Jakarta (pilar.id) – Steak merupakan salah satu olahan daging yang cukup digemari. Pembuatannya pun terkesan mudah dengan hanya butuh dipanaskan di atas pan. Namun, tidak semua orang yang pernah mencoba memasak steak berhasil mendapatkan hasil sesuai yang diinginkan.
Tidak mudah untuk mendapatkan daging steak yang empuk dan juicy ketika sudah dimasak. Pasalnya, kerap kali daging sapi yang sudah dipanggang di pan tetap alot dan sulit untuk dimakan.
Salah satu rahasia kunci memasak steak agar empuk dan juicy adalah dengan tidak terlalu sering membolak-balik daging ketika dimasak. Rahasia tersebut diungkap oleh Head Chef of Raffles Hotel, Matias Ayala.
“Jangan membalik daging terlalu cepat juga, itu akan membuat dagingnya lebih berair atau juicy,” ujar Chef Matias saat berbagi tips mendapatkan rasa daging yang segar, tidak keras dan bertekstur lembut dalam acara “Trade & Create Australia” di Jakarta, Rabu (30/11/2022).
Lebih lanjut, Chef Matias mengatakan setelah daging dikeluarkan dari lemari pendingin lebih baik didiamkan terlebih dulu pada suhu ruangan. Sebab, daging yang dimasak langsung akan memiliki rasa berbeda.
Saat memanggang, diusahakan untuk tidak terlalu sering membolak-balik. Diamkan hingga warna berubah agar lemak dapat terbakar dengan maksimal.
Lemak yang terbakar secara merata tersebut akan membuat daging lebih juicy.
“Saat kita menunggu, ada sesuatu yang terjadi dengan warna dagingnya dan akan lebih berasa juicy, jadi bersabarlah,” kata Chef Matias.
Setelah daging matang sesuai tingkatan yang diinginkan, sebisa mungkin untuk tidak langsung memotongnya. Diamkan sejenak sekira satu hingga tiga menit sebelum memakannya agar lebih lembut.
Selain itu, untuk membuat daging terasa lebih lembut bisa direbus terlebih dulu. Sedikit banyak air yang digunakan juga dapat mempengaruhi rasa akhir daging.
“Kita harus berhati-hati dalam memasak, bila airnya kurang maka daging akan cepat matang. Semakin banyak air, akan semakin lama masaknya dan dagingnya akan semakin lembut,” katanya. (fat)

