Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain
  • Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik
  • J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia
  • Pemerintah Ubah Strategi Berantas Judi Online, Tak Hanya Blokir Situs tetapi Putus Seluruh Ekosistemnya
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Ekonomi»Bisnis»Harga Bitcoin Anjlok, Sentimen Makroekonomi Jadi Pemicu Utama

Harga Bitcoin Anjlok, Sentimen Makroekonomi Jadi Pemicu Utama

Bisnis Ahmad Zulfikar21 Februari 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Jakarta (pilar.id) – Harga Bitcoin (BTC) dan altcoins mengalami tekanan setelah BTC gagal mempertahankan level 95.000 Dollar AS. Dalam sepekan terakhir, total kapitalisasi pasar kripto turun 5 persen menjadi 3,19 triliun Dollar AS.

Inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi dari perkiraan serta sikap hawkish The Federal Reserve (The Fed) menjadi faktor utama yang membebani sentimen investor.

Inflasi tahunan (YoY) AS tercatat naik menjadi 3 persen, melebihi proyeksi sebelumnya. The Fed juga menegaskan belum akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat, mendorong investor untuk mengurangi eksposur terhadap aset berisiko, termasuk kripto.

Investor Tarik Dana dari Pasar Kripto

Tekanan di pasar kripto semakin diperparah oleh outflow dari ETF Bitcoin Spot, yang dalam seminggu terakhir mencapai 581,2 juta Dollar AS. Ethereum (ETH) juga mengalami arus keluar sebesar 26,3 juta Dollar AS, mengindikasikan investor mulai melepas altcoins mereka.

Dari sisi on-chain, sebanyak 277.240 dompet BTC aktif keluar dari pasar, menunjukkan berkurangnya aktivitas investor ritel akibat ketidakpastian ekonomi global.

Fyqieh Fachrur, trader Tokocrypto, menjelaskan bahwa penundaan tarif timbal balik AS oleh Presiden Donald Trump, yang semula dijadwalkan minggu ini, juga gagal mendorong optimisme pasar.

“Investor awalnya optimis pasca kemenangan Trump dengan harapan kebijakan ekonomi yang lebih longgar dan regulasi kripto yang lebih ramah. Namun, kini sentimen berubah negatif akibat meningkatnya arus keluar dari pasar,” ujarnya.

Baca Juga  Pasar Kripto Indonesia Melonjak Signifikan, Transaksi Capai Rp 30 Triliun di Februari 2024

Dalam empat hari terakhir, ETF Bitcoin mencatatkan outflow sebesar 680 juta Dollar AS, menandakan aksi profit-taking dan pengurangan eksposur terhadap aset berisiko.

Crash di Pasar Derivatif Picu Likuidasi Miliaran Dollar AS

Koreksi pasar semakin diperburuk oleh crash di pasar derivatif kripto pada 2-3 Februari 2025, yang mengakibatkan likuidasi lebih dari 2 miliar Dollar AS.

Akibatnya, Bitcoin saat ini masih tertahan di kisaran 95.000–96.000 Dollar AS, sementara altcoins mengalami koreksi lebih dalam karena likuiditas yang lebih rendah.

Apakah Koreksi Bitcoin Akan Berlangsung Lama? Indeks Fear & Greed saat ini berada di level 38, mencerminkan dominasi sentimen fear di kalangan investor.

Menurut Fyqieh, koreksi ini lebih dipengaruhi oleh ketidakpastian makroekonomi, terutama setelah inflasi AS meningkat dan The Fed menunda pemangkasan suku bunga.

“Selama Bitcoin bertahan di atas 95.000 Dollar AS, tren bullish jangka panjang tetap terjaga. Fase fear seperti ini justru sering menjadi peluang akumulasi bagi investor institusional, terutama dengan adopsi ETF Bitcoin yang masih berjalan,” jelasnya.

Laporan Bitfinex menunjukkan bahwa volatilitas Bitcoin berada di titik terendah dalam sejarah, menyebabkan pasar bergerak tanpa arah yang jelas.

Sementara itu, indikator Inter-Exchange Flow Pulse (IFP) Bitcoin berubah menjadi bearish untuk pertama kalinya sejak Juni 2024, menandakan potensi penurunan lebih lanjut.

Potensi Pergerakan Harga Bitcoin ke Depan

Laporan QCP Capital mengungkap bahwa pasar opsi kripto masih menunggu kebijakan yang konkret, bukan sekadar retorika pro-kripto.

Baca Juga  Harga Bitcoin Tembus Rp548 Juta, Naik Hampir 15 Persen

Jika Bitcoin menembus support di 94.000 Dollar AS, harga berpotensi turun lebih dalam ke level psikologis 90.000 Dollar AS. Namun, jika berhasil pulih dan menembus batas atas konsolidasi di 100.000 Dollar AS, pemulihan bisa berlanjut hingga menguji kembali level tertinggi sebelumnya di 106.012 Dollar AS.

Dengan kondisi pasar yang masih penuh ketidakpastian, investor disarankan untuk tetap menganalisis sentimen makroekonomi sebelum mengambil keputusan investasi. (mad/hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Bitcoin

Berita Lainnya

bitcoin

Bitcoin Anjlok ke US$62.000, Konflik Timur Tengah Picu Likuidasi Kripto Rp9,4 Triliun

19 Juni 2026
Elon Musk (foto: istimewa)

SpaceX Cetak IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Simpan 18.712 Bitcoin Senilai Rp21 Triliun

16 Juni 2026
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Harga Bitcoin

Bitcoin Melejit Usai Gencatan Senjata AS-Iran, Awal Reli Baru atau Sekadar Euforia Pasar?

10 April 2026
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Geopolitik Memanas, Bitcoin Terkoreksi ke 66 Ribu USD: Analis Sebut Sentimen Pasar Masih Rapuh

2 April 2026
Harga Bitcoin

Bitcoin Terjun di Bawah 72 Ribu Dollar AS, Krisis Kepercayaan Guncang Pasar Kripto Global

5 Februari 2026
Ilustrasi bitcoin (foto: Thought Catalog, unsplash)

Bitcoin Mendekati 90 Ribu Dollar AS, Pasar Menanti Uji Kritis di Level Berikutnya

22 Januari 2026
Ilustrasi Bitcoin (foto: Amjith S, unsplash)

Bitcoin Tembus 96 Ribu Dollar AS, Sentimen Inflasi AS dan Regulasi Dorong Optimisme Pasar Kripto

16 Januari 2026
Harga Bitcoin

Harga Bitcoin Anjlok ke Level Terendah Lima Bulan, Pasar Kripto Kehilangan $840 Miliar

5 November 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
PB Pemuda Muslimin Indonesia mendukung Program Sekolah Gratis Pemprov Banten dan menilai kebijakan itu layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain

19 Juli 2026
BTN

Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik

19 Juli 2026
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.