Charlotte (www.pilar.id/) – Charlotte Hornets resmi merekrut dua pemain bertipe penembak jitu, Drew Peterson dan Antonio Reeves, dalam kontrak dua arah (two-way contract) untuk musim NBA 2025-2026. Keduanya datang dengan latar belakang yang menarik, performa menjanjikan, serta pengalaman berbeda di musim lalu—namun membawa potensi besar untuk memperkuat lini serang tim yang tengah berbenah.
Peterson dan Reeves ternyata memiliki sejumlah kesamaan mencolok. Keduanya berasal dari kawasan Chicago, lahir di bulan November, serta memulai karier basket perguruan tinggi di program mid-major sebelum pindah ke universitas Power 5. Peterson membela Rice dan kemudian USC, sementara Reeves menghabiskan tiga tahun di Illinois State sebelum pindah ke Kentucky.
Drew Peterson: Juara NBA yang Siap Bersinar
Drew Peterson (24), forward setinggi 6’9” (206 cm) dengan berat 205 pon, datang dari Boston Celtics, di mana ia menjadi bagian dari skuad juara NBA 2024 meski bermain terbatas. Sepanjang 28 pertandingan NBA, Peterson mencatat rata-rata 2,3 poin dan 1,5 rebound, dengan akurasi tembakan tiga angka mencapai 42 persen (16/38).
Selain itu, performanya di G League juga layak diperhitungkan. Dalam 77 pertandingan (67 kali sebagai starter) bersama Sioux Falls dan Maine, ia membukukan 16,2 poin, 6,5 rebound, 5,0 assist, serta 1,1 steal per game. Peterson juga menonjol dalam akurasi tembakan di atas garis tiga poin (44 persen) dibanding dari sudut (30 persen).
Antonio Reeves: Rookie Efisien dari Pelicans
Antonio Reeves (23), guard setinggi 6’5” (196 cm), merupakan pilihan ke-47 dalam NBA Draft 2024. Dalam musim rookie-nya bersama New Orleans Pelicans, ia tampil dalam 44 pertandingan dan mencetak rata-rata 6,9 poin per game, dengan akurasi tembakan tiga angka mencapai 40 persen.
Di G League bersama Birmingham, Reeves menunjukkan performa dominan: 24,6 poin, 5,6 rebound, dan 3,3 tembakan tiga angka per game dengan akurasi 42 persen. Dalam statistik NBA musim lalu, ia termasuk tiga besar rookie dengan persentase tembakan tiga angka tertinggi (39,5 persen).
Kebutuhan Hornets Akan Penembak Tajam
Charlotte Hornets menjadi salah satu tim dengan efisiensi tembakan tiga angka terendah dalam dua musim terakhir. Pada musim lalu, mereka menempati peringkat ke-28 dalam akurasi tembakan tiga angka (33,9 persen). Sejak musim 2022-23, Hornets berada di peringkat ke-29 dalam persentase tembakan tiga angka secara keseluruhan (34,1 persen).
Dengan demikian, kehadiran Peterson dan Reeves dinilai sangat strategis. Keduanya tak hanya menghadirkan ancaman dari perimeter, tetapi juga menawarkan fleksibilitas posisi—Peterson sebagai forward yang mampu menciptakan peluang, serta Reeves sebagai guard yang lincah dan aktif tanpa bola.
Masa Depan dan Potensi Kontribusi
Meskipun berasal dari situasi tim yang kontras—Peterson dari tim juara dengan menit bermain terbatas, sementara Reeves dari tim dengan banyak cedera dan tanggung jawab besar—keduanya memiliki potensi untuk berkembang menjadi pemain rotasi reguler. Dengan pelatih kepala baru Charles Lee dan staf pelatih yang sebelumnya telah bekerja dengan Peterson dan Reeves, peluang mereka untuk berkembang terbuka lebar.
Untuk saat ini, Charlotte tampaknya telah melengkapi komposisi pemainnya. Meski tetap membuka peluang perekrutan tambahan, dua rekrutan ini dipandang sebagai langkah tepat untuk meningkatkan kedalaman skuad dan efisiensi serangan, khususnya dalam aspek tembakan tiga angka. (mad/hdl)






