Manchester (pilar.id) – Spekulasi mengenai Enzo Maresca sebagai kandidat pelatih baru Manchester United mulai meredup. Sejumlah pengamat sepak bola menilai kecil kemungkinan mantan manajer Chelsea tersebut akan menerima peran sebagai pelatih interim di Old Trafford, meski statusnya saat ini tengah tanpa klub.
Nama Maresca mencuat seiring keputusannya berpisah dengan Chelsea pada awal tahun serta langkah Manchester United yang baru saja memutus kerja sama dengan Ruben Amorim. Kondisi tersebut memicu asumsi bahwa Maresca bisa menjadi solusi cepat bagi Setan Merah sambil menunggu penunjukan manajer permanen pada musim panas mendatang.
Namun, pandangan tersebut tidak sepenuhnya mendapat dukungan. Pundit sepak bola Inggris Jamie O’Hara menilai skenario Maresca menangani Manchester United, khususnya sebagai pelatih sementara, tidak masuk akal. Menurutnya, posisi dan reputasi Maresca saat ini membuatnya tidak realistis untuk menerima jabatan jangka pendek di klub sebesar United.
O’Hara menilai nilai Maresca justru meningkat setelah meninggalkan Chelsea. Dengan pengalaman melatih di level tertinggi dan ekspektasi tinggi terhadap proyek jangka panjang, Maresca dinilai lebih mungkin mencari klub yang menawarkan stabilitas serta visi jelas, bukan peran sementara yang penuh tekanan.
Selain itu, dinamika internal Manchester United disebut menjadi faktor penghambat. Situasi manajerial dan relasi antara pelatih dengan jajaran direksi dianggap memiliki kemiripan dengan kondisi yang membuat Maresca berpisah dengan Chelsea. Faktor tersebut diyakini membuat sang pelatih akan berpikir ulang sebelum menerima tawaran dari Old Trafford.
Manchester United sendiri masih dalam tahap pencarian pengganti Ruben Amorim, dengan sejumlah nama mulai dikaitkan sebagai kandidat potensial. Klub diperkirakan akan mempertimbangkan opsi jangka panjang guna mengembalikan stabilitas dan daya saing tim di kompetisi domestik maupun Eropa.
Dengan berbagai pertimbangan tersebut, peluang Enzo Maresca bergabung dengan Manchester United dalam waktu dekat dinilai sangat kecil. Fokus klub kini diperkirakan akan mengarah pada kandidat lain yang dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi internal Setan Merah saat ini. (wid)










