London (pilar.id) — Joao Pedro menjadi pahlawan kemenangan Chelsea setelah mengakhiri puasa gol selama 10 pertandingan dalam laga derby London melawan Tottenham Hotspur. Gol tunggalnya memastikan The Blues menang tipis 1-0 di Tottenham Hotspur Stadium, Sabtu (2/11) malam waktu setempat.
Pemain asal Brasil itu mencetak gol pada menit ke-54 melalui sepakan chip yang tenang, setelah tekanan agresif dari Moises Caicedo memaksa bek Micky van de Ven melakukan kesalahan di dalam kotak penalti.
Pedro Patahkan Rekor Mandul
Joao Pedro tampil impresif setelah mengalami masa sulit baik dari sisi kebugaran maupun performa. Gol ke gawang Spurs ini menjadi yang pertama sejak ia terakhir mencetak gol pada Agustus lalu saat melawan Fulham — mengakhiri 705 menit tanpa gol dan tanpa tembakan tepat sasaran.
Peluangnya sebenarnya datang sejak babak pertama, namun dua penyelamatan gemilang dari kiper Guglielmo Vicario menggagalkan usahanya. Meski begitu, determinasi Pedro akhirnya terbayar lunas di babak kedua.
Tottenham Kembali Tumpul di Kandang
Tottenham tampil buruk di depan pendukungnya sendiri. Mereka hanya mampu menciptakan tiga tembakan sepanjang laga, semuanya datang dari Mohamed Kudus. Sementara para pemain lain seperti Xavi Simons, Richarlison, dan Brennan Johnson gagal mencatatkan satu pun percobaan.
Kekecewaan suporter pun tak terhindarkan. Sorakan dan siulan terdengar keras dari tribun, terutama di South Stand yang berkapasitas 17.500 kursi, saat pemain Spurs meninggalkan lapangan di babak pertama dan setelah peluit akhir dibunyikan.
Statistik pun mencerminkan performa lesu Spurs — mereka hanya mencatat expected goals (xG) sebesar 0,05, terendah dalam sejarah klub di ajang Premier League.
Chelsea Lebih Efektif
Meski hanya menang dengan satu gol, Chelsea sejatinya memiliki banyak peluang untuk memperbesar keunggulan. Pedro Neto dan Enzo Fernández menyia-nyiakan kesempatan emas, sementara Vicario kembali menepis peluang Pedro.
Pemain pengganti Jamie Gittens juga hampir menggandakan skor, namun tendangannya dari jarak dekat melambung di atas gawang.
Pelatih Enzo Maresca tampak puas dengan performa timnya, terutama karena kemenangan ini membawa Chelsea naik ke posisi empat besar dengan 17 poin, sejajar dengan Tottenham namun kalah selisih gol.
Tren Buruk Spurs Berlanjut
Kekalahan ini menambah panjang catatan negatif Tottenham di kandang sendiri — hanya tiga kemenangan dari 19 pertandingan terakhir di Tottenham Hotspur Stadium, melintasi masa kepelatihan Ange Postecoglou hingga Thomas Frank.
Sementara bagi Chelsea, kemenangan ini memperpanjang dominasi mereka atas rival sekota itu menjadi 10 kemenangan dari 12 pertemuan terakhir. (mad/hdl)










