merasakan respons tanah yang lebih baik dan pemulihannya. Dulu, ketika menggunakan pupuk kimia, tidak ada respons, dan dosis pupuk kimia ditambah. Namun, karena kondisi tanah yang tidak sehat, respons tanahnya rendah,” jelas Hery Priyono.

Baca Juga  Gojek dan AMSI Gelar Penghargaan Karya Jurnalistik Kreasi Pewarta Anak Bangsa

Selain mengembalikan kesuburan tanah, penggunaan pupuk organik juga meningkatkan hasil panen bagi petani bawang.

“Baru pagi tadi, kami selesai panen di Desa Wangen Dalem yang berbatasan dengan Desa Krasak, dan kami berhasil menghasilkan 13,6 ton bawang merah. Sedangkan jika menggunakan pupuk kimia biasa, hasilnya berkisar antara 9 hingga 11 ton,” ungkapnya.

Wiyono, Ketua Gapoktan Unggul Makmur di Desa Krasak, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, sebelumnya petani bawang di Brebes lebih banyak menggunakan pupuk kimia. Namun, dengan adanya sosialisasi dan bantuan yang diberikan, petani mulai nyaman menggunakan pupuk organik.

Ia mengakui bahwa penggunaan pupuk organik masih belum mencapai 100 persen. Pupuk organik masih dikombinasikan dengan pupuk kimia, terutama ketika terjadi serangan hama.

Wiyono menjelaskan bahwa penggunaan pupuk organik dan kimia saat ini dilakukan secara lebih presisi. Artinya, pupuk kimia hanya digunakan jika terjadi serangan hama yang parah. Kedua jenis pupuk tersebut dikombinasikan untuk mencapai hasil yang maksimal.

Dengan menerapkan pupuk organik dan kimia secara presisi, biaya produksi dapat lebih hemat. Dalam hal hasil, dengan luas lahan pertanian sekitar 1.800 meter persegi, terjadi peningkatan sebesar 30 persen.

“Sebelumnya, jika menggunakan pupuk kimia secara penuh, biaya per musim tanam sekitar Rp 10 juta. Namun, jika menggunakan pupuk organik, biayanya sekitar Rp 7 juta. Selain itu, ukuran bawang yang dihasilkan juga cenderung lebih besar. Sebelumnya 1,5 ton, sekarang mencapai 1,8 hingga 2 ton,” papar Wiyono.

Baca Juga  Sandiaga Uno Terpukau Dengan Keindahan Air Terjun Moramo

Wiyono menyatakan bahwa anggota kelompoknya kini merasa nyaman menggunakan pupuk organik. Mereka dengan sadar menggunakan dana pribadi untuk membeli pupuk organik. Bahkan, Wiyono sendiri membuat ramuan pupuk organik yang bahan-bahannya dapat diperoleh dari lingkungan sekitar, seperti telur, akar daun putri malu, bekatul, dan minuman yang mengandung bakteri L. Casei Shirotta Strain.

Dia berharap pemerintah dapat melakukan sosialisasi yang lebih intensif terkait penggunaan bahan organik dalam pemulihan tanah. Hal ini karena masih banyak produsen pupuk dan pestisida kimia yang turun ke tingkat pedesaan dengan gencar.

Dukungan bagi petani di Desa Krasak dan sekitarnya juga diberikan oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Jawa Tengah. Mereka memberikan bantuan berupa cultivator dan pompa air agar petani tidak terkendala oleh faktor musim.

Sebagai informasi, saat panen raya bawang pada November 2022, sejumlah petani mengeluhkan kelangkaan pupuk subsidi kimia dan penurunan produktivitas bawang. Ganjar Pranowo kemudian menyarankan agar petani bawang di Brebes beralih ke pupuk organik untuk mengembalikan kesuburan tanah.

“Pupuk subsidi kurang, oleh karena itu kami mengajak mereka untuk beralih ke pupuk organik dan petani setuju. Namun, peralihan ini harus dilakukan secara bertahap. Jadi, ketika sudah memasuki masa tanam dan pemupukan, serta ada kebutuhan untuk mengambil tindakan cepat, mereka dapat menghubungi kami. Kami akan mengirimkan tim ke lokasi,” kata Ganjar saat itu. (hdl)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Ganjar Pranowo headline Pupuk Organik

Berita Lainnya

Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Maybank memperluas dampak sosial di ASEAN dengan menjangkau 1,49 juta penerima manfaat melalui pembiayaan inklusif dan pemberdayaan komunitas.

Maybank Salurkan Dampak Sosial ke 1,49 Juta Penerima Manfaat di ASEAN Sepanjang 2025

23 Mei 2026
BCA UMKM Fest 2026 hadir di Indonesia Arena bersama Pagelaran Sabang Merauke dengan ribuan UMKM dan dukungan digitalisasi usaha.

BCA UMKM Fest 2026 Hadir Lebih Meriah, Kolaborasi dengan Pagelaran Sabang Merauke di Indonesia Arena

22 Mei 2026
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Pizza Day 2026: Harga Bitcoin Turun, tetapi Semangat Adopsi Kripto Tetap Menguat

22 Mei 2026
Ilustrasi Nvidia (foto: Mariia Shalabaieva, unsplash)

NVIDIA Gandeng Ineffable Intelligence Kembangkan Infrastruktur AI Superlearners Berbasis Reinforcement Learning

15 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Polres Gresik mengembalikan tiga motor korban curanmor dan begal tanpa biaya setelah berhasil mengungkap komplotan pelaku kejahatan jalanan.

Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun

1 Juni 2026
Cole Palmer (sumber foto: facebook @ChelseaFC)

Legenda Chelsea Kritik Cole Palmer, Marcel Desailly Soroti Mentalitas dan Peran Taktis Sang Bintang

1 Juni 2026
Real Madrid

Aurelien Tchouameni Akhirnya Buka Suara Soal Insiden dengan Fede Valverde di Real Madrid

1 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.