Jakarta (pilar.id) – Pada Huawei Cloud Summit tahun ini, Huawei Cloud menegaskan peran signifikan sebagai infrastruktur pilihan untuk aplikasi kecerdasan buatan (AI).
Dengan tema Accelerate Intelligence with Everything as a Service, acara ini berhasil mempertemukan lebih dari 500 peserta, terdiri dari eksekutif dan pakar dari berbagai industri, seperti operator telekomunikasi, keuangan, dan Internet.
Huawei Cloud memanfaatkan momentum ini untuk meluncurkan 10 inovasi AI, menunjukkan keahlian industri melalui model Pangu yang luas.
Jacqueline Shi, Presiden Huawei Cloud Global Marketing and Sales Service, menyampaikan, Huawei Cloud merupakan penyedia layanan komputasi awan (cloud) dengan perkembangan terpesat di dunia.
“Kami terus berinovasi dan menyajikan teknologi canggih bagi pelanggan di seluruh dunia. Dengan peluncuran berbagai Wilayah komputasi awan lokal, kami memudahkan pelanggan mengakses komputasi awan dengan kinerja terbaik.” kata Jacqueline Shi.
Dengan lebih dari 120 sertifikat keamanan siber global, pihaknya memberikan jaminan bahwa bisnis dan data pelanggan terlindungi. Melalui program GoCloud dan GrowCloud, serta fokus pada kecerdasan buatan, Huawei Cloud ingin membantu mitra dan industri tumbuh bersama.”
Model dasar AI saat ini telah mengubah paradigma produksi, interaksi, layanan, dan model bisnis dari aplikasi konvensional. Kecerdasan buatan bukan hanya menjadi tren, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan bagi komputasi awan.
CTO Huawei Cloud, Bruno Zhang, menambahkan, “Huawei Cloud memberikan dukungan dengan dua strategi utama. AI for Cloud memanfaatkan kecerdasan buatan dan model dasar AI untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Cloud for AI memudahkan dan meningkatkan efisiensi penggunaan AI. Dengan inovasi arsitektur TI, penyimpanan data berfitur AI, dan konvergensi data-AI, Huawei Cloud menjadi landasan solid untuk melatih dan menerapkan AI secara inovatif.”
Dalam rangka Huawei Cloud Summit, Huawei Cloud menghadirkan sepuluh inovasi AI yang menegaskan posisinya sebagai infrastruktur komputasi awan unggulan untuk AI. Inovasi itu meliputi.
KooVerse: Infrastruktur Global yang Tersebar Luas
Huawei Cloud memiliki 85 Zona Ketersediaan (AZ) di 30 Wilayah yang tersebar di lebih dari 170 negara dan wilayah. Dengan infrastruktur komputasi awan global ini, Huawei Cloud mampu mengurangi latensi menjadi 50 ms, mencakup komputasi, penyimpanan data, jaringan, dan keamanan.
Arsitektur “Distributed QingTian”
Untuk mengatasi kenaikan permintaan sumber daya komputasi yang signifikan, Huawei Cloud memperkenalkan arsitektur “Distributed QingTian”. Arsitektur ini melampaui batasan konvensional dengan pendekatan komputasi heterogen, peer-to-peer, dan full-mesh, menciptakan AI compute backbone terbaik.
Komputasi AI yang Bersifat Hyperscale dan Stabil
Layanan AI Cloud dari Huawei Cloud mendukung pelatihan model AI dengan triliunan parameter. Dengan tingkat stabilitas yang tinggi, pelatihan dapat berjalan tanpa gangguan pada klaster ribuan kartu selama 30 hari, 90% dari total waktu. AI Cloud Service menyediakan lebih dari 100 fitur model Pangu dan 100 adapted open source large model secara inovatif.
Penyimpanan Data dengan Fitur Bawaan AI (AI-Native Storage)
Huawei Cloud memenuhi kebutuhan pelatihan model AI yang membutuhkan data berjumlah masif melalui tiga pendekatan: Layanan memori EMS, SFS Turbo cache service, dan Object Storage Service (OBS) knowledge lake.
Keamanan E2E (End-to-End)
Dengan siklus keamanan yang mencakup model runtime environment, data pelatihan, model AI, konten yang dihasilkan, dan aplikasi, Huawei Cloud memberikan jaminan kinerja, keamanan, dan kepatuhan regulasi dari model dan aplikasi AI.
GaussDB: Database Generasi Terbaru
GaussDB, sebagai database generasi terbaru, menonjolkan keunggulan dalam ketersediaan tinggi, keamanan, kinerja, fleksibilitas, dan kecerdasan. Dengan arsitektur terdistribusi kelas enterprise, GaussDB memastikan ketersediaan tinggi, isolasi lengkap dari kegagalan perangkat lunak dan perangkat keras, dan tidak ada downtime layanan.
Konvergensi Data-AI
Huawei Cloud LakeFormation mengintegrasikan dan membagikan data lake dari berbagai sumber tanpa perlu migrasi data. Tiga pipa kolaboratif — DataArts, ModelArts, dan CodeArts — menyusun dan menjadwalkan alur kerja data dan AI. Ini memungkinkan pelatihan dan inferensi model AI secara online dengan data real-time.
Infrastruktur Media
Huawei Cloud telah membangun infrastruktur media yang efisien, memperkuat pengalaman pengguna dan mendukung evolusi era kecerdasan buatan dan 3D Internet. MetaStudio, Huawei Cloud Live, Low Latency Live, dan SparkRTC adalah solusi unggulan untuk efisiensi, pengalaman, dan evolusi di bidang media.
Landing Zone
Huawei Cloud menyediakan Landing Zone, memungkinkan perusahaan untuk menggunakan dan mengelola sumber daya dengan lebih baik. Dengan manajemen yang terintegrasi, multi-tenancy dan kolaborasi menjadi lebih seamless di berbagai aspek, termasuk identitas, jaringan, dan kepatuhan biaya.
Deployasi Fleksibel
Seluruh kemampuan dan layanan Pangu dapat berfungsi di cloud publik, cloud dedikasi, atau cloud hybrid. Pengguna dapat membangun dan menjalankan platform AI dedikat dan model dasar AI di pusat data mereka sendiri menggunakan Huawei Cloud Stack, solusi cloud hybrid Huawei Cloud. (hdl)










