Portland (www.pilar.id/) – Menjelang musim kompetisi NBA 2025-26, tim Portland Trail Blazers resmi memperkenalkan desain terbaru untuk seragam Association dan Icon Edition mereka. Seragam ini menghadirkan tampilan modern dengan tetap mempertahankan ciri khas klasik Rip City yang telah dikenal sejak 1970.
Dalam peluncuran resmi yang diumumkan di situs Trailblazers.com, tim menjelaskan bahwa desain baru ini memberikan penyegaran halus namun bermakna pada identitas visual tim. Salah satu elemen ikonik, yaitu sash diagonal khas Blazers, tetap dipertahankan namun kini tampil dengan kombinasi dua warna yang lebih ramping. Logo pinwheel yang menjadi simbol kebanggaan tim juga tetap hadir di bagian celana.
Perubahan paling mencolok adalah penghilangan aksen perak dan garis trim, yang digantikan dengan pendekatan desain minimalis. Kini, fokus utama seragam hanya menggunakan tiga warna inti: hitam, merah universitas, dan putih—warna-warna yang sudah menjadi identitas Trail Blazers selama lebih dari lima dekade.
Elemen menarik lainnya adalah tulisan “Rip City” yang tercetak di bagian sabuk, sebagai bentuk penghormatan kepada para penggemar setia yang memenuhi Moda Center setiap malam pertandingan.
Seragam baru ini sudah dapat dibeli oleh penggemar secara langsung melalui situs resmi RipCityClothing.com maupun secara offline di toko Rip City Clothing di Moda Center.
Portland Trail Blazers adalah anggota National Basketball Association (NBA) yang didirikan pada tahun 1970. Klub ini diakuisisi oleh mendiang Paul G. Allen pada tahun 1988 dan memiliki sejarah panjang yang mencakup 37 kali penampilan di playoff, 3 kali tampil di Final NBA, serta 1 gelar juara NBA pada tahun 1977.
Blazers juga dikenal aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Moda Center, markas mereka, menjadi arena olahraga profesional pertama di dunia yang meraih sertifikasi LEED Platinum untuk bangunan ramah lingkungan. Portland juga menjadi tim olahraga profesional pertama yang menerima National Points of Light Award atas kontribusi dalam layanan sosial. (mad/hdl)






